Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
20Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
ASKEP SARS

ASKEP SARS

Ratings: (0)|Views: 1,189 |Likes:
Published by JoEst KaraNg

More info:

Published by: JoEst KaraNg on Jul 19, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/06/2013

pdf

text

original

 
ASUHAN KEPERAWATAN SARS
2011
1
SGD 7 PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN, FK UNUD
KONSEP DASAR PENYAKIT1.
 
Definisi
Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS) adalah penyakit infeksi saluran nafas yangdisesbakan oleh virus corona dengan sekumpulan gejala klinis yang sangat berat (Chen &Rumende, 2006). SARS adalah sindrom pernapasan akut berat yang merupakan penyakitinfeksi pada jaringan paru manusia yang penyebabnya adalah
Coronavirus
(Poutanen
et al 
.,2003).Menurut literatur lain, SARS (Severe Acute Respiratory Syndrome) adalah sekumpulangejala sakit pernapasan yang mendadak dan berat atau disebut juga penyakit infeksisaluran pernafasan yang disebabkan oleh virus Corona Family Paramyxovirus (Zhang etal.,2006). SARS (severe acute respiratory syndrome) adalah suatu jenis kegagalan paru- paru dengan berbagai kelainan yang berbeda, yang menyebabkan terjadinya pengumpulan cairan di paru-paru (edema paru)(Svoboda. 2006).
2.
 
Etiologi
E
tiologi SARS masih dipelajari. Pada 7 April 2003, WHO mengumumkan kesepakatan bahwa coronavirus yang baru teridentifikasi adalah mayoritas agen penyebab SARS.Coronavirus berasal dari kata ³Corona´ yang berasal dari bahasa Latin yang artinya³crown´ atau mahkota. Ini sesuai dengan bentuk Coronavirus itu sendiri yang kalaudilihat dengan mikroskop nampak seperti mahkota.Penyebabnya lain bisa karena penyakit apapun, yang secara langsung ataupun tidak langsung yang melukai paru-paru, diantaranya :a)
 
Pneumonia b)
 
Tekanan darah yang sangat rendah (syok)c)
 
Terhirupnya makanan ke dalam paru (menghirup muntahan dari lambung)d)
 
Beberapa transfusi darahe)
 
Kerusakan paru-paru karena menghirup oksigen konsentrasi tinggif)
 
E
mboli parug)
 
Cedera pada dadah)
 
Overdosis obat seperti heroin, metadon, propoksifen atau aspirini)
 
Trauma hebat j)
 
Transfusi darah (terutama dalam jumlah yang sangat banyak).
 
ASUHAN KEPERAWATAN SARS
2011
2
SGD 7 PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN, FK UNUD
Fak 
tor Predisposisi
 
Faktor diri (host) : umur, jenis kelamin, status gizi, kelainan congenital,imunologis, BBLR dan premature.
 
Faktor lingkungan : Pola hidup, asap rokok, keterpaparan terhadap infeksi,sosial ekonomi, Kepadatan tempat tinggal, cuaca dan polusi udara.
 
D
efisiensi vitamin
 
Tingkat sosio ekonomi rendah
 
Tingkat jangkauan pelayanan kesehatan yang rendah
 
Menderita penyakit kronis
 
Aspek kepercayaan setempat dalam praktek pencarian pengobatan yang salah.
Fak 
tor Pencetus
 Coronavirus adalah mayoritas agen penyebab SARS. Virus ini stabil pada tinja danurine pada suhu kamar selama 1-2 hari dan dapat bertahan lebih dari 4 hari pada penderitadiare. Virus SARS kehilangan infektivitasnya terhadap berbagai disinfektan dan bahan- bahan fiksasi. Seperti virus lain, corona menyebar lewat udara, masuk melalui saluran pernapasan, lalu bersarang di paru-paru.
D
alam tempo sekitar dua hingga sepuluh hari, paru-paru akan meradang, bernapas kian sulit. Metode penularannya melalui udara sertakontak langsung dengan pasien atau terkena cairan pasien. Misalnya terkena ludah saat pasien bersin dan batuk bahkan bisa melalui barang-barang yang terkontaminasi atau barang yang digunakan oleh pasien SARS.
3.
 
Epidemiologi
SARS diduga berasal dari Propinsi Guangdong di Cina daratan, muncul dan menyerangmanusia sekitar bulan November 2002. Namun pertama kali dikenal pada bulan Februari2003. Penyebabnya adalah
c
oronavirus
. Penyakit dengan gejala infeksi saluran pernafasan berat disertai dengan gejala saluran pencernaan.Pada bulan Juli 2003
Out bre
ak 
/
Kej
a
di
a
n Lu
a
r Bi
a
s
a
(KLB) terjadi di 6 wilayah yaituKanada, Cina daratan (yang berasal dari Guangdong kemudian menyebar ke beberapakota besar, Taiwan dan Hongkong), Singapura dan Vietnam.
Distribusi Menurut Or
a
ng
 Pada distribusi menurut orang ini, orang yang paling berisiko terkena penyakit SARSadalah petugas kesehatan yaitu dengan persentase sebesar 30%. Hal ini disebabkan oleh
 
ASUHAN KEPERAWATAN SARS
2011
3
 
SGD 7 PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN, FK UNUD
 petugas kesehatan merupakan orang yang merawat pasien yang menderita SARSsehingga sangat besar risikonya mereka juga akan terkena SARS sesuai dengan cara penularan penyakit SARS.
Distribusi Menurut Temp
a
t
  Negara di dunia yang memiliki jumlah kasus SARS terbesar adalah Negara China yaitusebesar 5327 kasus dengan jumlah kematian sebesar 349 orang. Hal ini disebabkankarena Negara China merupakan Negara yang pertama kali terkena penyakit SARS yaitu pada bulan November 2002 namun belum dilaporkan sehingga orang tidak mengetahuinya dan tidak dapat dicegah. Baru pada bulan Februari 2003 kasus inidiketahui. Hal ini mengakibatkan orang yang terkena SARS di China makin banyak.
D
ariChina kemudian virus SARS ini menyebar ke negara lain seperti melalui kunjungan kedaerah tersebut.
Distribusi Menurut W
ak 
tu
 Singapura terdeteksi SARS pertama kali pada bulan Februari 2003 dan penderitanya bertambah dan mencapai puncak di bulan Maret. Selain itu, karena banyaknya kunjunganke Singapura ataupun warga Singapura yang berlibur ke Negara lain yang banyak kejadian SARS memungkinkan terjadinya perpindahan virus dari orang tersebut ke orangdi Singapura.
4.
 
P
a
tofisiologi
SARS secara klinis lebih melibatkan saluran nafas baian bawah dibandingkan dengansaluran nafas dibagian atas. Pada saluran nafas baian bawah, sel-sel asinus adalah sasaranyang lebih banyak terkena dibandingkan trakea maupun bronkus. Menurut Chen danRumende (2006), patogenesis SARS terdiri dari 2 macam fase :
a)
 
ase Pertama
Terjadi selama 10 hari pertama penyakit, pada fase ini melibatkan proses akutyang mengakibatkan
iffuse alveolar 
amage
(
D
A
D
) yang eksudatif. Fase inidicirikan dengan adanya infiltrasi dari sel-sel inflamasi serta edema dan pembentukan membran hialin.Membran hialin ini terbentuk dari endapan protein plasma serta debris nucleus dansitoplasma sel-sel epitel paru (pneumosit) yang rusak.
D
engan adanya nekrosis sel-sel epitel paru maka
barrier 
antara sirkulasi darah dan jalan udara menjadi hilang

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->