Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
242Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
10. Uji Chi Square Dan Fisher's Exact

10. Uji Chi Square Dan Fisher's Exact

Ratings:

3.0

(1)
|Views: 10,531 |Likes:
Published by La Ode Rinaldi
Blok 16 Biostatistik
Blok 16 Biostatistik

More info:

Published by: La Ode Rinaldi on Jul 22, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/30/2014

pdf

text

original

 
R A
1KuliahOleh Ir. Rahayu Astuti, M.Kes
UJI CHI SQUARE DAN FISHER EXACTUJI CHI SQUARE (UJI KAI KUADRAT
)
Analisis yang dapat dilakukan pada data kategorik antara lain adalah Uji ChiSquare. Dalam penerapan praktis, sering dijumpai berbagai persoalan mencakup duavariabel. Uji Chi Square dapat digunakan untuk:1.
 
Uji indipendensi yaitu menguji apakah dua variabel dalam suatu populasi salingbebas/independen, atau ada tidaknya asosiasi antara 2 variabel2.
 
Uji homogenitas yaitu menguji apakah suatu kelompok homogen.3.
 
Goodness of fit yaitu menguji seberapa jauh suatu pengamatan sesuai denganparameter yang dispesifikan.
1. UJI INDIPENDENSI
Pada uji indipendensi yaitu menguji apakah dua kejadian salingbebas/independen atau tidak. Penilaian berapa besar perbedaan yang ada sehinggadinilai ada perbedaan antara nilai observasi dengan nilai ekspektasi dilakukan prosedur
uji χ 
2
. Prosedur uji χ 
2
yang paling sederhana adalah uji χ 
2
menurut Pearson.Tehnik uji Kai Kuadrat adalah memakai data diskrit dengan pendekatan
distribusi kontinyu (distribusi χ 
2
). Dekatnya pendekatan yang dihasilkan tergantungpada ukuran berbagai sel dan tabel kontingensi. Untuk menjamin pendekatan yangmemadai digunakan aturan dasar:
 frekuensi harapan (nilai ekpektasi) tidak bolehterlalu kecil
.Secara umum dalam melakukan uji Kai Kuadrat, harus memenuhi syarat
 – 
syarat :a.
 
Sampel dipilih acak b.
 
Semua pengamatan dilakukan independenc.
 
Tidak boleh ada sel yang mempunyai nilai harapan/nilai ekspektasi kurang dari 1d.
 
Sel
 – 
sel dengan frekuensi harapan/nilai ekspektasi kurang dari 5 tidak melebihi 20%dari total sel.e.
 
Besar sampel sebaiknya >40 (Cochran, 1954)
 
R A
2Jika pada tabel silang/ tabel kontingensi dijumpai banyak nilai ekspektasi yangkecil, maka beberapa kolom/baris harus digabung atau digunakan uji statistik dengan
 perhitungan nilai p secara eksak atau melakukan uji “Fisher Exact”Uji χ 
2
menurut Pearson dilakukan dengan menjumlahkan selisih nilai observasidengan nilai ekspektasi kuadrat relatif terhadap nilai ekspektasinya dan mencari nilai p,atau
membandingkan nilai χ 
2
untuk nilai tersebut dengan χ 
2
tabel menggunakan
distribusi χ 
2
 
 pada derajat kebebasan yang ada. Secara matematik χ 
2
dituliskan:
b
( O
ij
E
ij
)
2
χ 
2
i=1 j=1
E
ij
 dengan derajat kebebasan = (b-1) (k-1)dimana : O
ij
= nilai observasiE
ij
= nilai ekspektasib = jumlah baris dan k = jumlah kolomContoh:Terdapat tabel kontingensi :Tabel 1. Berat Badan Lahir Bayi Menurut Status Anemia Pada Ibu HamilIbu AnemiaBBLRJumlahYa Tidak Ya 30 (16,7) 70 (83,3) 100Tidak 20 (33,3) 180 (166,7) 200Jumlah 50 250 300Langkah pengujian:1. Ho : Kejadian anemia dan BBLR saling bebas (indipendent) AtauTidak ada asosiasi/hubungan antara ibu anemia dengan bayi BBLRHa : Ada hubungan antara ibu anemia dengan bayi BBLR2. Tentukan tingkat kemaknaan ( ) misalnya 0,053. Menghitung nilai ekspektasiO
11
= 30
E
11
= (100 50) / 300 = 16,7O
12
= 70
E
12
= (100 250) / 300 = 83,3O
21
= 20
E
21
= (200 50) / 300 = 33,3O
22
= 180
E
22
= (200 250) / 300 = 166,7
 
R A
34. Menghitung statistik uji:(3016,7)
2
(7083,3)
2
(2033,3)
2
(180166,7)
2
χ 
2
= 19,116,7 83,3 33,3 166,7
5. Mencari nilai χ 
2
tabel dengan derajat kebebasan (2-1) (2-1) = 1
diperoleh dari tabel χ 
2
: 3,841
6. Membandingkan nilai χ 
2
hasil perhitungan dengan χ 
2
tabel
( χ 
2
= 19,2) > (χ 
2
 
=0,05
= 3,841)
Keputusan: Tolak HoJika digunakan komputer diperoleh nilai p = 0,0002 ( p < )7. Kesimpulan :Terdapat hubungan antara kejadian ibu anemia denga bayi BBLR pada =0,05Kesimpulan bahwa kejadian ibu anemia berhubungan dengan bayi BBLR mengandungresiko salah sebesar 0,05. Peneliti sadar bahwa ada probabilitas sebesar 0,05 untuk 
salah mengambil kesimpulan : “Ada hubungan antara ibu anemia dan bayi BBLR.
 
Hasil uji χ 
2
tidak dapat menentukan factor mana yang lebih beresiko, atau
intervensi mana yang lebih baik. Uji χ 
2
 juga tidak menentukan hubungan sebab akibat.
Uji χ 
2
hanya menguji apakah 2 kejadian saling bebas/independen atau tidak. Masalahfactor mana yang lebih beresiko atau intervensi mana yang lebih baik serta hubungansebab akibat harus ditentukan oleh pengertian tentang substansi yang diteliti.Khusus untuk tabel kontingensi 2x2 dapat digunakan rumus:n (ad-bc)
2
χ 
2
(a+b)(c+d)(a+c)(b+d)Pada contoh diatas jika dihitung dengan persamaan ini akan didapatkan hasil yangsama.Tabel 2. Nilai Observasi Pada Berat Badan Lahir Bayi MenurutStatus Anemia Pada Ibu HamilIbu AnemiaBBLRJumlahYa Tidak Ya 30 ( a ) 70 ( b ) 100 ( a+b )Tidak 20 ( c ) 180 ( d ) 200 ( c+d )Jumlah 50 ( a+c) 250 ( b+d ) 300 (a+b+c+d) = n

Activity (242)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Indah Dimitry liked this
Yin Kyuri liked this
Chheny Yiu Ming liked this
Ike Susanti liked this
YonoKomputer.com liked this
Wah Yu Te liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->