Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
4Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
BAB III

BAB III

Ratings: (0)|Views: 127 |Likes:
Published by Ismail Andi Baso

More info:

Published by: Ismail Andi Baso on Jul 27, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/16/2013

pdf

text

original

 
BAB IIIMETODOLOGI PENELITIANA. Jenis Penelitian
Jenis Penelitian yang digunakan adalah analitik dengan metodependekatan
Cross Sectional,
yaitu mencari hubungan tingkatkonsumsi energi dan protein, aktifitas fisik, pengetahuan gizi denganstatus gizi pada lansia di Posyandu lansia wilayah kerja PuskesmasSegiri Samarinda tahun 2011. Peneliti dimaksudkan untukmengetahui adanya hubungan antara variabel dependen danvariabel independen.
B. Waktu dan Lokasi Penelitian
 Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret - April 2011 diPosyandu lansia wilayah kerja Puskesmas Segiri Samarinda tahun2011.
C. Populasi dan Sampel Penelitian
1. PopulasiPopulasi dalam penelitian ini adalah semua penduduk lansiausia (60-74 tahun) yang berada di Posyandu lansia wilayah kerjaPuskesmas Segiri Samarinda tahun 2011. Jumlah lansia yangterdaftar di posyandu lansia adalah 60 orang.
 
2. SampelSampel adalah penduduk lansia berusia (60-74 tahun) yangterdaftar di Posyandu lansia. Menurut Soekidjo, 2005 dalampenentuan besar sampel. Sampel dipilih jika populasi kecil ataulebih kecil dari 10.000 maka digunakan rumus sbb:
 
n =1 +
(
)Keterangan:N = Besar populasin = Besar sampeld = Derajat kepercayaan 95% (0,05)maka,
 
60n
 
=1 + 60 (0,05
2
)60n =1 + 60 x 0,002560n =1,15n = 52 orangJadi, jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 52 orang.  3. Teknik Pengambilan SampleTeknik pengambilan sampel yang digunakan adalah acaksederhana
(Simple Random Sampling)
yang memenuhi kriteriainklusi yaitu bersedia menjadi sample, dapat diajak berkomunikasi
 
dan tidak sakit akut selama sebulan terakhir. Cara ini dapatdilaksanakan apabila populasi tidak terlalu banyak variasinya dansecara geografis tidak terlalu menyebar. (Sabri dan Sutanto,2007).
D. Kerangka Konsep Penelitian
 Konsep merupakan abstraksi yang terbentuk oleh generalisasidari hal-hal khusus. Oleh kaerena itu kensep tidak dapat langsungdiamati atau diukur. Konsep hanya dapat diamati atau diukur melaluikonstruk atau variabel (Notoatmodjo, 2005).
Gambar 2. Kerangka Konsep Penelitian
Keterangan : Yang di teliti :Yang tidak di teliti : ......................
Aktifitas FisikLansia
PemeliharaanKesehatan
Tingkat KonsumsiEnergi dan ProteinStatus GiziLansiaPengatahuanGizi Lansia

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->