Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
17Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Lap Kadar Air,Kadar Uap, Kadar Cu

Lap Kadar Air,Kadar Uap, Kadar Cu

Ratings: (0)|Views: 706 |Likes:
Published by apralupi

More info:

Published by: apralupi on Jul 18, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/12/2013

pdf

text

original

 
Laporan PraktikumKimia Analitik 1 Nama : Aeni Anggraini Pralupi NRP : G44080055Kelompok : A SiangTanggal : 16 Desember 2009Asisten : Soko Andika PPJP : Mohamad Rafi, Msi
PENENTUAN KADAR AIR DAN KADAR ABU SERTAPENENTUAN KADAR Cu DALAM TERUSIPrinsip Percobaan
Analisis gravimetri adalah proses isolasi dan pengukuran berat suatu unsur atau senyawa tertentu. Bagian terbesar dari penentuan secara analisis gravimetrimeliputi transformasi unsur atau radikal kesenyawa murni stabil yang dapat segeradiubah menjadi bentuk yang dapat ditimbang dengan teliti. Berat unsur dihitung berdasarkan rumus senyawa dan berat atom unsur-unsur yang menyusunnya(Khopkar 1990). Penentuan jumlah zat didasarkan pada penimbangan,dalam hal ini penimbangan hasil reaksi setelah bahan yang dianalisa direaksikan. Hasil reaksi inidapat berupa sisa bahan, suatu gas yang terjadi, atau suatu endapan yang dibentuk dari bahan yang dianalisa itu. Berdasarkan macam hasil yang ditimbang, ada caraevolusi dan cara pengendapan.Cara evolusi, bahan direaksikan sehingga timbul suatu gas. Caranya denganmemanaskan bahan tersebut atau dengan mereaksikan dengan suatu pereaksi. Padaumumnya yang dicari adalah banyaknya gas yang terjadi. Cara mencari jumlah gastersebut dapat tidak langsung dan langsung. Gravimetri tidak langsung yaitu analatlahyang ditimbang setelah bereaksi, berat gas diperoleh sebagai selisih berat analatsebelum dan setelah reaksi itu. Gravimetri langsung yaitu gas yang terjadi ditimbangsetelah diserap oleh suatu bahan yang khusus untuk gas yang bersangkutan.
 
Sebenarnya yang ditimbang adalah bahan penyerap itu yaitu sebelum dan sesudah penyerapan sedangkan berat gas diperoleh sebagai selisih kedua penimbang.Cara pengendapan, analat direaksikan sehingga terjadi suatu endapan danendapan itulah yang ditimbang. Atas dasar cara pembentukkan endapan, makagravimetri dibedakan menjadi dua macam. Pertama, endapan dibentuk dengan reaksiantara analat dengan suatu pereaksi, baik kation maupun anion dari analat yangmungkin diendapkan sedangkan bahan pengendapannya mungkin organik atauanorganik. Kedua, endapan dibentuk secara elektrokimia, dengan perkataan lainanalat dielektrolisa sehingga terjadi logam sebagai endapan. Cara ini disebutelektrogravimetri (Harjadi 1990).Tujuan PercobaanPercobaan bertujuan untuk menentukan kadar air dan abu, yaitu besarnyakandungan air dan abu suatu bahan persatuan berat tertentu dinyatakan dalam persenserta menetapkan kadar Cu dalam terusi dan menentukan kemurnian terusi.Prosedur PercobaanPenetapan kadar air, cawan porselin dicuci lalu dikeringkan pada suhu 105
Ü
Cselama 30 menit. Setelah didinginkan dalam ensikator, cawan porselin kemudianditimbang. Sebanyak 
s
3 g (catat sampai empat desimal dalam gram) bahan,dimasukkan dalam cawan porselin, kemudian dikeringkan pada suhu 105ÛC selama 2 jam. Setelah didinginkan dalam ensikator kemudian ditimbang. Hitung kadar airnya.Penentuan kadar abu, Cawan porselin dikeringkan dalam suhu 600ÛC selama30 meni, didinginkan dalam ensikator kemudian ditimbang. Sebanyak 
s
2 gramcontoh dimasukkan ke dalam cawan porselin (timbanglah dengan teliti). Cawan danisinya dipanaskan dengan nyala bunsen sampai tidak berasap lagi. Kemudiandimasukkan ke dalam tanur dengan suhu 600
Ü
C sampai contoh menjadi abu (kira-kira30 menit), kemudian didinginkan dalam ensikator dan timbang. Hitung kadar abunya.Penentuan kadar Cu dalam terusi, ditimbang dengan teliti 1 g terusi dandilarutkan oleh 150 ml akuadestilata dalam gelas piala. Larutan dididihkan, kemudianditambahkan NaOH berlebih (pH diperiksa dengan bantuan kertas lakmus).Endapkan yang diperoleh dienaptuangkan (dekantasi) sebanyak 3 kali sambil dicucihingga filtrat tidak bereaksi basa atau sulfat (sulfat diperiksa dengan menambahkan
 
BaCl
2
panas yang diasamkan. Setelah bersih kertas saring dimasukkan ke dalamcawan porselin yang telah diketahui bobotnya dan ditempatkan di atas pembakar hingga asap hilang kemudian dipijarkan dalam tanur hingga bobotnya konstan.Cara dekantasi dan pemijaran endapan, pertama endapan disaring melaluikertas saring, tetapi diusahakan agar endapan sebanyak mungkin tertinggal dalamgelas piala. Endapan dicuci dengan akuades, dibiarkan mengenap, cairan dituang kekertas saring. Endapan dicuci lagi beberapa kali sampai endapan bersih. Setelahendapan bersih, endapan dituangkan seluruhnya ke kertas saring, Sisa-sisa endapanyang masih menempel pada gelas dicuci dengan air dan semuanya dipindahkansecara kuantitatif ke kertas saring.Hasil dan Perhitungan Data
Penentuan Kadar AirNo bobot cawan kosong (g) Bobot sebelum Bobot setelah bobot bahandikeringkan (g) pemijaran (g) setelah dikeringkan (g)1 21.2395 3.0002 23.9529 2.71342 21.0337 3.0097 23.7426 2.7089
Contoh perhitungan :1.
 
Kadar air =

x 100%
=

 
X 100%
 =

 
X 100 %
=
9.49 %
 
2.
 
Kadar air =

x 100%
=

 
X 100%
 =

 
X 100 %

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->