Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
15Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Bab 1 Pengukuran Dan Kesalahan

Bab 1 Pengukuran Dan Kesalahan

Ratings: (0)|Views: 1,231 |Likes:

More info:

Published by: Rachmat Guntur Dwi Putra on Jul 19, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/14/2013

pdf

text

original

 
 
B
ab
 
1
 
P
engukuran dan
K
esalahan
A.
 
PENDAHULUAN
Pokok Bahasan :
 
Istilah pengukuran
 
Ketelitian dan Ketepatan
 
Angka-Angka Berarti
 
Jenis-Jenis Kesalahan
 
Analisis Statistik 
 
Kemungkinan Kesalahan
 
Kesalahan Batas
Tujuan Belajar :
Setelah mempelajari materi dalam bab ini, mahasiswa diharapkan mampu:
 
Mahasiswa mampu menjelaskan tentang istilah dalam pengukuran
 
Mahasiswa mampu menjelaskan tentang perbedaan antara ketelitian dan ketepatan
 
Mahasiswa mampu menjelaskan tentang angka-angka berarti
 
Mahasiswa mampu menjelaskan tentang berbagai jenis kesalahan
 
Mahasiswa mampu menjelaskan tentang analisis secara statistik 
 
Mahasiswa mampu menjelaskan tentang kemungkinan terjadinya kesalahan
 
Mahasiswa mampu menjelaskan tentang kesalahan batas
B.
 
PEMBAHASAN MATERI AJAR1.1
 
Istilah Dalam Pengukuran
Lebih dari satu setangah abad yang lalu, telah banyak diperoleh sumbanganmengenai ilmu pengetahuan besaran listrik. Selama periode tersebut, segala upayaditujukan pada penyempurnaan instrumen (alat ukur) jenis defleksi dengan sebuahskala atau penunjuk yang dapat bergerak. Sudut defleksi dari penunjuk merupakansuatu fungsi, yang dapat disamakan dengan harga dari besaran listrik yang diukur.Dengan demikan sebuah instrument dapat didefinisikan sebagi alat yang digunakanuntuk menentukan nilai atau besaran dari suatu kuantitas atau variable. Istilahinstrument analog dibuat untuk ciri-ciri alat ukur jenis defleksi danmembedakannya dengan alat ukur yang harga besaran didisplaikan (ditunjukkan)dalam desimal (digital). Ini adalah instrumen terbaru yang disebut denganinstrumen digital.
 
 2
Tetapi dengan berkembangnya teknologi, tuntutan akan kebutuhaninstrument yang lebih terpercaya dan lebih teliti semakin meningkat yang kemudianmenghasilkan perkembangan-perkembangan baru dalam perencanaan danpemakaian. Untuk menggunakan instrumen-instrumen ini secara cermat, diperlukanpemahaman terhadap prinsip kerjanya dan kemampuan dalam memperkirakanapakah instruemn tersebut sesuai untuk pemakaian yang direncanakan. Dalampengukuran, digunakan sejumlah istilah yang akan didefinikan sebagai berikut :
 
Instrumen (
instrument 
) adalah sebuah alat untuk menentukan nilai atau besaransuatu kuantitas atau variable ; suatu alat yang digunakan untuk menentukanpenunjukkan harga besaran yang diobservasi
 
Ketelitian (
accuracy
) adalah harga terdekat dengan mana suatu pembacaaninstrument mendekati harga sebenarnya dari variebel yang diukur ; tingkatketepatan pengukuran dibandingkan dengan harga yang diharapkan
 
Ketepatan (
Precision
) adalah suatu ukuran kemampuan untuk mendapatkanhasil pengukuran yang serupa. Dengan memberikan suatu harga tertentu bagisebuah variable. Ketepatan (presisi) merupakan suatu ukuran tingkatan yangmenunjukkan perbedaan hasil pengukuran pada pengukuran-pengukuran yangdilakukan secara berurutan.
 
Sensitivitas (
sensitivity
) adalah perbandingan antara sinyal keluaran atau responinstrument terhadap perubahan masukan atau variable yang diukur
 
Resolusi (
resolution
) adalah perubahan terkecil dalam nilai yang diukur kepadamana instrument akan memberi respon (tanggapan) ; perubahan terkecil darivariable pengukuran yang masih dapat ditanggapi oleh oleh instrument
 
Kesalahan (
error 
) adalah penyimpangan variable yang diukur dari harga (nilai)sebenarnya.
 
Pengukuran adalah cara (proses) untuk menentukan banyak jumlah, derajat, ataukapaistas dengan membandingkan (lansung/tidak) dengan standar yang dapatditerima oleh umum dari system satuan yang digunakan
 
Harga yang diharapkan adalah harga yang paling memungkinkan yangdiperhitungkan menunjukkan salah satu perkiraan untuk pengukuran
1.2
 
Ketelitian dan Ketepatan
Ketelitian merupakan tingkat kesesuaian atau dekatnya suatu hasilpengukuran terhadap harga yang sebenarnya, sedangkan ketepatan (
 presisi
)menyatakan tingkat kesamaan di dalam sekelompok pengukuran atau sejumlahinstrument. Contoh perbedaan makna dari dua instilah tersebut, misalnya kitamempunyai sebuah micrometer mekanik, secara normal dalam setiap keadaandiharapkan tetap seimbang, atau berdasarkan pada penunjukkan posisi yang benar.Micrometer ini presisi karena kita dapat memeproleh pembacaan pengukuransampai seperseribu inchi, dan pembacaan pengukurannya tetap “konsisten dansesuai dengan yang sebenarnya”. Pembacaan ukuran (dimensi) diperoleh daricrometer ini, akan tetapi tidak akurat, selama tidak cocok dengan yang sebenarnya.Dua voltmeter yang sama merek dan modelnya, yang mempunyai skalayang teliti, penujuknya jenis bilah pisau, dan adanya cermin pada skala untuk menghidari kesalahan paralak. Kedua instrument tersebut mampu mengukur dengan
 
 3
kepresisian yang sama, namun demikian, jika resistor seri di dalam salah satuvoltmeter tidak sempurna, pembacaannya kemungkinan besar mengalamikesalahan. Karena itu ketelitian kedua voltmeter tersebut dapat berbeda sama sekali(untuk menentukan voltmeter mana yang menghasilkan kesalahan, diperlukanperbandingan terhadap voltmeter standar)Ketepatan tersiri dari dua karakteristik, yaitu kesesuaian (conformity) dan jumlah angka yang berarti (signifikan figures) terhadap mana suatu pengukurandapat dilakukan. Sebagai contoh suatu tahanan yang besarnya 1384572 ohm setelahdiukur dengan ohmmeter secara konsisten dan berulang-ulang mengahasilkan 1,4mega ohm, yang menjadi pertanyaan apakah orang yang mengukur telah membacaharga yang sebenarnya ?, sebetulnya yang dilakukannnya adalah memperkirakanpembacaan skala yang menurut dia secara konsiten menghasilkan 1,4 mega ohm.Dalam hal ini hasil yang diberikan adalah pembacaan yang lebih mendekati hargayang sebenarnya berdasarkan penaksiran.Jika suatu besaran ditentukan dengan akurasi yang diperoleh dari angka-angka digital, memerlukan peralatan pengukuran yang presisi. Sehingga presisimerupakan suatu prasarat yang diperlukan untuk mendapatkan akurasi, tetapipresisi tidak menjamin akurasi. Akurasi suatu meter diperoleh dengan pengkuransecara teliti berdasarkan alat yang akurat dan standar. Presisi merupakan hal yangperlu dalam mendeteksi ketidaktelitian yang memungkinkan, seperti dalamperbandingan pengukuran dari suatu besaran dengan dua metode, tetapi tidak memastikan akurasi. Bisa kita katakan bahwa pembacaan pengukuran adalahpresisi, jika hasil yang diperoleh disetujui bersama. Dimana persetujuan tersebuttidak menjamin akurasi
1.3
 
Angka-Angka Berarti
Suatu indikasi bagi ketepatan pengukuran diperoleh dari banyaknya angka-angka yang berarti (signifivant figures). Angka-angka yang berarti tersebutmemberikan informasi yang actual (nyata) mengenai kebesaran atau ketepatanpengukuran. Makin banyak angka-angka yang berarti, ketepataan pengukuranmenjadi lebih besar.Sebagai contoh, jika nilai tahanan dinyatakan sebesar 68
Ω
ini berartibahwa tahanan tersebut akan lebih mendekati 68
Ω
dari pada 67 atau 69
Ω
.Selanjutnya jika disebutkan nilai tahanan adalah 68,0
Ω
, berarti nilai tahanatersebut lebih mendekati 68,0
Ω
dari pada 67,9 atau 68,1
Ω
, pada 68
Ω
terdapat duaangka yang berarti sedangkan pada 68,0 terdapat tiga angka yang berarti, sehinggatahanan 68,0 yang memuliki angka berarti yang lebih banyak, mempunyaiketepatan yang lebih tinggi dari pada 68
Ω
.Tetapi, sering terjadi banyak angka belum tentu menyatakan ketepatanpengukuran. Bilanga-bilangan besar dengan angka nol sebelum desimal seringdigunakan pada penaksiran jmlah penduduk atau uang, misalnya jumlah penduduk suatu kota dilaporkan 380.000, ini bisa diartikan bahwa jumlah penduduk sebenarnya adalah 379.000 dan 381.001 yakni dalam enam angka berarti, tetapimaksud sebenarnya bahwa jumlah penduduk tersebut lebih mendekati 380.000 daripada 370.000 atau 390.000, karena itu penulisan teknis yang lebih tepat adalah

Activity (15)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Dwi Hardiono liked this
Riea Dewi Astuti liked this
D Dwwii Yul liked this
Sofyan Hadi liked this
Yudhi Kolut liked this
Sulfitri liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->