Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
3Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Analisis Kelemahan Dan Kelebihan Tata Guna Tanah Kabupaten Agam, Sumatera Barat

Analisis Kelemahan Dan Kelebihan Tata Guna Tanah Kabupaten Agam, Sumatera Barat

Ratings: (0)|Views: 418 |Likes:
Published by Arum Nawang Wulan

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Arum Nawang Wulan on Aug 09, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/17/2013

pdf

text

original

 
 
 ANALISIS KELEMAHAN DAN KELEBIHANTATA GUNA TANAHKABUPATEN AGAM, SUMATERA BARAT
 Disusun untuk Memenuhi Tugas Akhir Kuliah Perencanaan Penggunaan Tanah
DISUSUN OLEH:ARUM NAWANG WULAN 0806453812DEPARTEMEN GEOGRAFIFAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAMUNIVERSITAS INDONESIA2011
 
 
Perencanaan Penggunaan Tanah - 2011 Page 2
BAB IPENDAHULUAN1.1. Latar Belakang
Tanah merupakan karunia Tuhan Yang Maha Esa bagi bangsa Indonesia yangdikuasai oleh Negara untuk kepentingan hajat hidup orang banyak baik yang telah dikuasaiatau dimiliki oleh orang seorang, kelompok orang termasuk masyarakat hukum adat danatau badan hukum maupun yang belum diatur dalam hubungan hukum berdasarkanperaturan perundangan-undangan. Berbagai bentuk hubungan hukum dengan tanah yangberwujud hak-hak atas tanah memberikan wewenang untuk menggunakan tanah sesuaidengan sifat dan tujuan haknya berdasarkan persediaan, peruntukan, penggunaan, danpemeliharaannya.Tanah adalah unsur ruang yang strategis dan pemanfaatannya terkait denganpenataan ruang wilayah. Penataan ruang wilayah, mengandung komitmen untuk menerapkan penataan secara konsekuen dan konsisten dalam kerangka kebijakanpertanahan yang berlandaskan Undang-undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang PeraturanDasar Pokok-pokok Agraria. Sehubungan dengan itu dan atas perintah Pasal 16 Undang-undang Nomor 24 Tahun 1992 tentang Penataan Ruang, maka dalam rangka pemanfaatanruang perlu dikembangkan penatagunaan tanah yang disebut juga pola pengelolaanpenguasaan, penggunaan, dan pemanfaatan tanah.Sesuai dengan penjelasan Pasal 30 Undang-undang Nomor 24 Tahun 1992 tentangPenataan Ruang, ketentuan Pasal 14, Pasal 15, dan Pasal 52 Undang-undang Nomor 5Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-pokok Agraria, dan sejalan dengan ketentuandalam Undang-undang Nomor 24 Tahun 1992 tentang Penataan Ruang, untuk pedomanpelaksanaannya seperti dimaksud dalam undang-undang tersebut perlu dibuat PeraturanPemerintah tentang Penatagunaan Tanah sebagai subsistem penataan ruang.Peraturan Pemerintah tentang Penatagunaan Tanah ini meliputi kebijakanpenatagunaan tanah dan penyelenggaraan penatagunaan tanah. Kebijakan penatagunaantanah meliputi penguasaan, penggunaan, dan pemanfaatan tanah di kawasan lindung dankawasan budidaya sebagai pedoman umum penatagunaan tanah di daerah.Kegiatan di bidang pertanahan merupakan satu kesatuan dalam siklus agraria, yangtidak dapat dipisahkan, meliputi pengaturan penguasaan dan pemilikan tanah,penatagunaan tanah, pengaturan hak-hak atas tanah, serta pendaftaran tanah.
 
 
Perencanaan Penggunaan Tanah - 2011 Page 3
Penyelenggaraan penatagunaan tanah di kabupaten/kota meliputi:a. penetapan kegiatan penatagunaan tanah;b. pelaksanaan kegiatan penatagunaan tanah.Dalam rangka penetapan kegiatan penatagunaan tanah dilakukan inventarisasipenguasaan, penggunaan dan pemanfaatan tanah; penetapan neraca penguasaan,penggunaan, dan pemanfaatan tanah; penetapan pola penyesuaian penguasaan,penggunaan dan pemanfaatan tanah dengan Rencana Tata Ruang Wilayah serta kajiankondisi fisik wilayah. Selain menjadi bahan utama dalam rangka penyusunan polapengelolaan penguasaan, penggunaan dan pemanfaatan tanah, hasil inventarisasi yangdisajikan dalam peta dengan tingkat ketelitian berskala lebih besar dari peta Rencana TataRuang Wilayah dikelola dalam suatu sistem informasi manajemen pertanahan antara lainmelalui sistem informasi penatagunaan tanah.Penyesuaian penguasaan, penggunaan, dan pemanfaatan tanah dapat dilaksanakanmelalui penataan kembali, upaya kemitraan, penyerahan dan pelepasan hak atas tanahsesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.Dalam rangka penyelenggaraan penatagunaan tanah dilaksanakan pembinaan danpengendalian. Pembinaan dilaksanakan melalui pemberian pedoman, bimbingan,pelatihan, dan arahan. Sedangkan pengendalian dilaksanakan melalui pengawasan yangdiwujudkan melalui supervisi, pelaporan, dan penertiban.Penatagunaan tanah merujuk pada Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten/Kotayang telah ditetapkan. Bagi Kabupaten/Kota yang belum menetapkan Rencana Tata RuangWilayah, penatagunaan tanah merujuk pada rencana tata ruang lain yang telah ditetapkandengan peraturan perundang-undangan untuk daerah bersangkutan. Kabupaten Agam yangmenjadi wilayah kajian dalam penelitian ini.
1.2. Tujuan Penulisan
Untuk mengetahui apakah penerapan PP No. 16/2004 berjalan baik atau tidak diKabupaten Agam menjadi tujuan dari penulisan makalah ini. Hal ini dilakukan dengananalisis kelemahan dan kelebihan dari penerapan PP tersebut di wilayah kajian.
1.3. Rumusan Masalah
Rumusan masalah dari penulisan makalah ini adalah sebagai berikut:a.
 
Apakah kelemahan dan kelebihan tata guna tanah Kabupaten Agam?b.
 
Apakah PP No. 16/2004 telah diterapkan dengan baik di Kabupaten Agam?

Activity (3)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Tovix Jo Widi liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->