ruangan di daerah fundus.6Fianu dan Vaclavinkova (1978) menemukan prevalensi lebih tinggi pada implantasi plasentadi daerah kornual-fundal pada letak lintang (73 %) dari presentasi vertex (5 %) dengansonografi. Frekuensi terjadinya letak sungsang juga meningkat dengan adanya plesenta previa, tetapi hanya sejumlah kecil letak sungsang yang berhubungan dengan plasenta previa.Tidak ada hubungan yang kuat antara letak sungsang dengan pelvis yang menyempit(panggul sempit).1
Diagnosis
Diagnosis letak sungsang pada umumnya tidak sulit. Pada pemeriksaan luar, di bagian bawahuterus tidak dapat diraba bagian yang keras dan bulat, yakni kepala, dan kepala teraba difundus uteri. Kadang-kadang bokong janin teraba bulat dan dapat memberi kesan seolah-olahkepala, tetapi bokong tidak dapat digerakkan semudah kepala. Seringkali wanita tersebutmenyatakan bahwa kehamilannya terasa lain daripada kehamilannya yang terdahulu, karenaterasa penuh di bagian atas dan gerakan terasa lebih banyak di bagian bawah. Denyut jantung janin pada umumnya ditemukan setinggi atau sedikit lebih tinggi daripada umbilikus. 6Apabila diagnosis letak sungsang dengan pemeriksaan luar tidak dapat dibuat, karenamisalnya dinding perut tebal, uterus mudah berkontraksi atau banyaknya air ketuban, makadiagnosis ditegakkan berdasarkan pemeriksaan dalam. Apabila masih ada keragu-raguan,harus dipertimbangkan untuk melakukan pemeriksaan ultrasonografik atau M.R.I. ( MagneticResonance Imaging ). 6Setelah ketuban pecah, dapat diraba lebih jelas adanya bokong yang ditandai dengan adanyasakrum, kedua tuber ossis iskii, dan anus. Bila dapat diraba kaki, maka harus dibedakandengan tangan. Pada kaki terdapat tumit, sedangkan pada tangan ditemukan ibu jari yangletaknya tidak sejajar dengan jari-jari lain dan panjang jari kurang lebih sama dengan panjangtelapak tangan. Pada persalinan lama, bokong janin mengalami edema, sehingga kadang-kadang sulit untuk membedakan bokong dengan muka. 6Pemeriksaan yang teliti dapat membedakan bokong dengan muka karena jari yang akandimasukkan ke dalam anus mengalami rintangan otot, sedangkan jari yang dimasukkan kedalam mulut akan meraba tulang rahang dan alveola tanpa ada hambatan. Pada presentasi bokong kaki sempurna, kedua kaki dapat diraba disamping bokong, sedangkan pada presentasi bokong kaki tidak sempurna, hanya teraba satu kaki di samping bokong.1,6
Penatalaksanaan Dalam kehamilan
Mengingat bahaya-bahayanya, sebaiknya persalinan dalam letak sungsang dihindarkan.Untuk itu bila pada waktu pemeriksaan antenatal dijumpai letak sungsang, terutama pada primigravida, hendaknya diusahakan melakukan versi luar menjadi presentasi kepala. Versiluar sebaiknya dilakukan pada kehamilan antara 34 dan 38 minggu. Pada umumnya versi luar sebelum minggu ke-34 belum perlu dilakukan, karena kemungkinan besar janin masih dapatmemutar sendiri, sedangkan setelah minggu ke-38 versi luar sulit untuk berhasil karena janinsudah besar dan jumlah air ketuban relatif berkurang. 6Sebelum melakukan versi luar, diagnosis letak janin harus pasti, sedangkan denyut jantung janin harus baik. Apabila bokong sudah turun, bokong harus dikeluarkan lebih dahulu darirongga panggul, tindakan ini dilakukan dengan meletakkan jari-jari kedua tangan penolong pada perut ibu bagian bawah untuk mengangkat bokong janin. Kalau bokong tidak dapatdikeluarkan dari panggul, usaha untuk melakukan versi luar tidak ada gunanya. Setelah bokong keluar dari panggul, bokong ditahan dengan satu tangan, sedang tangan yang lainmendorong kepala ke bawah sedemikian rupa, sehingga fleksi tubuh bertambah. 6Selanjutnya kedua tangan bekerjasama untuk melaksanakan putaran janin untuk menjadi presentasi kepala. Selama versi dilakukan dan setelah versi berhasil denyut jantung janinharus selalu diawasi. Sesudah janin berada keadaan presentasi kepala, kepala didorong masuk ke rongga panggul. Versi luar hendaknya dilakukan dengan kekuatan yang ringan tanpamengadakan paksaan. Versi luar tidak ada gunanya dicoba bila air ketuban terlalu sedikit,