Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
36Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Makalah Diare Akut

Makalah Diare Akut

Ratings: (0)|Views: 4,986|Likes:
Published by Husnaruna

More info:

Published by: Husnaruna on Jul 24, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/17/2013

pdf

text

original

 
BAB IPENDAHULUAN
A.LATAR BELAKANG
Diare secara epidemiologik biasanya didefinisiskan sebagai keluarnya tinja yanglunak atau cair lima kali atau lebih dalam satu hari. Namun para orangtua mungkinmenggunakan istilah yang berbeda-beda untuk menggambarkannya, tergantung padaapakah konsistensi tinjanya lebih lunak, cair, berdarah, atau berlendir, atau adanyamuntah. Sangat penting untuk mengetahui istilah ini apabila menanyakan apakah anak menderita diare. Bayi yang mendapatkan ASI penuh biasanya mengeluarkan tinja beberapa kali tinja yang lunak atau agak cair setiap hari. Untuk hal tersebut, lebih praktis mendefinisikan diare sebagai meningkatnya frekuensi tinja atau konsistensinyamenjadi lebih lunak sehingga dianggap abnormal oleh ibunya (biasanya lunak, ini jadilebih lunak lagi).Diare cair akut adalah buang air besar lebih dari 5 kali dalam 24 jam dengankonsistensi cair dan berlangsung kurang dari 1 minggu. Penyebab terbanyak diare padausia 0-2 tahun adalah infeksi rotavirus.Diare merupakan penyebab utama kesakitan dan kematian pada anak di negara berkembang, dengan perkiraan 3,2 juta kematian tiap tahun pada balita. Secarakeseluruhan anak-anak ini mengalami rata-rata 3,3 episod diare per tahun, tetapi di beberapa tempat dapat lebih dari 9 episod per tahun. Sekitar 80% kematian yang berhubungan dengan diare terjadi pada 2 tahun pertama kehidupan. Penyebab utamakematian karena diare adalah dehidrasi sebagai akibat kehilangan cairan dan elektrolitmelalui tinjanya.Diare adalah penyebab penting kekurangan gizi. Ini disebabkan karena adanyakehilangan selera makan pada penderita diare sehingga dia makan lebih sedikit daripada biasanya dan kemampuan menyerap sari makanan juga berkurang. Padahal kebutuhansari makanannya meningkat akibat dari infeksi.Secara umum penanganan diare akut ditujukan untuk mencegah/menanggulangidehidrasi serta gangguan keseimbangan elektrolit dan asam basa, kemungkinanterjadinya intolerasi, mengobati kausa diare yang spesifik, mencegah danmenanggulangi gangguan gizi serta mengobati penyakit penyerta.Untuk melaksanakan
Makalah Keperawatan Anak dengan Diare Akut/Kelompok !
1
 
terapi diare secara komprehensif, efisien dan efekstif harus dilakukan secara rasional.Pemakaian cairan rehidrasi oral secara umum efektif dalam mengkoreksi dehidrasi.Pemberian cairan intravena diperlukan jika terdapat kegagalan oleh karena tingginyafrekuensi diare, muntah yang tak terkontrol dan terganggunya masukan oral karenainfeksi.
B.RUMUSAN MASALAHKasus 1
An. Y 2,5 tahun dibawa oleh ibunya ke poliklinik anak RS Uin Syahid. Saatdianamnesa oleh Ns. Ana, ibu mnyampaikan keluhan An. Y sudah 2 hari ini buangair besar lebih dari 10 kali, sejak tadi pagi saja sudah 8 kali, konsistensi cair, tidak mau makan, minum hanya satu gelas dalam sehari. Ada riwayat sejak kemarin ibumemberikan susu tidak seperti biasanya. Diganti dari formula 2 menjadi formula 3kemudian sorenya An. Y langsung BAB Cair. Ibu juga sudah berusaha untuk memberikan bubur tempe. Saat dilakukan pemeriksaan fisik anak tampak lemasdan mata cekung.
Menderita sakit apa
Berapa derajatnya
Apa yang dimaksud dengan bubur temped dan apa manfaatnya
Apa yang dimaksud dengan rehidrasi oral
C.TUJUAN PENULISAN
Adapun tujuan dari penulisan ini adalah :
1.
Mengetahui dan memahami lebih dalam tentang diare akut
2.
Mengetahui cara mendiagnosis dan mengetahui macam-macam diare akut
3.
Mengetahui penatalaksanan dari diare akut
4.
Untuk memenuhi tugas mata kuliah Keperawatan Anak II
Makalah Keperawatan Anak dengan Diare Akut/Kelompok !
2
 
BAB IIPEMBAHASANA.DEFINISI
Diare akut merupakan diare yang terjadi secara akut dan berlangsung kurangdari 14 hari (bahkan kebanyakan kurang dari 7 hari), dengan pengeluaran tinja yanglunak / cair yang sering dan tanpa darah. Mungkin disertai muntah dan panas. Diareakut menyebabkan dehidrasi, dan bila masukan makanan kurang dapat mengakibatkankurang gizi. Kematian yang terjadi disebabkan karena dehidrasi. Penyebab terpentingdiare pada anak-anak adalah
Shigella, Campylobacter jejuni dan Cryptosporidium,Vibrio cholera, Salmonella, E. coli, rotavirus
(Behrman, 2009).
B.ETIOLOGI
Terdapat beberapa macam penyebab diare antara lain sebagai berikut1. Faktor infeksiInfeksi enteral yaitu infeksi saluran pencernaan yang merupakan penyebabutama diare, meliputi infeksi bakteri (
Vibrio, E. coli, Salmonella, Shigella,Campylobacter, Yersinia, Aeromonas, dsb), infeksi virus (Enterovirus, Adenovirus, Rotavirus, Astrovirus,
dll), infeksi parasit (
 E. hystolytica, G.lamblia, T. hominis) dan jamur (C. albicans).
Infeksi parenteral yaitu infeksi di luar sistem pencernaan yang dapatmenimbulkan diare seperti otitis media akut, tonsilitis, bronkopneumonia, ensefalitisdan sebagainya.(Behrman, 2009).2. Faktor MalabsorbsiMalabsorbsi karbohidrat yaitu disakarida (intoleransi laktosa, maltosa dansukrosa), monosakarida (intoleransi glukosa, fruktosa dan galaktosa). Intoleransilaktosa merupakan penyebab diare yang terpenting pada bayi dan anak. Di sampingitu dapat pula terjadi malabsorbsi lemak dan protein.3. Faktor MakananDiare dapat terjadi karena mengkonsumsi makanan basi, beracun dan alergiterhadap jenis makanan tertentu.
Makalah Keperawatan Anak dengan Diare Akut/Kelompok !
3

Activity (36)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
murianda liked this
murianda liked this
Livianty Hukubun liked this
Theofilus Ardy liked this
rhama_leader liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->