Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
10Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Catatan Hukum Dagang

Catatan Hukum Dagang

Ratings: (0)|Views: 2,028 |Likes:
Published by Gregorius Adi

More info:

Categories:Business/Law
Published by: Gregorius Adi on Jul 26, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/21/2013

pdf

text

original

 
HUKUM DAGANG
Dosen :
1.Prof. Dr. H. Man Suparman S., SH., SU.2.Lastuti Abubakar, SH., MH.3.R. Kartikasari, SH., MH.
KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM DAGANG (KUHD)
 Sejarah
Mula-mula pada masa Romawi belum dikenal adanya Hukum Dagang (WvK), maka yang berlaku adalah hukum tidak tertulis para pedagang itu sendiri.→ di Perancis lahir Ordonance de Commerce dan Ordonance de la Marine.→ ditindaklanjuti dengan kodifikasi Hukum Romawi dalam Code Civil (Hasil kodifikasiKaisar Yustianus, yaitu
Corpus Iuris Civilis
) dan Code du Commerce, dikodifikasi dalamWvK/ Wetboek van Koophandeling (Code civil; KUHPerdata).→ KUHD dan BW/ KUHPerdata kemudian oleh Belanda diberlakukan di Indonesia berdasarkan asas konkordansi (pasal 131 jo. 163 IS).
Pada abad pertengahan → kelas/kelompok pedagang → code civil tidak memadai muncul peraturan diluar code civil yang disebut hukum pedagang (koop mans recht) hukumnya tidak tertulis dan lokal. perkembangan selanjutnya jadi tertulis dan bentuknya statuta.
Pada masa perkembangan perdagangan di Prancis :
Tahun 1673 M : kodifikasi → ordonance du commerce.
Tahun 1681 M : ordonance du la marine, mula-mula berlaku untuk pedagang,selanjutnya berlaku untuk setiap orang.
Pada tahun 1807 M : dibentuk code commerce berasal dari ordonance ducommerce dan ordonance dula marine.
Hukum Dagang merupakan bagian hukum perdata atau hukum privat, yaitu keseluruhanhukum yang mengatur kepentingan-kepentingan perorangan. Pembagian hukum perdatadalam KUH Dagang dan KUH Perdata → bukan pembagian asasi → diketahui dari pasal1 KUHD.
Hubungan KUHPerdata dan KUHD :-Sumber terpenting dari KUHD adalah KUHPerdata (bukti; pasal 1KUHD)-KUHD adalah KUHPerdata (Hukum perdata) khusus yangdiberlakukan dalam hal perdagangan. Sehingga berlaku asas
lex specialis derogat lex generalis
, dengan konsekuensi bahwa :a.Apabila KUHD tidak mengatur, maka KUHPerdata dapat diberlakukan. b.Apabila KUHD dan KUHPerdata mengatur, maka yang berlaku adalah KUHD.Dasar hukumnya adalah pasal 1, 15, 396 KUHD, dst.1
 
 Riwayat KUHD
1/01/1809code de commerce (Perancis)→ Nederland merupakan jajahan Perancis berlaku di Nederlandsetelah Nederland merdeka(Belanda)
1 Oktober 1838 diundangkan WvK dengan mencontoh code de commerce
30 April 1847Stbl. 1847 : no 23 untuk Indonesia ditetapkan WvK (KUHD) denganstaatsblad 1924 : no 557, KUH Perdata berlaku bagi golongan Timur asing lainnya dangolongan Tionghoa.
BW dan WvK dengan asas konkordansi (penjajah ke jajahan) diberlakukan diIndonesia.
Pasal 131 IS jo. 163 IS mengatur hukum yang berlaku, yaitu BW dan WvK cabang :I untuk golongan Eropa: berlaku sepenuhnyaII Timur asingIII Bumi Putra
 Dasar Berlakunya BW dan WvK 
Setelah Indonesia merdeka melalui pasal II AP UUD ’45 → BW dan WvK berlaku.
Asas bahwa BW dan WvK berlaku bagi golongan Eropa bagi golongan lain dengan jalandinyatakan berlaku dan penundukan diri.Bagaimana Dengan SEMA No 3/1963 ?“gagasan menganggap BW tidak sebagai UU” MA menganggap tidak berlaku.Pasal 108, 110, 28 (3), 1682, 1579, 1238, 1460, 1603 → secara tegas dianggap tidak  berlaku tidak sesuai dengan Indonesia yang telah merdeka.
Titik tolak BW secara keseluruhan bersifat kolonial-apakah tidak ada ketentuan yang sifatnya universal
Kalau BW dianggap kolonial, mengapa dipertahankan sebagai kelompok hukum tidak tertulis?-sikap yang menganggap BW tidak berlaku sebagai Undang-undang.Wenangkan MA meniadakan dengan SE (Surat Edaran) ( MA lembaga yudikatif).→ praktek peradilan tidak formalitas membuta pada BW, mengikuti perkembangan.2
 
 Bentuk Hukum Nasional 
Antara lain :-kodifikasi-kompilasi (KHI)-ketentuan-ketentuan yang terlepas
 pendapat tentang kodifikasi hukum perdata dan hukum dagang-dibuat 2 kodifikasi masing-masing-dibuat satu kodifikasi
Belanda sudah melakukan kodifikasi dengan New BW (NBW)1919, 1339, 15 KUHD(keterkaitan KUHD dan KUHPdt)
 Hubungan antara BW (KUHPerdata) dengan WvK (KUHD)
Sumber terpenting dari hukum dagang adalah BW, dan hal ini dapat dilihat dari pasal 1KUHD yang menerangkan :“untuk hal-hal yang diatur dalam WvK sepanjang tidak ada peraturan khusus yang berlainan, juga berlaku peraturan-peaturan dalam BW”→ diakui sebagi hubungan hukum khususnya hukum umum (lex special derogat legigeneralis).Maksud asas tersebut :1.Bilamana KUHD (WvK) tidak mengatur, maka KUHPdt (BW) bisa diberlakukan.2.Bilamana KUHD dan KUHPdt sama-sama tidak mengatur maka yang berlakuKUHPdt.ketentuan umum mengesampingkan ketentuan khusus.
 Sumber hukum
Antara lain :1.Sumber hukum tertulis-Yang dikodifikasikan; BW dan WvK (KUHD)-Yang tidak dikodifikasikan; Undang-undang No. 1 Tahun 1995Tentang Perseroan Terbatas (Undang-undang PT), Undang-undang No. 14 Tahun2001 Tentang Paten, Undang-undang No. 15 Tahun 2001 Tentang Merek,Undang-undang No. 16 Tahun 2001 Tentang Yayasan, dll.2.Sumber hukum tidak tertulisYaitu kebiasaan (dasar hukumnya; pasal 1339, 1346, 1347 KUHPerdata)3.YurisprudensiMerupakan sumber hukum tetapi tidak memiliki kekuatan mengikat.4.Perjanjian-perjanjian Internasional/ traktatMissal; GATT, WTO, TRIPs, dsb.5.DoktrinMerupakan sumber hukum yang berasal dari ajaran maupun pendapat dari ahli hukum,namun tidak memiliki kekuatan mengikat. Contoh: tentang status firma.3

Activity (10)

You've already reviewed this. Edit your review.
Rizky Emet liked this
1 thousand reads
1 hundred reads
phardianty liked this
darurat liked this
Valisa Alvina liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->