1
FUNGSI DAN KELAINAN KELENJAR TIROIDPENDAHULUAN
Pertumbuhan dan fungsi dari kelenjar tiroid paling sedikit dikendalikanempat mekanisme : yaitu sumbu hipotalamus-hipofisis-tiroid klasik, di manahormon pelepas-tirotropin hipotalamus (TRH) merangsang sintesis danpelepasan dari hormon perangsang-tiroid hipofisis anterior (TSH), yangkemudian pada gilirannya merangsang sekresi hormon dan pertumbuhan olehkelenjar tiroid; kemudian deiodininase hipofisis dan perifer, yangmemodifikasi efek dari T4 dan T3; autoregulasi dari sintesis hormon olehkelenjar tiroid sendiri dalam hubungannya dengan suplai iodinnya; danstimulasi atau inhibisi dari fungsi tiroid oleh autoantibodi reseptor TSH .Pengelolaan kelainan kelenjar tiroid dilakukan dengan melakukan ujikadar hormon TSH dan tiroksin bebas, didasari atas patofisiologi yang terjadi,sehingga akan didapatkan pengelolaan menyeluruh.Diagnosis dari penyakit tiroidtelah banyak disederhanakan dengandikembangkannya assay yang peka untuk TSH dan tiroksin bebas. Suatupeningkatan TSH dan tiroksin bebas yang rendah menetapkan diagnosis darihipotiroidisme, dan TSH yang tersupresi dan FT
4
yang meningkat menetapkandiagnosis dari hipertiroidisme.
STRUKTUR DARI HORMON TIROID
Hormon tiroid unik karena mengandung 59-65% unsur iodin. Struktur darihormon ini, T4 dan T3, diperlihatkan dalam Gambar 1. Tironin yang diiodinisasiditurunkan dari iodinisasi cincin fenolik dari residu tirosin dalam tiroglobulinmembentuk mono- dan diiodotirosin, yang digabungkan membentuk T3 atau T4
(1,2) .
Disampaikan pada pertemuan
F
ertilitas
E
ndokrinologi
R
eproduksi bagian Obstetri danGinekologi RSHS/FKUP Bandung, tanggal 01 Juni 2005