BUKU PINTAR MIGAS INDONESIA
Apa saja komponen-komponen pembentuk minyak bumi ?
Minyak bumi merupakan campuran rumit dari ratusan rantai hidrokarbon, yang umumnya tersusun atas85% karbon (C) dan 15% hidrogen (H). Selain itu, juga terdapat bahan organik dalam jumlah kecil danmengandung oksigen (O), sulfur (S) atau nitrogen (N).Apakah ada perbedaan dari jenis-jenis minyak bumi ?. Ya, ada 4 macam yang digolongkan menurutumur dan letak kedalamannya, yaitu:
young-shallow
,
old-shallow
,
young-deep
dan
old-deep
. Minyakbumi
young-shallow
biasanya bersifat masam (
sour
), mengandung banyak bahan aromatik, sangatkental dan kandungan sulfurnya tinggi. Minyak
old-shallow
biasanya kurang kental, titik didih yang lebihrendah, dan rantai paraffin yang lebih pendek.
Old-deep
membutuhkan waktu yang paling lama untukpemrosesan, titik didihnya paling rendah dan juga viskositasnya paling encer. Sulfur yang terkandungdapat teruraikan menjadi H
2
S yang dapat lepas, sehingga
old-deep
adalah minyak mentah yangdikatakan paling “
sweet
”. Minyak semacam inilah yang paling diinginkan karena dapat menghasilkanbensin (
gasoline
) yang paling banyak.
Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk membentuk minyak bumi ?
Sekitar 30-juta tahun di pertengahan jaman Cretaceous, pada akhir jaman dinosaurus, lebih dari 50%dari cadangan minyak dunia yang sudah diketahui terbentuk. Cadangan lainnya bahkan diperkirakanlebih tua lagi. Dari sebuah fosil yang diketemukan bersamaan dengan minyak bumi dari jamanCambrian, diperkirakan umurnya sekitar 544 sampai 505-juta tahun yang lalu.Para geologis umumnya sependapat bahwa minyak bumi terbentuk selama jutaan tahun dariorganisme, tumbuhan dan hewan, berukuran sangat kecil yang hidup di lautan purba. Begitu organismelaut ini mati, badannya terkubur di dasar lautan lalu tertimbun pasir dan lumpur, membentuk lapisanyang kaya zat organik yang akhirnya akan menjadi batuan endapan (
sedimentary rock
). Proses iniberulang terus, satu lapisan menutup lapisan sebelumnya. Lalu selama jutaan tahun berikutnya, lautandi bumi ada yang menyusut atau berpindah tempat.Deposit yang membentuk batuan endapan umumnya tidak cukup mengandung oksigen untukmendekomposisi material organik tadi secara komplit. Bakteri mengurai zat ini, molekul demi molekul,menjadi material yang kaya hidrogen dan karbon. Tekanan dan temperatur yang semakin tinggi darilapisan bebatuan di atasnya kemudian mendistilasi sisa-sisa bahan organik, lalu pelan-pelanmengubahnya menjadi minyak bumi dan gas alam. Bebatuan yang mengandung minyak bumi tertuadiketahui berumur lebih dari 600-juta tahun. Yang paling muda berumur sekitar 1-juta tahun. Secaraumum bebatuan dimana diketemukan minyak berumur antara 10-juta dan 270-juta tahun.
Bagaimana caranya menemukan minyak bumi ?
Ada berbagai macam cara : observasi geologi, survei gravitasi, survei magnetik, survei seismik, memborsumur uji, atau dengan
educated guess
dan faktor keberuntungan.Survei gravitasi : metode ini mengukur variasi medan gravitasi bumi yang disebabkan perbedaandensitas material di struktur geologi kulit bumi.Survei magnetik : metode ini mengukur variasi medan magnetik bumi yang disebabkan perbedaanproperti magnetik dari bebatuan di bawah permukaan.Kedua survei ini biasanya dilakukan di wilayah yang luas seperti misalnya suatu cekungan (
basin
). Darihasil pemetaan ini, baru metode seismik umumnya dilakukan.Survei seismik menggunakan gelombang kejut (
shock-wave
) buatan yang diarahkan untuk melaluibebatuan menuju target reservoir dan daerah sekitarnya. Oleh berbagai lapisan material di bawahtanah, gelombang kejut ini akan dipantulkan ke permukaan dan ditangkap oleh alat
receivers
sebagaipulsa tekanan (oleh
hydrophone
di daerah perairan) atau sebagai percepatan (oleh
geophone
di darat).Sinyal pantulan ini lalu diproses secara digital menjadi sebuah peta akustik bawah permukaan untukkemudian dapat diinterpretasikan.
Dari Mana Datangnya Minyak Bumi Halaman 2 dari 17 Kontributor : Doddy Samperuru
Add a Comment
Abdul Azisleft a comment
musthofakamalleft a comment
rainbushidoleft a comment
averousileft a comment