Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
3Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Resume Inteligensi Kreativitas Dan Bakat

Resume Inteligensi Kreativitas Dan Bakat

Ratings: (0)|Views: 119 |Likes:
Published by Sugi Arti

More info:

Published by: Sugi Arti on Aug 03, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/14/2013

pdf

text

original

 
RESUME DISKUSI KELOMPOK INTELIGENSI, KREATIFITAS DANINTELIGENSI, KREATIFITAS DAN KEBERBAKATANKEBERBAKATAN
Mata Kuliah : Psikologi PendidikanMata Kuliah : Psikologi Pendidikan
DOSEN :DR. AWALUDDIN TJALLA KELOMPOK I :Nur Fadli Hazhar FachrialNur Ahmad SoimFirda Melaty HervaPASCASARJANA UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA TAHUN 2010
 
RESUMEINTELIGENSI, KREATIVITAS DAN KEBERBAKATANDosen : Dr. Awaluddin Tjala
Oleh Kelompok I: Nur Fadli Hazhar Fachrial Nur Ahmad SoimFirda Melaty Herva
I.INTELLIGENSI
A.
Pengertian Intelligen Menurut Beberapa Ahli
Inteligensi berasal dari bahasa Latin
intelligentia
, yang berarti kekuatan akalmanusia. Seringkali mengartikan ini sebagai kecerdasan, kepintaran, ataupunkemampuan untuk memecahkan problem yang dihadapinya. Awal teori inidikemukakan oleh Charles Spearman (1904) dengan teori
Two Factors
”-nya.Menurut pendapatnya bahwa inteligensi terdiri dari kemampuan umum yang diberikode “
 g 
(
 genaral factor 
) dan kemampuan khusus yang diberi kode “
 s
(
 specific factor 
).
Menurut Alfred Binet
(1857-1911) & Theodore Simon, inteligensi terdiri dari tigakomponen, yaitu kemampuan untuk mengarahkan pikiran atau tindakan, kemampuanuntuk mengubah arah tindakan bila tindakan itu telah dilaksanakan, dan kemampuanuntuk mengkritik diri sendiri (autocriticism).
Edward Lee Thorndike
(1874-1949) pada tahun 1913 mendefinisikan inteligensisebagai kemampuan dalam memberikan respon yang baik dari pandangan kebenaranatau fakta.
Baldwin
pada tahun 1901 mendefinisikan inteligensi sebagai daya atau kemampuanuntuk memahami.
Lewis Madison Terman
pada tahun 1916 mendefinisikan inteligensi sebagaikemampuan seseorang untuk berpikir secara abstrak.
George D. Stoddard
pada tahun 1941 mendefinisikan inteligensi sebagaikemampuan untuk memahami masalah-masalah yang bercirikan mengandungkesukaran, kompleks, abstrak, ekonomis, diarahkan pada suatu tujuan, mempunyainilai sosial, dan berasal dari sumbernya.
Selanjutnya,
 
Thurstone
(1938) mengemukakan teori “
 Primary Mental Abilities
”, bahwa inteligensi merupakan penjelmaan dari kemampuan primer, yaitu : (1)kemampuan berbahasa (
verbal comprehension
); (2) kemampuan mengingat(
memory
); (3) kemampuan nalar atau berfikir (
reasoning 
); (4) kemampuan tilikanruangan (
 spatial factor 
); (5) kemampuan bilangan (
numerical ability
); (6)
 
kemampuan menggunakan kata-kata (
word fluency
); dan (7) kemampuan mengamatidengan cepat dan cermat (
 perceptual speed 
).
Sementara itu, J.P. Guilford
mengemukakan bahwa inteligensi dapat dilihat daritiga kategori dasar atau “
 faces of intellect 
”, yaitu:a.Operasi Mental (Proses Befikir)1.Cognition2.Memory Retention3.Memory Recording4.Divergent5.Convergent Production.6.Evaluation b. Content (Isi yang Dipikirkan)1.Visual2.Auditory.3.Word Meaning4.Symbolic5.Behavioral.c. Product (Hasil Berfikir)1.Unit2.Kelas3.Relasi4.Sistem5.Transformasi6.ImplikasiSecara garis besar dapat disimpulkan bahwa inteligensi adalah suatukemampuan mental yang melibatkan proses berpikir secara rasional. Oleh karena itu,inteligensi tidak dapat diamati secara langsung, melainkan harus disimpulkan dari berbagai tindakan nyata yang merupakan manifestasi dari proses berpikir rasional itu.
B.Faktor-faktor yang mempengaruhi inteligensiFaktor bawaan atau keturunan
Penelitian membuktikan bahwa korelasi nilai tes IQ dari satu keluarga sekitar 0,50. sedangkan di antara 2 anak kembar, korelasi nilai tes Iqnya sangat tinggi, sekitar 0,90. Bukti lainnya adalah pada anak yang di adopsi. IQ mereka berkorelasi antara

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->