Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword or section
Like this
28Activity
P. 1
PSAK31AkuntansiPerbankan

PSAK31AkuntansiPerbankan

Ratings: (0)|Views: 2,956 |Likes:
Published by Ankga Suhenda

More info:

Published by: Ankga Suhenda on Jul 26, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/25/2013

pdf

text

original

 
PSAK No. 31 Akuntansi Perbankan
Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) No. 31AKUNTANSI PERBANKAN
 
Dalam rangka pengembangan Prinsip Akuntansi Indonesia (PAI) menjadi StandarAkuntansi Keuangan (SAK), maka Pernyataan Prinsip Akuntansi Indonesia No. 7tentang Standar Khusus Akuntansi Perbankan Indonesia (SKAPI) telah disesuaikanseperlunya sehingga menjadi Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) No.31 tentang
Akuntansi Perbankan
, yang telah disetujui dalam Rapat Komite PrinsipAkuntansi Indonesia pada tanggal 24 Agustus 1994 dan telah disahkan olehPengurus Pusat Ikatan Akuntan Indonesia pada tanggal 7 September 1994.Pernyataan ini tidak wajib diterapkan untuk unsur yang tidak material (
immaterialitems
).Jakarta, 7 September 1994
 
Pengurus Pusat
 
Ikatan Akuntan Indonesia
 
Komite Prinsip Akuntansi Indonesia
 
Hans Kartikahadi
 
Ketua
 
Jusuf Halim
 
Sekretaris
 
Hein G. Surjaatmadja
 
Anggota
 
Katjep K. Abdoelkadir
 
Anggota
 
Wahjudi Prakarsa
 
Anggota
 
Jan Hoesada
 
Anggota
 
M. Ashadi
 
Anggota
 
Mirza Mochtar
 
Anggota
 
IPG. Ary Suta
 
Anggota
 
Sobo Sitorus
 
Anggota
 
Timoty Marnandus
 
Anggota
 
Mirawati Soedjono
 
Anggota
 
 
PSAK No. 31 Akuntansi Perbankan
SAMBUTANGUBERNUR BANK INDONESIA
Langkah-langkah deregulasi dan debirokratisasi yang ditempuh Pemerintah,khususnya di bidang keuangan, moneter dan perbankan, telah memberikan hasilyang cukup membesarkan hati seperti tercermin dari semakin banyaknya jumlah dan jaringan kantor bank maupun besarnya diversifikasi produk dan volume usaha bank.Pelbagai kebijaksanaan Pemerintah tersebut kiranya telah memberikan keleluasaandan kesempatan yang besar kepada masyarakat luas termasuk perbankan, untukmengembangkan dari, mendorong prakarsa, dan meningkatkan peran-sertanyadalam melaksanakan pembangunan nasional. Namun, keleluasaan dan kesempatantersebut tentunya bukan tanpa batas, tetapi dengan batasan-batasan tertentu yangmengarah kepada prinsip kehati-hatian dalam melakukan pelbagai kegiatan usaha.Dengan demikian, perlu diupayakan suatu keseimbangan yang tepat antarakebebasan dan kehati-hatian, sehingga bank-bank tidak saja sekedar berkembangtetapi berkembang dengan kualitas yang bermutu.Untuk menjawab tantangan tersebut, bank-bank perlu memiliki sarana penunjangyang dapat meningkatkan efisiensi dan kelancaran usaha bank serta dapatmemelihara tingkat kesehatannya. Sebagaimana kita sadari bersama, pemeliharaankesehatan bank merupakan tanggung jawab semua pihak yang terkait, baik pemilikdan pengelola bank, maupun masyarakat pengguna jasa bank dan pengawas bank.Salah satu sarana penunjang yang diperlukan adalah standar akuntansi yangmemungkinkan terlaksananya sistem informasi manajemen dengan baik. StandarKhusus Akuntansi Perbankan Indonesia (SKAPI) disusun dengan maksud agarlaporan keuangan bank dapat disajikan secara lebih informatif dan wajar sehinggapelbagai pihak yang berkepentingan dapat memperoleh gambaran yang lebih akuratmengenai keadaan keuangan dan usaha bank.Laporan keuangan bank yang disusun berdasarkan standar akuntansi yang sesuaidengan kegiatan perbankan, tentunya juga akan bermanfaat dalam memantaupelaksanaan pelbagai kebijaksanaan yang ditetapkan oleh Pemerintah atau BankIndonesia, baik di bidang moneter maupun perbankan. Dengan demikian standarakuntansi tidak hanya berfungsi sebagai sarana untuk pencatatan, tetapi jugaberfungsi sebagai alat pengawasan bagi terlaksananya pelbagai kebijaksanaan. Olehkarena itu, kami sangat menghargai upaya-upaya yang dilakukan oleh Tim PenyusunSKAPI dan juga Komite Prinsip Akuntansi Indonesia yang telah ikut membantuterciptanya SKAPI ini.Akhirnya pada kesempatan ini saya ingin mengucapkan terima kasih danpenghargaan kepada Tim Pengarah, Tim Perumus, Komite Prinsip AkuntansiIndonesia dan Pengurus Pusat Ikatan Akuntan Indonesia, yang telah menyetujuiserta mengesahkan Standar Khusus Akuntansi Perbankan Indonesia. Semoga
 
PSAK No. 31 Akuntansi Perbankan
kerjasama antara Bank Indonesia dengan Ikatan Akuntan Indonesia dapat terusdilanjutkan dan bahkan ditingkatkan lagi di masa-masa yang akan datang.Jakarta, Juni 1992Gubernur Bank IndonesiaAdrianus Mooy

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->