Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
8Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Bab II Yg Udh Diedit Repaired)

Bab II Yg Udh Diedit Repaired)

Ratings: (0)|Views: 339 |Likes:
Published by Ismail Andi Baso

More info:

Published by: Ismail Andi Baso on Jul 30, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/13/2013

pdf

text

original

 
BAB IITINJAUAN PUSTAKAA.Status Gizi1.Pengertian Status Gizi
Status gizi adalah suatu keadaan tubuh yang diakibatkan olehkeseimbangan antara asupan zat gizi dengan kebutuhan.Keseimbangan tersebut dapat dilihat dari variabel pertumbuhan, yaituberat badan, tinggi badan/panjang badan, lingkar kepala, lingkalengan, dan panjang tungkai (Gibson, 1990). Jika keseimbangan taditerganggu, misalnya pengeluaran energi dan protein lebih banyakdibandingkan pemasukan maka akan terjadi kekurangan energiprotein, dan jika berlangsung lama akan timbul masalah yang dikenaldengan KEP berat atau gizi buruk (Depkes RI, 2000).Status gizi dipengaruhi oleh konsumsi makanan dan penggunaanzat-zat gizi di dalam tubuh. Bila tubuh memperoleh cukup zat-zat gizidan digunakan secara efisien akan tercapai status gizi optimal yangmemungkinkan pertumbuhan fisik, perkembangan otak, kemampuankerja dan kesehatan secara umum pada tingkat setinggi mungkin(Almatsir, 2001).
2.Penilaian Status Gizi
Untuk menentukan status gizi seseorang atau kelompok populasidilakukan dengan interpretasi informasi dari hasil beberapa metode
 
penilaian status gizi yaitu: penilaian konsumsi makanan, antropometri,laboratorium/biokimia dan klinis (Gibson, 2005). Diantara beberapametode tersebut, pengukuran antropometri adalah relatif palingsederhana dan banyak dilakukan (Soekirman, 2000). Dalamantropometri dapat dilakukan beberapa macam pengukuran yaitupengukuran berat badan (BB), tinggi badan (TB) dan lingkar lenganatas (LILA). Dari beberapa pengukuran tersebut BB, TB dan LILAsesuai dengan umur adalah yang paling sering digunakan untuksurvey sedangkan untuk perorangan, keluarga, pengukuran BB danTB atau panjang badan (PB) adalah yang paling dikenal. (Soekirman,2000)Melalui pengukuran antropometri, status gizi anak dapatditentukan apakah anak tersebut tergolong status gizi baik, kurangatau buruk. Untuk hal tersebut maka berat badan dan tinggi badanhasil pengukuran dibandingkan dengan suatu standar internasionalyang dikeluarkan oleh WHO. Status gizi tidak hanya diketahui denganmengukur BB atau TB sesuai dengan umur secara sendiri-sendiri,tetapi juga merupakan kombinasi antara ketiganya. Masing-masingindikator mempunyai makna sendiri-sendiri. Indikator BB/Umenunjukkan secara sensitif status gizi saat ini (saat diukur) karenamudah berubah, namun tidak spesifik karena berat badan selaindipengaruhi oleh umur juga dipengaruhi oleh tinggi badan. Indikator inidapat dengan mudah dan cepat dimengerti oleh masyarakat umum,
 
sensitif untuk melihat perubahan status gizi dalam jangka waktupendek; dan dapat mendeteksi kegemukan.Indikator TB/U dapat menggambarkan status gizi masa lampauatau masalah gizi kronis. Seseorang yang pendek kemungkinankeadaan gizi masa lalu tidak baik. Berbeda dengan berat badan yangdapat diperbaiki dalam waktu singkat, baik pada anak maupundewasa, maka tinggi badan pada usia dewasa tidak dapat lagidinormalkan. Pada anak Balita kemungkinkan untuk mengejar pertumbuhan tinggi badan optimal masih bisa sedangkan anak usiasekolah sampai remaja kemungkinan untuk mengejar pertumbuhantinggi badan masih bisa tetapi kecil kemungkinan untuk mengejapertumbuhan optimal. Dalam keadaan normal tinggi badan tumbuhbersamaan dengan bertambahnya umur. Pertambahan TB relatikurang sensitif terhadap kurang gizi dalam waktu singkat. Pengaruhkurang gizi terhadap pertumbuhan TB baru terlihat dalam waktu yangcukup lama. Indikator ini juga dapat dijadikan indikator keadaan sosialekonomi penduduk (Soekirman, 2000).Indikator BB/TB merupakan pengukuran antropometri yangterbaik karena dapat menggambarkan secara sensitif dan spesifikstatus gizi saat ini atau masalah gizi akut. Berat badan berkorelasilinier dengan tinggi badan, artinya dalam keadaan normalperkembangan berat badan akan mengikuti pertambahan tinggi badanpada percepatan tertentu. Dengan demikian berat badan yang normal

Activity (8)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Alfia UcHie liked this
Akbar Nur Gani liked this
Sarah Nabila liked this
BlessmaRia InJc liked this
아이닠텓 liked this
Yuzana Tiarasia liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->