PROPOSAL TUGAS AKHIR BAB IPENDAHULUAN1.1LATAR BELAKANG
PT. YTL Jawa Timur merupakan perusahaan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) swasta terbesar kedua di Indonesia. Perusahaan ini bergerak pada bidang pengoperasian dan pemeliharaan PLTU untuk unit 5 dan6. Daya listrik yang dihasilkan dari keseluruhan PLTU berasal dari energi pembakaran batu bara (
coal
) yang telah mengalami proses yang panjang mulaidari
bunker
,
boiler
, turbin, dan generator hingga dihasilkannya energi listrik.
Boiler
, turbin, dan generator adalah sumber kebisingan di PLTU unit 5dan 6. Kebisingan adalah semua suara yang tidak dikehendaki bersumber darialat-alat proses produksi dan atau alat-alat kerja yang pada tingkat tertentudapat menimbulkan gangguan pendengaran.Data sekunder
noise survey
yang ada di PT YTL Jawa Timur,memperlihatkan, bahwa daerah level intentsitas kebisingan yang paling tinggiadalah di area turbin sebesar 94,3 dB (PT. YTL Jawa Timur, 2010), yang berarti telah melebihi nilai ambang batas kebisingan berdasarkan Kep.Menaker No. 51/MEN/1999 dan Standar Level Intensitas Kebisingan
American Conference of Government for Industrial Hygiene
(ACGIH), NABkebisingan di tempat kerja tidak boleh lebih dari 85 dBA dalam 8 jam kerja perhari dan 40 jam per minggu.Kondisi kebisingan di PT. YTL memiliki potensi bahaya kesehatan bagi pekerja berupa gangguan pada pendengaran, sehingga dipandang perluuntuk meneliti kondisi kebisingan dan kondisi kesehatan pendengaran para pekerja, yang akan dipakai untuk menentukan pengendalian secaraadministrasi dan APD sesuai dengan level bising yang ingin direduksi atau berdasarkan NRR (
Noise Reduction Rating
) yang dapat menyebabkan
Hearing Loss
(Hilangnya Pendengaran) pada tenaga kerja yang terpapar kebisingan melebihi Nilai Ambang Batas (NAB).
Program Studi D4 Keselamatan dan Kesehatan KerjaPoliteknik Perkapalan Negeri Surabaya – ITS
1