Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
2Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
MAKALAH_ASWAJA

MAKALAH_ASWAJA

Ratings: (0)|Views: 161 |Likes:
Published by Asif Dzaki
ahlussunnah wal jamaah
ahlussunnah wal jamaah

More info:

Published by: Asif Dzaki on Jul 12, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/04/2014

pdf

text

original

 
KEUTAMAAN MEMULIAKAN TAMUDALAM PERSPEKTIF AHLI SUNNAH WALJAMA’AH
Disusun Guna Memenuhi Tugas Mata Kuliah AswajaDosen Pengampu : Dr. H. Mudzakir Ali, M.A Disusun Oleh: Nama: Muhammad Choirul Anam NIM: 106013107
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN ISLAMFAKULTAS AGAMA ISLAMUNIVERSITAS WAHID HASYIM SEMARANG2011
 
BAB IPENDAHULUAN
A.
Latar Belakang
Dalam kehidupan sosial kita tidak akan lepas dari dari ketiga unsur ini,yaitu tentang tamu, tetangga dan mengasihi para dhuafa. Maka dengan tigamasalah ini, kami sedikit menguraikan bagaimana cara kita untumengabdikan diri kepada sang Khalik dengan cara, menghormati, mengasihi,menyayangi, mengutamakan mereka, agar supaya pengabdian ini benar-benar diterima di sisi-Nya. Karena dalam suatu hadist di sebutkan “Barang siapayang tidak memenuhi undangan maka ia telah bermaksiat kepada Allah danRasul-Nya.” (HR. Bukhari), “Barang siapa beriman kepada Allah dan hariakhir, maka hendaknya tidak menyakiti tetangganya” Dalam hadist lagiditerangkan, Seorang bertanya kepada Nabi Saw, “Islam yang bagaimanayang baik?” Nabi Saw menjawab, “Membagi makanan (kepada fakir-miskin)dan memberi salam kepada yang dia kenal dan yang tidak dikenalnya.” (HR.Bukhari), dan lagi Perumpamaan orang-orang yang beriman di dalam salingcinta kasih dan belas kasih seperti satu tubuh. Apabila kepala mengeluh(pusing) maka seluruh tubuh tidak bisa tidur dan demam. (HR. Muslim).Islam merupakan agama yang sempurna karena selalu memberikanrahmat kepada umat manusia. Salah satu bukti rahmat tersebut yaitu perintahuntuk memuliakan tetangga dan tamu, tanpa memandang dari agama dangolongan manapun.Dalam sebuah hadits, Rasulullah bersabda yang artinya, ”
 Danbarangsiapa yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir, hendaknyamemuliakan tetangganya, dan barangsiapa yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir, hendaknya memuliakan tamunya." 
(
Muttafaqun 'Alaihi
).
1
Al Imam Al Qadhi 'Iyadh mengatakan: "Makna hadits tersebut adalah bahwa barangsiapa yang berupaya untuk menjalankan syari'at Islam, maka
1
 
 
wajib bagi dia untuk memuliakan tetangga dan tamunya, serta berbuat baik kepada keduanya."Dalam hadits yang lain disebutkan, "Barangsiapa yang beriman kepadaAllah dan Hari Akhir, hendaknya memuliakan tamunya yaitu jaizah-nya. Parashahabat bartanya apa yang dimaksud dengan jaizah itu? Rasulullahmenjawab: jaizah itu adalah menjamu satu hari satu malam (dengan jamuanyang lebih istimewa dibanding hari yang setelahnya). Sedangkan penjamuanitu adalah tiga hari adapun selebihnya adalah
 shadaqah
." (HR. Bukhari danMuslim dalam
 Fathul Bari' 
hadits no. 6135).Dari keterangan ini sangat jelas bahwa Islam merupakan agama yangterdepan dan paling sempurna dalam memuliakan tamu. Memualiakan tamumerupakan perbuatan yang sangat dianjurkan dalam Islam.
B.Permasalahan
Dalam makalah ini penulis mengambil satu permasalahan, yaitu:1.Bagaimanakah adab memuliakan tamu menurut Ahli Sunnah WalJama’ah?

Activity (2)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->