*Makalah ini disampaikan dalam acara Orientasi Pemberkasan Perkara Pengadilan Agamase wilayah PTA Pekanbaru tanggal 24 Juni 2010 di Pekanbaru.**Hakim Tinggi PTA Jakarta. Page 2
Dasar hukum:
-
Yurisprudensi;-
Pasal 66 ayat (5), Pasal 86 ayat (1) UU.No.7/1989 yg.sdu.dg.UU.no.3/2006 danUU.No.50/2009;
Gabungan beberapa pokok gugatan:
-
Beberapa pokok gugatan digabungkan dalam satu gugatan;-
Terdapat hubungan erat antara pokok gugatan satu dengan pokok gugatan lainnya;-
Terdapat hubungan hukum antara pengguat, tergugat dan beberapa pokok gugatanyang digabungkan;
Gabungan subyektif:
-
Gabungan beberapa orang Penggugat melawan seorang Tergugat;-
Gabungan beberapa orang Tergugat yang digugat oleh seorang Penggugat;-
Gabungan beberapa orang Penggugat melawan beberapa orang Tergugat;-
Antara para penggugat, tergugat dan pokok perkara ada hubungan hukum;
Syarat-syarat penggabungan:
-
Terdapat hubungan erat antara satu gugatan dengan gugatan lainnya;-
Terdapat hubungan hukum;
Gabungan yang dilarang:
-
Jika pemilik beberapa objek gugatan berbeda;-
Gugatan yang digabungkan tunduk pada hukum acara yang berbeda, kecuali yangditentukan lain berdasarkan undang-undang;-
Gugatan tunduk pada kompetensi absolut pengadilan yang berbeda;-
Gugatan rekonvensi tidak ada hubungan dengan gugatan konvensi;Contoh Form surat gugatan:
Jakarta, ……………………………………
Kepada Ketua Pengadilan
Agama …………………………..
Di …………………………………..
Assalamu alaikum wr. wb.Saya yang bertanda tangan di bawah ini:
……………………………………., umur………………………., bertempat tinggal di Jl. ………..RT……….RW……………………..Kelurahan ……………… Kecamatan ……………..……………………….Kota/Kabupaten …………………………selanjutnya disebut Penggugat;
Mengajukan gugatan carai terhadap suami saya: