Document Information
2,725 Reads | 2 Comments
Description
Memang, tidak ada siapa pun yang berhak melarang seseorang untuk
berbicara atau berfikir, asalkan perkataan atau pikiran itu tidak menganggu dan
membahayakan orang lain. Karena ini adalah bagian dari hak asasi, atau paling
tidak, itu adalah merupakan potensi yang harus dihargai. Namun jika sebaliknya;
perkataan dan pikiran itu membahayakan orang lain, cenderung menyelewengkan
dan melecehkan ayat-ayat Al-Qur’an dan sunnah-sunnah Rasulullah, menghujat
para ulama, memutarbalikkan fakta dan dalil, maka ini bukan lagi hak asasi atau
potensi yang harus dihormati, tapi adalah sebuah kezhaliman dan penghinaan yang
harus dicegah dan dimusnahkan. Apalagi kalau hal itu dipasarkan dan diobralkan
laksana dagangan murahan yang tidak diharapkan darinya, kecuali hanya
keuntungan materi yang tidak mengenyangkan..
154 Pages