Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Thariqul Iman(Jalan Menuju Iman) - Taqiuddin an-Nabahani - (Nizhamul Islam - Peraturan Hidup dalam Islam)

Thariqul Iman(Jalan Menuju Iman) - Taqiuddin an-Nabahani - (Nizhamul Islam - Peraturan Hidup dalam Islam)

Ratings: (0)|Views: 87 |Likes:
Published by Zul Fahmi

More info:

Published by: Zul Fahmi on Jul 26, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/26/2011

pdf

text

original

 
Jalan Menuju Iman 
1
JALAN MENUJU IMAN 
angkitnya manusia tergantung pada pemikirannya tentanghidup
, alam semesta, dan manusia, serta hubungan ketiganyadengan Zat yang ada sebelum alam kehidupan dan alam yangada sesudah kehidupan dunia. Oleh karena itu, harus adaperubahan yang mendasar dan menyeluruh terhadap pemikiranmanusia dewasa ini, untuk kemudian diganti dengan pemikiran lainagar ia mampu bangkit. Sebab, pemikiranlah yang membentuk
mafahim 
terhadap segala sesuatu serta yang memperkuatnya. Selainitu, manusia selalu mengatur tingkah lakunya di dalam kehidupan inisesuai dengan
mafahim 
-nya terhadap kehidupan. Sebagai contoh,
mafahim 
seseorang terhadap orang yang dicintainya akan membentukperilaku terhadap orang tersebut, yang nyata-nyata berlawananterhadap orang lain yang dibencinya, dimana ia memiliki
mafahim 
kebencian terhadapnya. Begitu juga akan berbeda terhadap orangyang sama sekali tidak dikenalnya, dimana ia tidak memiliki
mafhum 
apapun terhadap orang tersebut. Demikianlah, tingkah laku manusiaselalu berkaitan erat dengan
mafahim 
yang dimilikinya. Maka dari itu, apabila kita hendak mengubah tingkah lakumanusia yang rendah menjadi luhur, tidak ada jalan lain kecuali harusmengubah
mafhum- 
nya terlebih dahulu. Dalam hal ini, Allah SWT berfirman :
B
 
Jalan Menuju Iman 
2
نِإَﷲاَﻻُﺮ ـﻴ َﻐ ُـﻳ ﺎ َﻣٍمْﻮ َﻘ ِﺑﻰ ﺘ َﺣاوُﺮ ـﻴ َﻐ ُـﻳ ﺎ َﻣْﻢ ِﻬ ِﺴ ُﻔ ْـﻧَﺄ ِﺑ
"Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah 
keadaan
suatu kaum,sebelum kaum itu sendiri mengubah apa yang ada pada diri mereka"  
 
(Ar-Ra'd 11).
Satu-satunya jalan untuk mengubah
mafahim 
seseorang adalahdengan mewujudkan suatu pemikiran tentang kehidupan duniasehingga dapat terwujud
mafahim 
yang benar akan kehidupantersebut pada dirinya. Namun, pemikiran seperti ini tidak akan melekaterat dan memberikan hasil yang berarti, kecuali jika terbentuk dalamdirinya pemikiran tentang alam semesta, manusia, dan hidup; tentangZat yang ada sebelum kehidupan dunia dan alam yang adasesudahnya; disamping juga keterkaitan kehidupan dunia dengan Zatyang ada sebelumnya dan alam yang ada sesudahnya. Semua itu dapatdicapai dengan memberikan kepada manusia pemikiran menyeluruhdan sempurna tentang apa yang ada di balik ketiga unsur utama tadi.Sebab, pemikiran menyeluruh dan sempurna semacam ini merupakanlandasan berpikir (
al-qa’idatul fikriyah 
) yang dapat melahirkanseluruh pemikiran cabang tentang kehidupan dunia. Memberikanpemikiran yang menyeluruh mengenai ketiga unsur tadi merupakanpemecahan
al 
-
uqdatul kubra 
0TP2F
3)
P0T
pada diri manusia. Apabila
al 
-
uqdatul kubra 
ini teruraikan, maka terurailah berbagai permasalahan lainnya,karena seluruh problema kehidupan pada dasarnya merupakan cabangdari
al 
-
uqdatul kubra 
tadi. Namun demikian, pemecahan tersebuttidak akan mengantarkan kita kepada kebangkitan yang benar,kecuali apabila pemecahan itu sendiri adalah benar, yaitu pemecahanyang sesuai dengan
fithrah manusia, memuaskan akal,
dan
memberikan ketenangan hati 
.Pemecahan yang benar itu tidak akan dapat ditempuh kecualidengan
al-fikrul mustanir 
--yaitu pemikiran yang sangat dalam, yangmencakup hakekat segala sesuatu, termasuk semua hal yang berhubungan dengannya-- tentang alam semesta, manusia, dan hidup.Bagi mereka yang menghendaki kebangkitan dan menginginkan
 
Jalan Menuju Iman 
3
kehidupannya berada pada jalan yang mulia, mau tidak mau terlebihdahulu harus memecahkan
al-uqdatul kubra 
ini dengan benar.Caranya, melalui
al-fikrul mustanir 
tadi. Pemecahan inilah yangmenghasilkan aqidah, sekaligus menjadi landasan berpikir yangmelahirkan pemikiran-pemikiran cabang tentang perilaku manusia didunia ini serta peraturan-peraturannya.Islam telah menangani
al-uqdatul kubra 
ini, serta telahdipecahkan untuk manusia dengan cara yang sesuai dengan fitrah,memuaskan akal, dan memberikan ketenangan jiwa. Ditetapkannyapula bahwa untuk memeluk agama Islam tergantung sepenuhnya padapengakuan terhadap pemecahan ini, yaitu pengakuan yang betul-betul muncul dari akal. Oleh sebab itu, Islam dibangun di atassatu dasar, yaitu aqidah. Aqidah ini menjelaskan bahwa di balik alamsemesta, manusia, dan hidup, terdapat Pencipta (
 Al-Khaliq 
) yang telahmeciptakan ketiganya, serta telah meciptakan segala sesuatu yanglainnya. Dialah Allah SWT. Bahwasanya Pencipta telah menciptakansegala sesuatu dari tidak ada menjadi ada. Ia bersifat
wajibul wujud 
, wajib adanya, sebab kalau tidak demikian, berarti Ia tidak mampumenjadi
Khaliq 
. Ia bukanlah makhluk, karena sifat-Nya sebagaiPencipta memastikan bahwa diri-Nya bukan makhluk. Dipastikanpula bahwa Ia mutlak adanya, karena segala sesuatu menyandarkan wujud atau eksistensinya kepada diri-Nya; sementara Ia tidak bersandar kepada apapun.Bukti bahwa segala sesuatu mengharuskan adanya Penciptayang menciptakannya dapat diterangkan sebagai berikut: bahwasegala sesuatu yang dapat dijangkau oleh akal terbagi dalam tigaunsur, yaitu manusia, alam semesta, dan hidup. Ketiga unsur ini bersifatterbatas, lemah, serba kurang, dan saling membutuhkan satu denganyang lain. Misalnya manusia. Manusia terbatas sifatnya, karena iatumbuh dan berkembang sampai pada batas tertentu yang tidak dapatdilampuinya lagi. Jadi, amat jelas bahwa manusia bersifat terbatas.Begitu pula halnya dengan hidup, bersifat terbatas, karenapenampakannya bersifat individual. Apa yang kita saksikan selalumenunjukkan bahwa hidup ini berakhir pada satu individu saja.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->