Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
P. 1
BAB I - III

BAB I - III

Ratings: (0)|Views: 35,445|Likes:
Published by Ismail Andi Baso

More info:

Published by: Ismail Andi Baso on Jul 15, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/15/2013

pdf

text

original

 
1
BAB IPENDAHULUANA. Latar Belakang
.Posyandu merupakan salah satu bentuk Upaya KesehatanBersumberdaya Masyarakat (UKBM) yang dikelola dandiselenggarakan dari, oleh, untuk dan bersama masyarakat dalampenyelenggaraan pembangunan kesehatan, guna memberdayakanmasyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan dasar untukmempercepat penurunan angka kematian ibu, bayi dan balita(Depkes, 2006).Partisipasi masyarakat dalam pemanfaatan posyanduditunjukan dengan tingginya jumlah kunjungan balita yang datangdan ditimbang berat badannya sekurang ± kurangnya satu kalidalam sebulan berdasarkan jumlah seluruh balita yang menjaditanggung jawab pelayanan disuatu wilayah posyandu DjokoWiyono, 2009
.
Pelayanan kesehatan yang ada di posyandu meliputiPelayanan pemantauan pertumbuhan berat badan balita,Pelayanan Imunisasi, Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak,Pencegahan dan penanggulangan Diare (Arali, 2008). Sedangkansasaran posyandu yaitu Pasangan Usia Subur, Ibu Hamil, IbuMenyusui, Bayi dan Balita (Shakira, 2009).
 
2
 
Ibu yang tidak menimbang balitanya ke Posyandu dapatmenyebabkan tidak terpantaunya pertumbuhan dan perkembanganbalita. Balita yang tidak ditimbang berturut-turut beresiko keadaangizinya memburuk sehingga mengalami gangguan pertumbuhan(Depkes RI, 2006).hasil Riskesdas tahun 2007 menunjukan secara nasionalcakupan penimbangan balita (anak yang pernah ditimbang diposyandu sekurang±kurangnya satu kali selama sebulang terakhir)di posyandu sebesar74,5%. Frekuensi kunjungan balita keposyandu semakin berkurang dengan semakin meningkatnya umur anak. Sebagai gambaran proporsi anak umur 6 ± 11 bulan yangditimbang di posyandu 91,3%, pada anak usia 12 ± 23 bulan turunmenjadi83,6%, dan pada usia 24 ± 35 bulan turun menjadi 73,3%.Berdasarkan laporan dari dinas kesehatan provinsi tahun 2009cakupan penimbangan balita di posyandu sebesar 63,9%. Masalahyang berkaitan dengan kunjungan posyandu antara lain : danaoperasional dan sarana prasarana untuk menggerakkan kegiatanposyandu; tingkat pengetahuan kader dan kemampuan petugasdalam pemantauan pertumbuhan dan konseling; tingkatpemahaman keluarga dan masyarakat akan manfaat posyandu;serta pelaksanaan pembinaan kader.Hasil Riskesdas tahun 2007 menunjukan bahwa alasanutama rumah tangga tidak memanfaatkan posyandu walaupun
 
3
 
sebenarnya membutuhkan adalah karena; pelayanan tidak lengkap(49,6%), lokasinya jauh (26%), dan tidak tersedianya posyandu(24%) (Sistem Kesehatan Nasional, 2009).
T
abel 1Data D/S posyandu provinsi Kalimantan
T
imur 
T
ahun 2008, 2009 dan 2010
T
ahun D S Persentase
T
arget2008 171.532 312.546 54.9 % 90 %2009 175.361 327.393 53.56% 90 %2010 166.244 429.883 38.7 % 90 %
Sumber : Dinkes Provinsi Kaltim, 2011Keterangan :
D : Jumlah balita yang datang dan di timbang berat badannya setiapbulan.S : Jumlah seluruh balita di suatu wilayah posyandu.
T
abel 2Data D/S posyandu kabupaten Kutai kartanegara
T
ahun 2008, 2009 dan 2010
T
ahun D S Persentase
T
arget2008 28.767 61.661 46.7 % 80 %2009 26.295 62.620 41.99 % 80 %2010 26.643 61.723 48.03 % 80 %
Sumber : Dinkes kabupaten Kutai Kartanegara, 2011Keterangan :
D : Jumlah balita yang datang dan di timbang berat badannya setiapbulan.S : Jumlah seluruh balita di suatu wilayah posyandu.
 

Activity (126)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Diga Prasiska liked this
chu a liked this
cuep liked this
Kurenai Rieon liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->