Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Materi Fiqh................

Materi Fiqh................

Ratings: (0)|Views: 100 |Likes:
Published by Hasbi Fairuz

More info:

Published by: Hasbi Fairuz on Jul 19, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/19/2011

pdf

text

original

 
A. Pengertian Fiqh Siyasah
,Secara harfiyah (kelasikal), fiqh mengandung arti tahu, paham, dan mengerti. Arti inidipakai secara khusus dalam bidang hukum agama atau yurisprudensi Islam (menurut Ibnu al-Mandzur dalam Lisan al-’Arab. Menurut istilah, fiqh (fikih) adalah ilmu atau pengetahuantentang hukum-hukum syaria’t, yang bersifat amaliah (praktis), yang digali dari dalil-dalilnyayang terperinci ( seperti pendapat Abu Zahrah, dibawah ini);ةيليصفثاهت دا نم بستكا ةيلعا ةيرشا كح لعا : قفا.Fikih juga merupakan pengetahuan tentang hukum agama Islam yang bersumber dari Al-Qur’an dan al-Sunnah yang disusun dengan jalan ijtihad. Kata siyasah bersal dari akar kata  ةــي yang artinya mengatur, mengendalikan, mengurus atau membuat keputusan. Di dalamKamus al-Munjid dan Lisan al-’Arab, kata siyasah kemudian diartikan pemerintahan, pengambilan keputusan, pembuat kebijakan, pengurusan, pengawasan atau perekayasaan. Untuk selanjutnya al-siyasah kadang-kadang diartikan, memimpin sesuatu dengan cara yang membawakemaslahatan.Makna istilah, fiqh siyasah atau siyasah al-syar’iyyah diartikan sebagai berikut:1. Menurut Ahmad Fathi;رشا و ىل دعا ـــصم ري  ”Pengurusan kemaslahatan umat manusia sesuai dengan ketentuan syara” (Ahmad Fathi Bahantsidalam al-siyasah al-jinaiyyah fi al-syari’at al-Islamiyah).2. Menurut Ibnu’Aqil, dikutip dari pendapat Ibnu al-Qoyyim, bahwa fiqh siyasah adalah;حو  زو را رش نك  إو دـسفا ن عأو (صا) ةلصا ا رأ ـا م ك ع م ”Perbuatan yang membawa manusia lebih dekat pada kemalahatan (kesejahteraan) dan lebih jauhmenghindari mafsadah (keburukan/ kemerosotan), meskipun Rasul tidak menetapkannya danwahyu tidak membimbingnya”.3. Menurut Ibnu ’Abidin yang dikutip oleh Ahmad Fathi adalah; kesejahteraan manusia dengancara menunjukkan jalan yang benar (selamat) baik di dalam urusan dunia maupun akhirat. Dasar-dasar siyasah berasal dari Muhammad saw, baik tampil secara khusus maupun secara umum,datang secara lahir maupun batin.4. Menurut Abd Wahab al-Khallaf;ةيلكا هأو ةعرشا دوح عت  م ضا  دو ــصا يق فك ةيمــا ةو ل ةمـعا  ئشا ري  ن ـــهتجا ةا ا فت  إو.
 
”Siyasah syar’iyyah adalah pengurusan hal-hal yang bersifat umum bagi negara Islam dengancara menjamin perwujudan kemaslahatan dan menghindari kemadaratan (bahaya) dengan tidak melampaui batas-batas syari’ah dan pokok-pokok syari’ah yang bersifat umum, walaupun tidak sesuai dengan pendapat ulama-ulama Mujtahid”.Maksud Abd Wahab tentang masalah umum negara antara lain adalah ;a.Pengaturan perundangan-undangan negara. b.Kebijakan dalam harta benda (kekayaan) dan keuangan.c.Penetapan hukum, peradilan serta kebijakan pelaksanaannya, dan Urusan dalam dan luar negeri.5. Menurut Abd al-Rahman Taj; siyasah syar’iyah adalah hukum-hukum yang mengatur kepentingan negara dan mengorganisir urusan umat yang sejalan dengan jiwa syari’at dan sesuaidengan dasar-dasarnya yang universal (kully), untuk merealisasikan tujuan-tujuannya yang bersifat kemasyarakatan, meskipun hal tersebuttidak ditunjukkan oleh nash-nash yang terincidalam Al-Qur’an maupun al-Sunnah.6. Ibn Taimiyah menganggap bahwa norma pokok dalam makna kontekstual ayat 58 dan 59 suratal-Nisa [3], tentang dasar-dasar pemerintahan adalah unsur penting dalam format siyasahsyar’iyah. Ayat pertama berhubungan dengan penguasa, yang wajib menyampaikan amanatnyakepada yang berhak dan menghukumi dengan adil, sedangkan ayat berikutnya berkaitan denganrakyat, baik militer maupun sipil, yang harus taat kepada mereka. Jika meminjam istilah untuk negara kita adalah; Penguasa sepadan dengan legislatif, yudikatif dan eksekutif (trias politika)dan rakyat atau warga negara.7. Sesuai dengan pernyataan Ibn al-Qayim, siyasah syar’iyah harus bertumpu kepada polasyari’ah. Maksudnya adalah semua pengendalian dan pengarahan umat harus diarahkan kepadamoral dan politis yang dapat mengantarkan manusia (sebagai warga negara) kedalam kehidupanyang adil, ramah, maslahah dan hikmah. Pola yang berlawanan dari keadilan menjadi dzalim,dari rahmat menjadi niqmat(kutukan), dari maslahat menjadi mafsadat dan dari hikmah menjadisia-sia.Seperti halnya beberapa definisi di atas, siyasah syar’iyah mengisyaratkan dua unsur  penting yang berhubungan secara timbal balik (kontrak sosial), yaitu :1). Penguasa atau yang mengatur dan2). Rakyat atau warga negara.
 
Dilihat dari norma-norma pokok yang terlibat dalam proses siyasah syar’iyah ini, ilmu inilayak masuk kategori ilmu politik. Hal ini sejalan dengan sinyalemen Wiryono Prodjodikoro:”Dua unsur penting dalam bidang politik yaitu negara yang perintahnya bersifat eksklusif danunsur masyarakat”. Pola siyasah syar’iyah dan politik memiliki kemiripan jika dilihat secaraumum. Akan tetapi jika diperhatikan dari fungsinya mengandung peredaan.Menurut Ali Syari’ati siyasah syar’iyah memiliki fungsi ganda yaitu khidmah(pelayanan) dan islah (arahan/bimbingan), sedangkan politik berfungsi hanya untuk pelayanan(khidmah) semata-mata.Kemudian siyasah dilihat dari modelnya dibagi atas dua macam a). Siyasah syar’iyah;siyasah yang berorientasi pada nilai-nilai kewahyuan (syari’at) atau model politik yangdihasilkan oleh pemikiran manusia yang berlandaskan etika agama dan moral denganmemperhatikan prinsip-prinsip umum syari’at dalam mengatur manusia hidup bermasyarakatdan bernegara b). Siyasah wadh’iyah; siyasah yang didasarkan atas pengalaman sejarah maupunadat istiadat atau semata-mata dihasilkan dari akal pikir manusia dalam mengatur hidup bermasyarakat maupun bernegara. Meskipun aplikasi siyasah syar’iyah dan siyasah wadh’iyahmengandung perbedaan, tentu saja tidak harus diklaim bahwa siyasah syar’yah harusdiberlakukan di negara-negara yang mayoritas muslim. Karena dalam pengalaman empiris, dapatterjadi siyasah wadh’iyah dapat diterima oleh kaum muslimin, seperti Indonesia.Bidang siyasah syar’iyah prinsip-prinsip pokok yang menjadi acuan pengendalian dan pengarahan kehidupan umat bertumpu pada rambu-rambu sayri’ah. Hal ini sejalan dengan prinsip-prinsip pokok dalam fiqih secara umum pula. Rambu-rambu siyasah syar’iyyah adalah(1)dalil-dalil kulliy, baik terdapat dalam Al-Qur’an maupun al-Hadits;(2)maqasid al-syari’ah(3)semangat ajaran (hikmat al-tasyri’) dan(4)kaidah-kaidah kulliyah fiqhiyyah.Dengan demikian siyasah syar’iyyah juga disebut fiqh siyasah.
B. Objek kajian Fiqh Siyasah
1.Menurut Abdul Wahab Khallaf; objek kajian fiqh siyasah adalah pengaturan dan perundang-undangan yang dibutuhkan untuk mengurus negara sesuai dengan pokok- pokok ajaran agama dengan tujuan mewujudkan kemaslahatan manusia serta memenuhikebutuhan mereka.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->