Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
7Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Identifikasi Enzim

Identifikasi Enzim

Ratings: (0)|Views: 308 |Likes:
Published by Noyalita Khadij

More info:

Published by: Noyalita Khadij on Jul 12, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as RTF, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/22/2013

pdf

text

original

 
LAPORAN PRAKTIKUM BIOKIMIAIDENTIFIKASI ENZIM
Disusun Oleh:Kelompok VIIIAnggota:Ai SusilawatiErik Herdiansyah Noyalita KhodijahSaedi HeryantoSri Rahayu
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUKABUMI2011
 
IDENTIFIKASI ENZIM
A.Dasar TeoriPengertian Enzim
Enzim adalah biomolekul yang berfungsi sebagai katalis (senyawa yang mempercepat proses reaksi tanpa habis bereaksi) dalam suatu reaksi kimia. Hampir semua enzimmerupakan protein. Pada reaksi yang dikatalisasi oleh enzim, molekul awal reaksi disebutsebagai substrat, dan enzim mengubah molekul tersebut menjadi molekul-molekul yang berbeda, disebut produk. Hampir semua proses biologis sel memerlukan enzim agar dapat berlangsung dengan cukup cepat.Enzim bekerja pada perangkat substrat (reaktan) dan mengubahnya menjadi suatu perangkat hasil (produk). Daerah pada enzim yang mengikat suatu substrat adalah sisi aktif (tempat aktif). Tingkat kekhususan yang tinggi memungkinkan sel mengendalikan reaksi-reaksi metabolisme dengan mengatur bentuk dan jumlah enzim yang dihasilkan.Beberapa enzim bersifat sangat spesifik, yaitu hanya mengkatalis suatu reaksi kimia tertentu.Tetapi pada umumnya enzim tidak begitu spesifik dan akan menguraikan zat-zat lain yangmesih berkerabat (berhubungan), misalnya lipase yang dapat bekerja pada sejumlah besar lemak.
Konvensi penamaan
 Nama enzim sering kali diturunkan dari nama substrat ataupun reaksi kimia yang iakataliskan dengan akhiran -ase. Contohnya adalah laktase, alkohol dehidrogenase, dan DNA polimerase.International Union of Biochemistry and Molecular Biology telah mengembangkan suatutatanama untuk enzim, yang disebut sebagai nomor EC; tiap-tiap enzim memiliki empat digitnomor urut sesuai dengan ketentuan klasifikasi yang berlaku. Nomor pertama untuklasifikasi teratas enzim didasarkan pada ketentuan beriktu:EC 1 Oksidoreduktase: mengkatalisis reaksi oksidasi/reduksisEC 2 Transferase: mentransfer gugus fungsiEC 3 Hidrolase: mengkatalisis hidrolisis berbagai ikatanEC 4 Liase: memutuskan berbagai ikatan kimia selain melalui hidrolisis dan oksidasiEC 5 Isomerase: mengkatalisis isomerisasi sebuah molekul tunggal
 
EC 6 Ligase: menggabungkan dua molekul secara ikatan kovalenTata nama secara lengkap dapat dilihat di http://www.chem.qmul.ac.uk/iubmb/enzyme/(Bahasa Inggris).
Ciri-ciri enzim yaitu sebagai berikut:
1.Enzim terbina daripada protein yang dihasilkan oleh sel hidup.2.Tindakan enzim spesifik. Setiap jenis enzim hanya bertindak balas dengan substrattertentu sahaja. Contoh: enzim sukrase hanya boleh berindak balas dengan sukrosa tetapitidak boleh bertindak balas dengan maltosa walaupun kedua-duanya adalah gula.3.Tindak balas enzim boleh berbalik. Arah tindak balas bergantung kepada jumlah substratdan hasil yang ada. Tindak balas penguraian lemak akan berlaku dari kiri ke kanan ataudari kanan ke kiri sehingga keseimbangan tercapai antara kedua-dua substrat.4.Enzim diperlukan dalam kuantitas yang kecil. Sedikit enzim akan memangkinkan satu bilangan besar tindak balas biokimia yang sama.5.Enzim tidak boleh dimusnahkan selepas tindak balas biokimia selesai. Oleh itu, enzim boleh digunakan berulang kali.
Cara kerja enzim ada dua yaitu:
Model kunci gembok, enzim dimisalkan sebagai sebuah gembok karena memiliki sebuah bagian kesil yang dapat berikatan dengan substrat. Bagian tersebut disebut sisi aktif. Substratdimisalkan sebagai kunci karena dapat berikatan secara pas dengan sisi aktif enzim.Induksi pas, pada model ini, sisi aktif enzim dapat berubah bentuk sesuai dengan berbentuk substrat.
Faktor-faktor yang mempengaruhi kerja enzim:
a)Temperatur,Enzim juga dapat dipengaruhi oleh suhu maka reaksi yang menggunakan katalis enzimyang dapat dipengaruhi oleh suhu. Pada suhu rendah reaksi kimia berlangsung lambat,sedangkan pada suhu yang lebih tinggi reaksi berlangsung lebih cepat. Disamping itukarena enzim itu adalah suatu protein, maka kenaikan suhu dapat menyebabkan terjadinya proses denaturasi. Apabila terjadi proses denaturasi maka bagian aktif enzim akanterganggu dan dengan demikian konsentrasi efektif enzim menjadi berkurang dankecepatan reaksinya pun akan menurun.Kenaikan suhu sebelum terjadinya proses denaturasi dapat menaikan kecepatan reaksi.

Activity (7)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Ivan Hardivan liked this
Marfuatul Latifa liked this
Iva Coelomic liked this
Silvia Aulia liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->