Materi Akidah Ahlak Kelas XI SyirikBy : Dede Gunawan XI NS5MAN INSAN CENDEKIA SERPONG
Maka, bagi siapa saja yang terlanjur mengucapkan sumpah itu, maka ia hendaknya mengucapkanlafadz
“laa ilaaha illallah”
dan beristighfar, dan tidak mengulanginya lagi.ii.
Riya' dalam beribadah, Dalil yang menjelaskan hal itu adalah sebuah hadits qudsi dari dariRasulullah, bahwa ALLAH berfirman, artinya, "
Aku tidak membutuhkan sekutu-sekutu, barangsiapa yang mengerjakan suatu perbuatan di dalamnya menyekutukan Aku dengan selain-Kumaka Aku tinggalkan dia dan sekutunya."
(HR Muslim). Sehingga apa saja amalah yang telah kitalakukan jika berlandaskan ingin di puji (riya), maka amalan itu akan sia
–
sia dan percuma.iii.
Tathayyur, yaitu merasa sial karena telah melihat sesuatu. Tathayyur diambil dari kata thiyarahberasal dari ath-Thair yakni burung. Awal mulanya adalah bahwa dulu orang Arab apabila akanmelakukan sesuatu seperti bepergian atau lainnya, maka dia melepaskan burung, kalau burungtersebut terbang ke arah kanan maka dia melanjutkan keinginannya, dan kalau terbangnya kearah kiri maka dia merasa sial dan mengurungkan keinginannya. Rasulullah telah menjelaskantentang tathayyur ini dalam sabdanya,
"Thiyarah adalah syirik."
(HR. Ahmad, Shahihul Jami'3955)iv.
Jimat dan teman temannya, seperti keyakinan orang terhadap benda pusaka, tuah, logam-logamtertentu, rajah-rajah syirik yang diberikan dan ditulis oleh para dukun dan tukang sihir. Jugakeyakinan terhadap benda peninggalan atau warisan orang tua, kakek, lalu digantungkan di leheranak-anak, istri atau ditaruh di kendaraan
, yang bertujuan asal agar tertolak dari bala’.
D.
Bahaya Syirika.
Syirik Menggugurkan Seluruh Amal,Orang yang dalam hidupnya banyak melakukan amal sholeh seperti sholat, puasa, shodaqoh danlainnya, namun apabila dalam hidupnya ia berbuat syirik akbar dan belum bertaubat sebelum
matinya, maka seluruh amalnya akan terhapus. Alloh Ta’ala berfirman yang artinya,
“Dan jika
seandainya mereka menyekutukan Alloh, maka sungguh akan hapuslah amal yang telah mereka
kerjakan.”
(Al-
An’am: 88)
. Begitu besa
rnya urusan ini, hingga Alloh Ta’ala berfirman kepada Nabi
-Nya
shollallohu ‘alaihi wa sallam
,
“Dan sesungguhnya telah diwahyukan kepadamu dan kepada
(nabi-nabi) yang sebelummu Jika kamu mempersekutukan Alloh, niscaya akan hapuslah amalmudan tentulah kamu termasuk orang-
orang yang merugi.”
(Az Zumar: 65). Para Nabi saja yang begitubanyak amalan mereka diperingatkan oleh Alloh terhadap bahaya syirik, yang apabila menimpapada diri mereka maka akan menghapuskan seluruh amalnya, lalu bagaimana dengan kita? Apakahkita merasa aman dari bahaya kesyirikan?. Oleh karena itu beruntunglah orang-orang yangmenyibukkan diri dalam mempelajari masalah tauhid (lawan dari syirik) dan syirik agar bisaterhindar sejauh-jauhnya, serta merugilah orang-orang yang menyibukkan dirinya dalam masalah-masalah yang lain atau bahkan menghalang-halangi dakwah tauhid!!b.
Pelaku Syirik Akbar Kekal di Neraka dan Dosanya Tidak Akan Diampuni Oleh Alloh Ta’ala
.
Alloh Ta’ala berfirman yang artinya,
“Sesungguhnya Alloh tidak akan mengampuni dosa
syirik
dan Dia akan mengampuni dosa selain syirik bagi siapa yang Dia kehendaki.”
(An-
Nisa’: 48). Juga
firman-Nya yang artinya,
“Barangsiapa yang mensekutukan Alloh, pasti Alloh haramkan atasnya
untuk masuk surga. Dan tempatnya adalah di neraka. Dan tidak ada bagi orang yang dhalim ini
seorang penolongpun.”
(Al-
Ma’idah: 72).
c.
Orang Musyrik Haram Dinikahi