Suttapiṭaka Jātaka
1
BUKU X. DASA-NIPĀTA.No. 439.CATU-DVĀRA-JĀTAKA.
[1]
“Empat pintu gerbang,” dan seterusnya 
 —Kisah inidiceritakan oleh Sang Guru ketika berada di Jetavana, tentangseseorang yang tidak patuh. Situasi cerita ini telah dikemukakansebelumnya di kisah kelahiran (jataka) yang pertama di Buku IX
1
.Di sini Sang Guru bertanya kembali kepada bhikkhu tersebut,“Apakah benar seperti yang mereka katakan bahwa Anda tidakpatuh?” “Ya, Bhante.” “Di masa lampau,” Beliau berkata, “ketikadengan tidak patuh Anda menolak untuk melakukan permintaanorang bijak, sebuah roda pisau diberikan kepadamu.” Dan Beliaumenceritakan sebuah kisah masa lampau.Dahulu kala, di masa kehidupan Buddha Kassapa,hiduplah seorang saudagar di kota
Bārāṇasi 
(Benares) yangmemiliki kekayaan sebesar delapan ratus juta rupee dan memilikiseorang putra yang bernama Mittavindaka. Ayah dan ibu darilaki-laki ini telah mencapai kesucian tingkat pertama (
sotāpanna 
),sedangkan ia sendiri adalah orang yang jahat, seseorang yangtidak mau percaya.
1
Vol. III. No. 427.

Share & Embed

Add a Comment

Characters: ...