Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
5Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Permendagri No. 29 Tahun 2006 Tentang Penyusunan Perdes

Permendagri No. 29 Tahun 2006 Tentang Penyusunan Perdes

Ratings: (0)|Views: 2,284|Likes:
Published by tamimi123

More info:

Published by: tamimi123 on Jul 20, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

11/12/2012

pdf

text

original

 
PERATURAN MENTERI DALAM NEGERINOMOR 29 TAHUN 2006
 
TENTANGPEDOMAN PEMBENTUKAN DAN MEKANISMEPENYUSUNAN PERATURAN DESADENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESAMENTERI DALAM NEGERI,
Menimhang : bahwa untuk melaksanakan ketentuan Pasal 62 Peraluran PemerintahNomor 72 Tahun 2005 Tentang Desa, perlu menetapkan PeraturanMenteri Dalam Negeri tentang Pedoman Pembentukan dan MekanismePenyusunan Peraturan Desa;Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2004 tentang PembentukanPeraturan Perundang
-
undangan (Lembaran Negara RepublikIndonesia Tahtm 2004 Nomor 53, Tarnbahan Lembaran NegaraRepublik Indonesia Nomor 4389);2. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang PemerintahanDaerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor125, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4437)sebagaimana telah diibah dengan U.idang-Undang Nomor 8 Tahun2005 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2005 tentang Perubahan Undang-UndangNomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah MenjadiUndang-Undang (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005Nomor 108, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor4548);3. Peraturan Pemerintah Nomor 72 Tahun 2005 tentang Desa(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 158,Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4587);4. Peraluran Pemerintah Nomor 79 Tahun 2005 tentang PedomanPembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Pcmerintahan Daerah(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 165,Tambahan Lerbaran Negara Republik Indonesia Nomor 4593);5. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 15 Tahun 2006 tentang Jenisdan Bentuk Produk Hukum Daerah;6. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 16 Tahun 2006 tentangProsedur Penyusunan Produk Hukum Daerah;7. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 17 Tahun 2006 tentangLembaran Daerah dan BeritL. Daerah;
MEMUTUSKAN:
Menetapkan : PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI TENTANG PEDOMANPEMBENTUKAN DAN MEKANISME PENYUSUNAN PERATURANDESA.
BAB IKETENTUAN UMUMPasal 1
Dalam Peraturan ini yang dimaksud dengan :1. Pemerintah Daerah, adalah Gubernur, Bupati/Walikota dan Perangkat Daerah sebagai
 
unsur penyelenggara Pemerintahan Daerah.2. Pemerintahan Daerah adalah penyelenggaraan urusan pemerintahan oleh pemerintahdaerah dan DPRD menurut asas otonomi dan tugas pembantuan dengan prinsipotonomi seluas-luasnya dalam sistem dan prinsip Negara Kesatuan Republik Indonesiasebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik IndonesiaTahun 1945.3. Kecamatan adalah wilayah kerja camat sebagai perangkat daerah kabupaten dandaerah kota.4. Desa atau yang disebut dengan nama lain, selanjutnya disebut desa, adalah kesatuanmasyarakat hukum yang memiliki batas-batas wilayah yang berwenang untuk mengaturdan mengurus kepentingan masyarakat setempat, berdasarkan asal-usul dan adatistiadat setempat yang diakui dan dihormati dalam sistem Pemerintahan NegaraKesatuan Republik Indonesia.5. Pemerintahan Desa adalah penyelenggaran urusan pemerintahan oleh PemerintahDesa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam mengatur dan menguruskepentingan masyarakat setempat berdasarkan asal-usul dan adat istiadat setempatyang diakui dan dihormati dalam sistem Pemerintahan Negara Kesatuan RepublikIndonesia.6. Pemerintah Desa adalah Kepala Desa dan Perangkat Desa sebagai unsurpenyelenggara pemerintahan desa.7. Badan Permusyawaratan Desa atau sebutan lainnya yang selanjutnya disingkat BPD,adalah lembaga yang merupakan perwujudan demokrasi dalam penyelenggaraanPemerintahan Desa sebagai unsur penyelengaraan Pemerintahan Desa.8. Peraturan Desa adalah peraturan perundang-undangan yang dibuat oleh BPD bersamaKepala Desa.9. Peraturan Kepala Desa adalah Peraturan Perundang-undangan yang ditetapkan olehKepala Desa yang bersifat mengatur dalam rangka melaksanakan Peraturan Desa danPeraturan Perundang-undangan yang lebih tinggi.10. Keputusan Kepala Desa adalah keputusan yang ditetapkan oleh Kepala Desa yangbersifat menetapkan dalam rangka melaksanakan Peraturan Desa maupun PeraturanKepala Desa.
BAB IIASASPasal 2
Dalam membentuk Peraturan Desa harus berdasarkan pada asas pembentukan PeraturanPerundang-undangan yang baik meliputi:a. kejelasan tujuan;b. kelembagaan atau organ pembentuk yang tepat;c. kesesuaian antara jenis dan materi muatan;d. dapat dilaksanakan;e. kedayagunaan dan kehasilgunaan;f. kejelasan rumusan; dang. keterbukaan.
Pasal 3
Jenis Peraturan Perundang-undangan pada tingkat Desa meliputi :a. Peraturan Desa; danb. Peraturan Kepala Desa.
Pasal 4
(1) Materi muatan Peraturan Desa sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 huruf a adalahseluruh materi muatan dalam rangka penyelenggaraan Pemerintahan Desa,pembangunan desa, dan pemberdayaan masyarakat, serta penjabaran lebih lanjut dariketentuan Peraturan Perundang-undangan yang lebih tinggi.
 
(2) Materi muatan Peraturan Kepala Desa sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 huruf badalah penjabaran pelaksanaan Peraturan Desa yang bersifat pengaturan.(3) Materi muatan Keputusan Kepala Desa sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 huruf cadalah penjabaran pelaksanaan Peraturan Desa dan Peraturan Kepala Desa yangbersifat penetapan.
Pasal 5
Peraturan Desa tidak boleh bertentangan dengan kepentingan umum dan/atau peraturanperundang-undangan yang lebih tinggi.
BAB IIIPERSIAPAN DAN PEMBAHASANPasal 6
Rancangan Peraturan Desa diprakarsai oleh Pemerintah Desa dan dapat berasal dari usulinisiatif BPD.
Pasal 7
(1) Masyarakat berhak memberikan masukan baik secara tertulis maupun lisan terhadapRancangan Peraturan Desa.(2) Masukan secara tertulis maupun lisan dari masyarakat sebagaimana dimaksud padaayat (1), dapat dilakukan dalam proses penyusunan Rancangan Peraturan Desa.(3) Mekanisme penggunaan hak sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diatur lebih lanjutdalam Peraturan Daerah Kabupaten/ Kota.
Pasal 8
Rancangan Peraturan Desa dibahas secara bersama oleh Pemerintah Desa dan BPD.
Pasal 9
Rancangan Pperaturan Desa yang berasal dari Pemerintah Desa, dapat ditarik kembalisebelum dibahas bersama BPD.
Pasal 10
(1) Rancangan Peraturan Desa tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa,pungutan, dan penataan ruang yang telah disetujui bersama dengan BPD, sebelumditetapkan oleh Kepala Desa paling lama 3 (tiga) hari disampaikan oleh Kepala Desakepada Bupati/Walikota untuk dievaluasi.(2) Hasil evaluasi rancangan Peraturan Desa sebagaimana dimaksud pada ayat (1)disampaikan oleh Bupati/Walikota kepada Kepala Desa paling lama 20 (dua puluh) harisejak Rancangan Peraturan Desa tersebut diterima.(3) Apabila Bupati/Walikota belum memberikan hasil evaluasi Rancangan AnggaranPendapatan dan Belanja Desa sebagaimana dimaksud pada ayat (2), Kepala Desadapat menetapkan Rancangan Peraturan Desa tentang Anggaran Pendapatan danBelanja Desa (APB Desa) menjadi Peraturan Desa.
Pasal 11
Evaluasi Rancangan Peraturan Desa tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Desasebagaimana dimaksud dalam Pasal 10 dapat didelegasikan kepada Camat.
BAB IVPENGESAHAN DAN PENETAPANPasal 12
(1) Rancangan Peraturan Desa yang telah disetujui bersama oleh Kepala Desa dan BPDdisampaikan oleh Pimpinan BPD kepada Kepala Desa untuk ditetapkan menjadiPeraturan Desa.

Activity (5)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Iqs Iqbal liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->