Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword or section
Like this
31Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
stress dan coping stress pada pecandu narkoba dewasa awal yang sedang menjalani rehabilitasi oleh sara sahrazad

stress dan coping stress pada pecandu narkoba dewasa awal yang sedang menjalani rehabilitasi oleh sara sahrazad

Ratings: (0)|Views: 15,106|Likes:
Published by Sara sahrazad
skripsi
skripsi

More info:

categoriesTypes, Research, Science
Published by: Sara sahrazad on Aug 10, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

07/29/2013

pdf

text

original

 
SKRIPSI
STRESS DAN COPING STRESS PADA PECANDUNARKOBA DEWASA AWAL YANG SEDANG MENJALANIREHABILITASI
Disusun oleh:Sara Sahrazad705040010Fakultas PsikologiUniversitas TarumanagaraJakarta2007
 
 1
BAB IPENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Masalah
Kasus penyalahgunaan narkoba di Indonesia meningkat tajam. Data terbaruBadan Narkotika Nasional (BNN) pada Februari 2006 menyebutkan, dalam limatahun terakhir jumlah kasus tindak pidana narkoba di Indonesia rata-rata naik51,3% atau bertambah sekitar 3.100 kasus per tahun. Kenaikan tertinggi terjadipada 2005 sebanyak 16.252 kasus atau naik 93% dari tahun sebelumnya. Ditahun yang sama tercatat 22 ribu orang tersangka kasus tindak pidana narkoba.Kasus ini naik 101,2% dari 2004 sebanyak 11.323 kasus
(
Damayanti, 2006
).
Data
 
di atas menunjukkan bahwa perkembangan kasus narkoba makinmeningkat, sehingga banyak didirikannya tempat-tempat rehabilitasi guna untukmembantu pecandu agar dapat berhenti dari efek penggunaan narkoba.Hawari (1991) mengemukakan beberapa alasan yang menyebabkan narkobaitu disalahgunakan, yaitu agar dapat diterima oleh lingkungannya, untukmengurangi stres dan kecemasan, bebas dari rasa murung, mengurangikeletihan atau kejenuhan, dan dapat pula untuk mengatasi masalah pribadi.Pada awal pemakaian, para pengguna narkoba ini tidak merasakan akibat burukdari narkoba. Akibat itu baru dirasakan setelah beberapa kali pemakaiansehingga menimbulkan kecanduan dan ketergantungan. Ketergantungan dapatmenyebabkan kesulitan untuk melepaskan diri dari pemakaian narkoba, karenasaat sudah ketergantungan dosis pemakaian narkoba akan makin bertambah.Pada beberapa jenis narkoba, seperti putaw dan shabu-shabu, prosesketergantungan terjadi lebih cepat, hanya dengan beberapa kali pemakaian.
 
 2
Pasar gelap juga mengembangkan jenis narkoba murni dengan dayaketergantungan yang makin tinggi. Hal ini akan semakin cepat mengakibatkankematian.Kematian dapat dicegah dengan cara mengikuti pengobatan untuk parapecandu narkoba, pengobatan dapat dilakukan di tempat rehabilitasi ataupunrumah sakit. Pusat-pusat detoksifikasi (penghilang racun narkoba) danrehabilitasi bagi pecandu narkoba juga sangat beragam. Ada yang hanyamenyediakan detoksifikasi sehingga pasien tidak perlu menginap. Contohnya,rumah sakit, klinik, dan puskesmas. Ada juga tempat-tempat rehabilitasi yangmenyediakan penginapan seperti asrama, dengan fasilitas yang lengkap, udarasegar, dan pemandangan alam. Tempat-tempat ini berbeda satu sama lain,tergantung filosifi, tujuan dari tempat tersebut, dan pasien yang disasar. Adapusat rehabilitasi yang berdasarkan agama sehingga memasukkan ajaran-ajaranagama di dalam program mereka (Kompas, 2006).Sebuah tempat rehabilitasi akan membantu seorang pecandu untuk bangkitdari keadaan mereka yang terpuruk secara mental, spiritual, jasmani, sosial danmembantu mereka untuk melanjutkan masa depannya. Penghuni pantirehabilitasi membentuk hidup bersama atau komunitas. Masing-masing membuatkomitmen pada diri sendiri dan sesama anggota komunitas untuk memperbaikidan meningkatkan mutu kehidupan di segala bidang: mental, spiritual, sosial dan jasmani, dengan demikian, hidup bersama, semangat persaudaraan, dankomitmen timbal balik antara mereka dengan sendirinya menjadi model,sekaligus metode penyembuhan bagi mereka masing-masing.Ada suatu program yang diadakan oleh salah satu tempat rehabilitasi yangmemakai cara yang disebut dengan
Naza Project 
.
Naza Project 
adalah suatu

Activity (31)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
veshini liked this
Anis Nadhifah liked this
kadekpramitha liked this
Tessa Sembiring liked this
Samy Ina liked this
Abd Wahab liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->