Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
7Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Manfaat Mempelajari Psikologi Belajar

Manfaat Mempelajari Psikologi Belajar

Ratings: (0)|Views: 1,565|Likes:
Published by bippp

More info:

Published by: bippp on Aug 06, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

06/28/2013

pdf

text

original

 
METODE PENELITIAN PSIKOLOGI BELAJAR DANMANFAAT MEMPELAJARI PSIKOLOGI BELAJAR
A.PENDAHULUAN
Dalam lingkup yang lebih khusus, terutama dalam kontekskelas, psikologi belajar atau psikologi pembelajaran banyakmemusatkan perhatiannya pada psikologi dan pembelajaran.Fokusnya adalah aspek aspek psikologis dalam aktivitaspembelajara, sehingga dapat diciptakan suatu proses pembelajaranyang efektif. Upaya tersebut, dapat dilakukan dengan mewujudkanprilaku mengajar yanfg efektif pada guru, dan mewujudkan prilakubelajar pada siswa yang terakait dengan proses embelajaran.Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa psikologi belajarmempunyai peranan besar dalam proses pembelajaran khususnyabagi kita sebagai calon guru pendidikan agama Islam. Maka, dalammakalah inipun mengangkat masalah metode penelitian psikologibelajar dan manfaat mempelajari psikologi belajar yangberhubungan langsung dengan pendidikan agama Islam.
B.METODE PENELITIAN PSIKOLOGI BELAJAR
Secara singkat dan umum, metode sering dipahami sebagaicara atau jalan yag ditempuh seseorang dalam melakukan suatukegiatan berkaitan dengan pikologi belajar, metode tertentudipakai untuk mengumpulkan berbagai data dan informasi pentingyag bersifat psikologis dan berkaita dengan proses pembelajaran.
1
1
Drs. Tohirin, M.S., M. Pd.Psikologi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam, ( Jakarta, RajawaliPress,2005 ). Hal.21
1
 
Riset riset psikologis berkenaan dengan pembelajaranpendidikan agama Islam, memanfaatkan metode tertentu, seperti :
2 
(1) eksperimen, (2) kuesioner, (3) studi kasus, (4) penyelidikanklinis, (5) obsevasi naturalistic.
1.Metode Eksperimen
Pada porinsipnya, metode eksperimen merupakanserangkaian percobaan yang di lakukan eksperimenter di dalamlaboratorium atau ruangan tertentu. Teknik pelakasanaannyadengan menyesuaikan data yang akan diangkat, seperti, datapendengaran siswa, pengelihatab siswa dan gerak mata siswaketika sedang membaca. Selain itu, eksperimen dapat puladignakan untuk mengukur kecepatan bereaksi peserta didikterhadap stimulus tertentu dalam proses belajar
.
Metodeeksperimen lebih utama digunakan dalam risetnya, hal ini karena,data dan informasi yng dihimpun lebih bersifat definitive ( pasti )dan llebih ilmiaH. Yang perlu diperhatikan oleh eksperimenter adalah sikapsubjektivitas dari subjek yang diteliti. Untuk mengantisipasimunculnya sikap subjektivitas dari subjek yang diteliti, rancanganeksperimen biasanya dibuat sedemikian rupa, sehingga seluruhunsure penelitian termasuk penggunaan laboratorium dan subjekyng akan benar – benar diteliti benar – benar memenuhi syaratpenelitian eksperimental.Dalam metode eksperimen, objek yang akan diteliti di bagikedalam dua kelompok, yaitu (1) kelompok percobaan (
eksperimental group
), dan (2) kelompok pembanding (
controlgroup
). Kelompok percobaan terdiri atas sejumlah orang yang
2
Ibid., …hal.22-27
2
 
tingakah lakunya diteliti dengan mendapat perlakuan khusus sesuaidengan data yang akan dihimpun. Kelompok pembanding, jugaterdri atas objek dan jumlah katagorinya sama dengan kelompokpercobaan, tetapi perilakunya tidak diteliti. Setelah itu data yangberasal dari kelompok percobaan dengan kelompok pembanding.Langkah selanjutnya, adalah melakukan analisis, enafsiran, danmenyimpulkan dengan dibantu dengan statistic tertentu.
2.Metode Kuesioner
Metode ini, lebih banyak menggunakan sample yang biasdijangkau disamping unit cost setiap responden lebih murah.Contoh data yang yang dapat dikumpulkan atau dihimpun denganmetode ini adalah : (1) karkteristik pribadi siswa seperti jeniskelamin, usia dan lain sebagainya, (2) latar belakang siswa, (3)perhatian, minat, da bakat siswa pada mata pelajaran tertenru, (4)factor factor pendorong dan penghambat siswa dalam mengikutimata pelajaran tertentu, (5) aplikasi mata pelajaran tertentu dalamkehidupan sehari hari, (6) pengaruh aplikasi mata pelajarantertentu dalam kehidupan sehari – hari.Metode kuesioner, sering disebbut metode surat- menyurat
( mail survey)
, karena dalam pelaksanan peyebaran danperngembaliannya sering dikirim ked an dari responden melalui jasa pos atau email.
3.
Metode Studi Kasus ( Case Study )
Metode Studi Kasus atau
Case Study 
merupakan metodepenelitin yang digunakan untuk memperoleh sebuah gambaran
3

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->