Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
5Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Sejarah Iso

Sejarah Iso

Ratings: (0)|Views: 1,982|Likes:

More info:

categoriesTypes, Research
Published by: Siti Rojanah Fidiyati on Jul 19, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

12/26/2012

pdf

text

original

 
I. Pengertian ISO 9001 : 2008
I.1 Standar Sistem Mutu:
SMM ISO 9001:2008 (sistem manajemen kualitas atau mutu (Quality Management System,QMS) SML ISO14001 (Sistem Manajemen Lingkungan) OHSAS 18001 (Sertifikasimanajemen kesehatan dan keselamatan kerja) QS-9000 (Quality System Requirement 9000,standar yang berisikan persyaratan yang harus dipenuhi oleh para pemasok kepada pihak ketiga OEM (Original Equipment Manufacturer) untuk perusahaan industri otomotif atauelektonik.Globalisasi (persaingan global) menuntut banyak perbaikan, jaminan kualitas layanan,kemampuan pengelolaan, agar menimbulkan kepercayaan publik terhadap produk (barang dan jasa) serta komitmen yang ditawarkan. Untuk memperoleh kepercayaan publik tersebutdiperlukan ”strategi mutu”.
I.2 Sejarah singkat perubahan ISO
Pre ISO 9000
Selama perang dunia ke-2, terdapat banyak sekali persoalan mutu dalam industri teknologitinggi di Inggris, seperti amunisi yang meledak saat masih di pabrik pembuatnya. Solusi yangdilakukan adalah dengan mensyaratkan pabrik untuk mendokumentasikan prosedur sertamenunjukannya dengan bukti-bukti terdokumentasi untuk membuktikan bahwa prosedur tersebut telah dilakukan sesuai dengan yang dituliskan. Nama standar itu dikenal dengan kodeBS 5750, dan diakui sebagai standar manajemen sebab ia tidak menyatakan apa yang dibuat,tapi bagaimana mengelola proses pembuatannya. Pada tahun 1987, pemerintah Inggrismeyakinkan ISO untuk mengadopsi BS 5750 sebagai standar internasional, dan kemudian BS5750 menjadi ISO 9000.1/4
KeunggulanKomparatif KeunggulanKompetitif STANDARISASIDiskriminatifNon-DiskriminatiHak & KedaulatanNasionalHak & KedaulatanInternasional
 
Versi 1987
Standar ISO tentang SMM versi 1987 memiliki struktur yang sama dengan BS 5750, dengan 3(tiga) model SMM, pemilihan didasarkan pada ruang lingkup aktivitas suatu organisasi:ISO 9001:1987 Model, untuk penjaminan mutu (QA = quality assurance) dalam desain, pengembangan, produksi, instalasi dan pelayanan bagi organisasi yang memiliki aktivitasmenciptakan produk baru.ISO 9002:1987 Model, untuk QA dalam produksi, instalasi dan pelayanan yang dasarnya sama dengan ISO 9001:1987 namun tanpa aktivitas menciptakan produk baru. ISO 9003:1987 Model, untuk QA dalam pengujian dan inspeksi akhir saja.ISO9000:1987 dipengaruhi oleh standar militer di Amerika Serikat khususnya, namun juga cocok diterapkan pada manufaktur. Penekanan standar ini adalah pada kesesuaian dengan prosedur- prosedur daripada terhadap proses manajemen secara keseluruhan.
Versi 1994
Standar ISO tentang SMM versi 1994 menekankan QA melalui tindakan preventif, sebagaiganti dari hanya melakukan pemeriksaan pada produk akhir, namun tetap melanjutkan pembuktian kepatuhan dengan prosedur-prosedur terdokumentasi. Dan karenanya, sepertiversi sebelumnya, organisasi cenderung menghasilkan begitu banyak manual prosedur sehingga membebani organisasi tersebut dengan rangkaian birokrasi yang tidak perlu.
Versi 2000
Standar ISO tentang SMM versi 2000 memadukan ketiga standar ISO 9001, 9002, and 9003menjadi hanya satu standar yaitu 9001. Prosedur desain dan pengembangan disyaratkan hanya jika organisasi berkaitan secara langsung dengan aktivitas penciptaan produk baru. Versi 2000ini membuat perubahan mendasar dalam konsep SMM ISO 9000 ini dengan menempatkanmanajemen proses sebagai landasan pengukuran, pengamatan dan peningkatan tugas danaktivitas organisasi, daripada hanya melakukan inspeksi pada produk akhir. Versi 2000 ini juga menuntut keterlibatan manajemen puncak dalam mengintegrasikan manajemen mutudengan sistem bisnis secara keseluruhan, dan juga menghindari pendelegasian fungsi-fungsimanajemen mutu ke administrator yunior. Tujuan lainnya adalah meningkatkan efektivitasmelalui pengukuran-pengukuran statistik untuk memenuhi kepuasan pelanggan dan peningkatan berkesinambungan.2/4
 
Kritisi terhadap versi 1994, terkait dengan beban dokumentasi sistem manajemen mutu,ditanggapi pada versi 2000 sebagai berikut:Untuk membuktikan pemenuhan persyaratan ISO 9001:2000, organisasi harus mampumenyediakan bukti objektif (tidak perlu terdokumentasi) bahwa SMM telah diterapkan secaraefektif.Analisis dari proses sebaiknya merupakan sumber untuk menetapkan jumlah dokumenyang diperlukan bagi SMM, guna memenuhi persyaratan ISO 9001:2000. Bukan dokumentasiyang menentukan proses. ISO 9001:2000, memberikan fleksibilitas bagi organisasi untuk memilih pendokumentasian SMM, memungkinkan setiap organisasi mengembangkan jumlahminimum dari dokumentasi yang diperlukan untuk mendemonstrasikan perencanaan yangefektif, operasi dan kontrol prosesnya serta penerapannya dan peningkatan dari efektifitasSMM.Penekanan bahwa ISO 9001 mensyaratkan ”documented quality management system”,and not a “system of documents”.
Versi 2008
Pada tanggal 14 Nopember 2008, ISO telah menerbitkan standar SMM versi 2008, yaitu ISO9001:2008, Quality management system – Requirements. Secara umum tidak muncul adanya persyaratan baru pada standar ini dibandingkan versi sebelumnya. Revisi yang dilakukanadalah untuk mempertegas pernyataan-pernyataan dalam standar yang dianggap perlu untuk dijelaskan. Misalnya: jenis pengendalian yang dapat diterapkan untuk outsourced processes,satu prosedur tunggal dapat digunakan untuk mengatur beberapa kegiatan yang wajibdidokumentasikan, dan penyelarasan dengan standar-standar terkait yang terbit dalam periode2000-2008, seperti ISO 9000:2005, ISO 19011:2002, dan ISO 14001:2004.Terkait dengan masa transisi, dari ISO 9001:2000 ke ISO 9001:2008, ISO dengan IAF(International Accreditation Forum) menyetujui skema sebagai berikut:
12 bulan setelah publikasi ISO 9001:2008, semua sertifikat yang diterbitkan (barumaupun re-sertifikasi) harus mengacu ke ISO 9001:2008
24 bulan setelah publikasi ISO 9001:2008, semua sertifikat yang diterbitkan sesuai ISO9001:2000 tidak berlaku.Meskipun dalam masa transisi, sertifikat ISO 9001:2000 mempunyai status yang sama dengansertifikat ISO 9001:2008, namun organisasi yang telah memiliki sertifikat ISO 9001:2000sebaiknya menghubungi Lembaga Sertifikasi untuk menyetujui program untuk menganalisa3/4

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->