Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword or section
Like this
23Activity
P. 1
KTI NOV 24 Repaired)

KTI NOV 24 Repaired)

Ratings: (0)|Views: 1,177 |Likes:
Published by z4k412i4

More info:

Published by: z4k412i4 on Aug 02, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/23/2013

pdf

text

original

 
BAB IPENDAHULUAN1.1. Latar Belakang
Rinosinusitis telah dikenal luas oleh masyarakat awam dan merupakan salahsatu penyakit yang sering dikeluhkan dengan berbagai tingkatan gejala klinik.Hidung dan sinus paranasal merupakan bagian dari sistem pernafasan sehinggainfeksi yang menyerang bronkus, paru dapat juga menyerang hidung dan sinus paranasal (Purnaman dan Rifki, 1990).Rinosinusitis adalah penyakit peradangan mukosa yang melapisi hidung dansinus paranasalis (PERHATI, 2001). Rinosinusitis ini merupakan inflamasi yangsering ditemukan dan akan terus meningkat prevalensinya. Rinosinusitis dapatmengakibatkan gangguan kualitas hidup, sehingga penting bagi dokter umum ataudokter spesialis lain untuk memiliki pengetahuan yang baik mengenai definisi,gejala dan metode diagnosis dari penyakit rinosinusitis ini (Roos, 1999).Rinosinusitis ini sendiri di klasifikasikan dalam 3 kriteria, yaitu rinosinusitis akut,rinosinusitis subakut dan rinosinusitis kronis.Data dari DEPKES RI tahun 2003 menyebutkan bahwa penyakit hidung dansinus berada pada urutan ke-25 dari 50 pola penyakit peringkat utama atau sekita102.817 penderita rawat jalan di rumah sakit.
 
Survei Kesehatan Indera Penglihatandan Pendengaran 1996 yang diadakan oleh Binkesmas bekerja sama denganPERHATI dan Bagian THT RSCM mendapatkan data penyakit hidung dari 7 propinsi. Data dari Divisi Rinologi Departemen THT RSCM Januari-Agustus1
 
2005 menyebutkan jumlah pasien rinologi pada kurun waktu tersebut adalah 435 pasien, 69%nya adalah sinusitis. Dari jumlah tersebut 30% mempunyai indikasioperasi BSEF (Bedah sinus endoskopik fungsional). Karena berbagai kendala dari jumlah ini hanya 60%nya (53 kasus) yang dilakukan operasi. Di Bagian THT RSDr. Wahidin Sudirohusodo Makasar, dilaporkan tindakan BSEF pada periodeJanuari 2005-Juli 2006 adalah 21 kasus atas indikasi rinoinusitis, 33 kasus pada polip hidung disertai rinosinusitis dan 30 kasus BSEF disertai dengan tindakanseptum koreksi atas indikasi rinosinusitis dan septum deviasi.Sinusitis pada anak lebih banyak ditemukan karena anak-anak mengalamiinfeksi saluran nafas atas 6 – 8 kali per tahun dan diperkirakan 5%– 10% infeksisaluran nafas atas akan menimbulkan sinusitis.Menurut Rachelevsky 1994, 37%anak dengan rinosinusitis kronis didapatkan tes alergi positif sedangkan Van der Veken dkk 1997 mendapatkan tidak ada perbedaan insiden penyakit sinus pada pasien atopik dan bukan atopik.
 
Menurut Takahasi dan Tsuttumi 1990 sinusitissering di jumpai pada umur 6-11 tahun. Sedangkan menurut Gray 1995 terbanyak di jumpai pada anak umur 5-8 tahun dan mencapai puncak pada umur 6-7 tahun.Saat ini di RSUP NTB belum dilakukan studi epidemiologi mengenai data pasti dari kasus rinosinusitis, padahal rinosinusitis salah satu penyakit yang seringdijumpai di poli THT RSUP NTB, sehingga sangat diperlukan data yang akuratuntuk mengetahui angka kejadian rinosinusitis, termasuk karaktristik subjek  berdasarkan usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, jenis pekerjaan, keluhanutama dan faktor predisposisi dari rinosinusitis.2
 
Dari uraian diatas dengan berbagai hal yang melatarbelakanginya, maka penulis bermaksud mengangkat judul ”
Angka Kejadian Rinosinusitis di PoliTHT RSUP NTB Periode 1 Januari - 31 Desember 2009
”. Di NTB khususnyaRSUP NTB yang merupakan pusat rujukan dari berbagai kabupaten/kodya di NTB,
1.2.Rumusan Masalah
Bagaimanakah angka kejadian rinosinusitis akut yang yang terjadi di bagian Poli THT RSUP NTB periode 1 Januari – 31 Desember 2009?
1. 3. Tujuan Penelitian1.3.1. Tujuan umum
Mengetahui angka kejadian rinosinusitis yang terjadi di bagian poli THT RSUP NTB periode 1 Januari – 31 Desember 2007.
1.3.2.Tujuan Khusus
1.Mengetahui rentang usia pasien rinosinusitis.2.Mengetahui jenis kelamin pasien rinosinusitis.3.Mengetahui tingkat pendidikan terakhir pasien rinosinusitis.4.Mengetahui jenis pekerjaan pasien rinosinusitis.5.Mengetahui keluhan utama pasien rinosinusitis.6.Mengetahui faktor predisposisi pasien rinosinusitis.3

Activity (23)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
nuryant1 liked this
Resa Putra liked this
Jhen Kenneth Zeb liked this
nuryant1 liked this
Dian Wahyunita liked this
Lia Leu liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->