Welcome to Scribd. Sign in or start your free trial to enjoy unlimited e-books, audiobooks & documents.Find out more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
15Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Rangkuman ekologi

Rangkuman ekologi

Ratings: (0)|Views: 851|Likes:
Published by MUHAMMAD RAMLI

More info:

Published by: MUHAMMAD RAMLI on Aug 08, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/10/2013

pdf

text

original

 
MODUL 1Sejarah, Ruang Lingkup Ekologi, dan EkosistemKegiatan Belajar 1: Sejarah dan Ruang Lingkup EkologiRangkuman
Istilah ekologi berasal dari kata dalam bahasa Yunani, yaitu Oikos dan Logos. Istilah inimula-mula diperkenalkan oleh Ernst Haeckel pada tahun 1869, tetapi jauh sebelumnyastudi dalam bidang-bidang yang sekarang termasuk dalam ruang lingkup ekologi telahdilakukan oleh banyak pakar.Ekologi merupakan cabang dari ilmu biologi dan merupakan bagian dasar dari ilmu biologi. Ruang lingkup ekologi meliputi populasi, komunitas, ekosistem dan biosfer.Studi ekologi kita kelompokkan menjadi 2, yaitu autekologi dan sinekologi.Ekologi berkembang bersamaan dengan perkembangan ilmu dan teknologi yang tingkat perkembangannya tidak lepas dari perkembangan ilmu yang lain, misalnya perkembangan ilmu komputer yang sangat membantu perkembangan ilmu ekologi dalammenelusuri segala aspeknya secara lebih mendalam. Penggunaan model-modelmatematika dalam ekologi menunjukkan bahwa ekologi tidak lepas dari perkembanganmatematika dan ilmu komputer.
Kegiatan Belajar 2: EkosistemRangkuman
Ekosistem merupakan satuan fungsional dasar yang menyangkut proses interaksiorganisme hidup dengan lingkungan mereka. Istilah tersebut pada mulanya diperkenalkanoleh A.G. Tansley pada tahun 1935. Sebelumnya telah digunakan istilah-istilah lain, yaitu biocoenosis, dan mikrokosmos.Setiap ekosistem memiliki enam komponen, yaitu produsen, makrokonsumen,mikrokonsumen, bahan anorganik, bahan organik, dan kisaran iklim. Perbedaan antarasatu ekosistem dengan ekosistem lainnya hanya pada unsur-unsur penyusun masing-masing komponen tersebut. Masing-masing komponen ekosistem mempunyai peranandan mereka saling terkait dalam melaksanakan proses-proses dalam ekosistem. Proses- proses dalam ekosistem meliputi aliran energi, rantai makanan, pola keanekaragaman,siklus materi, perkembangan, dan pengendalian.Daerah Aliran Sungai (DAS) dari suatu badan air, akan menentukan stabilitas dan prosesmetabolisme yang berlangsung di dalam badan air tersebut. Pengelolaan badan air harusmenyertakan pengelolaan daerah aliran sungainya.Setiap ekosistem mampu mengendalikan dirinya sendiri, dan mampu menangkal setiapgangguan terhadapnya, kemampuan ini disebut Homeostasis, tetapi kemampuan ini ada batasnya. Bilamana batas kemampuan tersebut dilampaui, ekosistem akan mengalamigangguan. Pencemaran lingkungan merupakan salah satu bentuk gangguan ekosistemakibat terlampauinya kemampuan homeostatis.
liye.abot@gmail.com
 
Kegiatan Belajar 3: Aliran Energi dan Daur MateriRangkuman
Dikenal adanya dua hukum termodinamika, yaitu 1) energi tidak dapat diciptakan ataudimusnahkan, dan energi dapat berubah bentuk, 2) perubahan bentuk penggunaan energitidak pernah terjadi secara 100% efisien.Aliran energi dalam alam semesta atau ekosistem tunduk kepada hukum-hukumtermodinamika tersebut. Dengan proses fotosintesis energi cahaya matahari ditangkapoleh tumbuhan, dan diubah menjadi energi kimia atau makanan yang disimpan di dalamtubuh tumbuhan.Proses aliran energi berlangsung melalui proses rantai makanan. Tumbuhan dimakan olehherbivora. Dengan demikian, energi makanan dari tumbuhan mengalir masuk ke tubuhherbivora masuk ke tubuh karnivora.Di alam, rantai makanan tidak sederhana, tetapi ada banyak, satu dengan yang lain salingterkait atau berhubungan sehingga membentuk jaring-jaring makanan. Organisme-organisme yang memperoleh energi makanan dari tumbuhan dengan jumlah langkahyang sama dimasukkan ke dalam aras tropik yang sama. Makin tinggi aras tropiknyamaka makin tinggi pula efisiensi ekologinya.
Kegiatan Belajar 4: Rantai Makanan dan ProduktivitasRangkuman
Di dalam suatu ekosistem alami bentuk rantai makanan tidaklah sederhana, di manaterdapat banyak simpul rantai makanan yang satu dengan yang lainnya saling terkait atau berhubungan sehingga membentuk jaring-jaring makanan.Organisme yang memperoleh energi melalui makanan dari tumbuhan dengan jumlahlangkah yang sama dapat dimasukkan ke dalam aras tropik yang sama. Semakin tinggi posisi organisme pada aras tropiknya maka semakin tinggi pula efisiensi ekologinya.Produktivitas primer merupakan laju penambatan energi yang dilakukan oleh produsen.Produktivitas primer dibedakan atas produktivitas primer kasar (bruto) yang merupakanhasil asimilasi total, dan produktivitas primer bersih (neto) yang merupakan penyimpananenergi di dalam jaringan tubuh tumbuhan. Produktivitas primer bersih ini juga adalah produktivitas kasar dikurangi dengan energi yang digunakan untuk respirasi.Produktivitas sekunder merupakan laju penambatan energi yang dilakukan olehkonsumen. Pada produktivitas sekunder tidak dibedakan atas produktivitas kasar dan bersih. Produktivitas sekunder pada dasarnya adalah asimilasi pada aras atau tingkatankonsumen.Laju produktivitas akan tinggi bila mana faktor-faktor lingkungan cocok atau optimal.Pemberian bantuan energi dari luar atau subsidi energi dapat meningkatkan produktivitas.Subsidi energi banyak dilakukan oleh manusia terhadap ekosistem pertanian yang berupa:
liye.abot@gmail.com
 
 pemberian pupuk, irigasi, pengendalian hama dan pengolahan tanah. Subsidi energi jugadapat terjadi secara alami, hujan di daratan, angin, dan lain-lain.Produktivitas atau produksi berbeda dengan hasil panen. Produksi pada pertaniansebetulnya adalah panen. Hasil panen adalah hasil bagian dari produktivitas primer bersihyang diambil atau dimanfaatkan oleh manusia. Pada dasarnya alam akan memaksimalkan produktivitas bersih sehingga manusia dapat memaksimalkan hasil panen. Manusia jugamemerlukan produktivitas sekunder. Dengan produktivitas sekunder, manusia dapatmemperoleh hasil panen berupa; daging, telur, atau susu.Pengukuran produktivitas primer pada umumnya didasarkan pada reaksi fotosintesis.Beberapa metode pengukuran produktivitas primer adalah metode panen yang cocok untuk ekosistem pertanian, pengukuran oksigen, misalnya dengan botol gelap dan botolterang untuk ekosistem perairan; metode pH cocok untuk ekosistem perairan; metodeklorofil untuk mengukur kadar klorofil, metode radioaktif, dan metode CO2.
MODUL 2Siklus BiogeokimiawiKegiatan Belajar 1 Pola dan Tipe Dasar Siklus BiogeokimiawiRangkuman
Pada dasarnya unsur kimia di alam akan mengalami sirkulasi, yaitu dari bentuk yang berada di dalam lingkungan (anasir abiotik) menuju ke dalam bentuk yang berada didalam organisme (anasir biotik), kemudian kembali lagi ke lingkungan. Proses ini disebutsebagai siklus atau daur ulang biogeokimiawi atau siklus materi.Secara struktural setiap siklus materi terdiri atas bagian cadangan dan bagian yangmengalami pertukaran. Di dalam bagian cadangan unsur kimia tersebut akan terikat dansulit bergerak atau pergerakannya lamban. Di dalam bagian pertukaran unsur kimiatersebut aktif bergerak atau mengalami pertukaran. Siklus materi dibedakan atas dua tipe,yaitu tipe gas dan tipe sedimenter. Siklus nitrogen merupakan salah satu siklus materi tipegas, di mana cadangan terbesar terdapat di atmosfer. Sedangkan siklus posfor merupakansiklus materi tipe sedimenter. Bagian cadangan siklus posfor terdapat di dalam tanah ataukerak bumi dan sukar larut sehingga siklus ini mudah terganggu.Pada siklus nitrogen, posfor, maupun belerang, peranan berbagai organisme adalah sangat penting untuk dapat berlangsungnya siklus tersebut, misalnya siklus penambat nitrogen bebas. Pengetahuan mengenai peranan organisme dalam siklus materi dimanfaatkanmanusia, misalnya dalam bidang pertanian dan peternakan.Siklus materi yang satu dengan yang lain dapat saling terkait atau mempengaruhi. Hal inidapat dilihat pada siklus belerang. Aktivitas manusia juga dapat mempengaruhi siklusmateri, sebagai contoh adalah kegiatan pabrik dan mesin-mesin kendaraan bermotor dapat meningkatkan kandungan senyawa-senyawa oksidasi belerang dan oksida nitrogendi udara.
liye.abot@gmail.com

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->