Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
8Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
INSPEKSI

INSPEKSI

Ratings: (0)|Views: 571 |Likes:
Published by mira-fitriana-8394

More info:

Published by: mira-fitriana-8394 on Jul 27, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/15/2013

pdf

text

original

 
BAB IPENDAHULUANA. Latar Belakang.
Inspeksi Keselamatan Nuklir pada fasilitas yang memanfaatkantenaganuklir dilaksanakan dalam rangka pengawasan terhadap ditaatinyasyarat-syarat dalam perizinan dan peraturan perundang-undangan dibidang keselamatan nuklir. BAPETEN dalam rangka melakukanpengawasan terhadap pemanfaatan tenaga nuklirdialkukan melaluiperaturan, perizinan dan inspeksi.Materi dalam modul ini menjelaskan tentang dasar hukum dalampenyelenggaraan inspeksi dan bagaimana inspeksi tersebut dikelola.Dalammodul ini dibahas mengenai tujuan, program dan prosedur inspeksi,penyelenggaraan dan pengelolaan inspeksi serta teknik dan strategiinspektur dalam wawancara atau komunikasi dan juga membahas hal-halyang harus dan jangan dilakukan oleh inspektur serta bagaimana evaluasiterhadap laporan hasil inspeksi.
Tujuan Instruksional Umum
:Setelah mempelajari materi ini peserta diharapkan mampu untukmemahami tujuan, program, dan prosedur inspeksi serta bagaimanainspeksi dikelola. Selain itu peserta mengetahui teknik, strategi dan etikasebagai seorang inspektur dalam pelaksanaan inspeksi.
Tujuan Instruksional Khusus:
Setelah mempelajari materi ini peserta diharapkan mampu:1.menjelaskan dasar hukum dan tujuan dilaksanakannya inspeksi;2.mengetahui program dan prosedur inspeksi
3.
mengetahui hal-hal yang harus dilakukan inspektur mulai daripersiapan sampai dengan laporan hasil inspeksi.4.menguraikan dokumen-dokumen yang menjadi bahan audit dan5.memahami teknik dasar untuk memeriksanya;6.melakukan wawancara atau komunikasi secara efektif;
7.
memahami hal-hal yang harus dan tidak boleh dilakukan selamainspeksi8.mengetahui bagaimana evaluasi terhadap laporan hasil inspeksi
BAB IIPENYELENGGARAAN INSPEKSIA. Dasar Hukum Inspeksi
Dasar hukum dalam pelaksanaan inspeksi dicantumkan pada:1.Undang-Undang No.10 tahun 1997 tentang ketenaganukliran, pasal20 yang menyatakan:a.Inspeksi terhadap Instalasi Nuklir dan Instalasi yang memanfaatkanradiasi pengion dilaksanakan oleh Badan Pengawas dalam rangka
 
pengawasan terhadap ditaatinya syarat-syarat dalam perizinan danperaturan perundangan di bidang keselamatan nuklir.b.Inspeksi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilaksanakan olehinspektur yang diangkat dan diberhentikan oleh Badan Pengawas.c.Inspeksi sebagaiman dimaksud pada ayat (1) dilaksanakan secaraberkala dan sewaktu-waktu.2.Peraturan Pemerintah No.64 Tahun 2000 tentang PerizinanPemanfaatan Tenaga Nuklir, Bab V tentang Inspeksi, pada pasal 12yang menyatakan:a.Badan Pengawas melakukan inspeksi terhadap instalasi untukmengetahui dipenuhinya peraturan dan atau persyaratan izin dalampemanfaatan tenaga nuklir.b.Inspeksi dilakukan oleh inspektur keselamatan nuklir yang diangkatdan diberhentikan oleh Badan Pengawas.
c.
Inspeksi dilakukan secara berkala atau sewaktu-waktu, dengan atautanpa pemberitahuan.Ada beberapa persyaratan penting untuk menjamin keberhasilandalam pelaksanaan inspeksi yaitu kemampuan inspektur dalampenguasaan peraturan perundang-undangan khususnya tentangketenaganukliran dan pengetahuan serta pengenalan terhadap teknologidan sistem keselamatan dari peralatan atau obyek yang diinspeksi. Tanpapenguasaan mengenai kedua hal tersebut, tidaklah optimal hasil yangakan didapatkan. Selain itu inspektur diharapkan menguasai tentangstrategi dan teknik inspeksi itu sendiri.
B Dokumentasi
Dokumentasi adalah kegiatan yang berhubungan denganpengelolaan dokumen dan rekaman. Sedangkan pengertian dokumen danrekaman adalah:
1.
Dokumen adalah: Instruksi (dalam bentuk tertulis maupun audiovisual) yang menyatakan alasan (
why 
) dan cara (
how
) suatu pekerjaandilakukan. Dokumen dapat bersifat internal (dibuat oleh PengusahaInstalasi), maupun ekternal (diadopsi dari institusi lain):
a.
Contoh dokumen internal: Program jaminan mutu (PJM) atau;program proteksi radiasi; program rencana penanggulangankeadaan darurat atau program kesiapsiagaan nuklir; prosedurmanajemen maupun teknis; juklak, juknis ataupun instruksi kerja;gambar dan bagan; form kosong; dsb. Dokumen internal padaumumnya merupakan jenis dokumen yang secara terus menerusperlu diubah sehingga dokumen seperti itu disebut sebagai
livingdocuments
.b.Contoh dokumen eksternal: Peraturan perundang-undangan;prosedur, gambar dan manual peralatan yang dibuat oleh pabrikan,surat-menyurat, dsb.
 
2.Rekaman adalah: Data atau informasi (dalam bentuk tertulismaupun audio visual) yang didapat setelah suatu pekerjaan dilakukan.Contoh: Logbook operasi dan pemeliharaan, data hasil pemantauanradiasi dan lingkungan, inventarisasi sumber, data peralatan proteksiradiasi yang dimiliki, data pekerja radiasi, kartu kesehatan dan kartudosis, rekaman audio/video data, laporan kegiatan, berita acarapemeriksaan, surat menyurat kepada BAPETEN dan instansi terkaitlainnya dsb.Dokumen dan rekaman yang diperiksa selama inspeksi padaumumnya ditentukan oleh Unit Kerja inspeksi yang menentukan cakupaninspeksi yang akan dilaksanakan. Apabila unit kerja tidak menentukancakupan, maka lingkup pemeriksaan dokumen dan rekaman biasanyaditentukan oleh ketua tim inspeksi berdasarkan dan mengacu formulirisian hasil inspeksi (FIHI).Untuk inspeksi safeguards, dokumen yang diperiksa biasanyameliputi:a. Buku besar (
general ledger 
) dan buku kecil (
subsidiary ledger 
);b. IMT (
internal material transfer 
);c. ICR (
inventory change report 
);d. DIQ (
design information questionaire
);e. MBR (material balance report); dll.
C. Tujuan Inspeksi
.Inspeksi adalah suatu proses untuk memastikan bahwa pemegangizin melaksanakan pemanfaatan tenaga nuklir secara selamat (safe) danaman (secure). Tujuan Inspeksi adalah suatu proses yang dilakukan untukmemastikan bahwa:1.Pemegang izin memenuhi semua ketentuan/ peraturanperundangan dan kondisi izin.2.Fasilitas, peralatan dan kinerjanya memenuhi persyaratan/ standartertentu.3.Personil memenuhi kompetensi yang sesuai.4.Pemenuhan terhadap kekurangan persyaratan dan penyimpangantelah ditindaklanjuti.5.Batasan Kondisi Operasi atau dokumen internal lain (Prosedur kerja,LAK, PJK, RPKD, dan lain-lain) yang menjamin keselamatan dankeamanan tidak dilanggar.
D. Tugas dan wewenang Inspektur Keselamatan Nuklir
1.Menurut pasal 13 PP 64 tahun 2000, tugas dan wewenang inspekturadalah:

Activity (8)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Hendrik Voice liked this
Daniel Pasaribu liked this
semputra liked this
Nerro Fitri liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->