Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
75Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Komunikasi Publik (Seluruhnya)2

Komunikasi Publik (Seluruhnya)2

Ratings:

4.5

(4)
|Views: 7,153 |Likes:
Published by herjis@gmail.com

More info:

Published by: herjis@gmail.com on Sep 25, 2008
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/09/2014

pdf

text

original

 
 KAJIAN KOMUNIKASI PUBLIK YANGTERABAIKANserta Upaya untuk Memperkuat Bidang KajianKomunikasi Publik
olehHeru Puji WinarsoPANITIA PELAKSANA
SEMILOKA DAN TEMU PAKAR KOMUNIKASI JATIMMALANG, JAWA TIMUR
2006
 
“Komunikasi Publik” (Heru Puji Winarso)
2
“KAJIAN KOMUNIKASI PUBLIK YANG TERABAIKAN”
Oleh Heru Puji Winarso
*
 
Disajikan pada Seminar dan Lokakarya dan Temu Pakar Komunikasi Jawa Timur:“Penyerapan Pendapat untuk Mengembangkan Komunikasi Publik yang Efektif”Hotel Graha Cakra Malang, 9 Desember 2006
ABSTRAK. Fenomena kehidupan bernegara, hubungan pejabat publik dengan sektor privat dan masyarakat madani perlu dilakukan dengankomunikasi yang efektif, serta terjadinya pergeseran paradigma dalamilmu komunikasi dan manajemen publik menuntut telaah, kajian, danpenelitian dalam bidang kajian Komunikasi Publik. Tetapi, selama inimateri Komunikasi Publik terserak dalam bidang-bidang kajian lain,seperti Komunikasi Politik, Public Relations, dan KomunikasiPemerintahan. Dengan berkembangnya bidang kajian Komunikasi Publik yang dapat mewadahi pokok-pokok bahasan urusan kepublikandiharapkan meningkatkan kedalaman analisis dan keluasan manfaatnya.
I. Latar Belakang
Pemerkuatan kajian Komunikasi Publik saat ini merupakan suatukebutuhan yang mendesak dalam konteks telaah teoretis dan praksis akibattuntutan perkembangan masyarakat. Upaya ini boleh dikatakan prospektif karenafenomena saat ini menjadi kecenderungan—dalam konteks kehidupan publik,fungsi pemerintahan, dinamika
civil society
(masyarakat madani) dan relasi-relasiantarranah dalam kebijakan publik tersebut—yang semakin jelas dan mengerucutke arah reformasi aktivitas komunikasi dan manajemen publik. Terdapat duafenomena penting dalam konteks kehidupan publik.
Pertama
, fenomena yang berkaitan dengan aktivitas komunikasi. Pada satusisi, aspirasi, kebutuhan, dan kepentingan publik sering dikomunikasikan denganberbagai cara, tetapi yang lebih menonjol dilakukan adalah dengan modus yangmenjauhkan kehidupan manusia dari nilai-nilai harmoni, empati, efektivitas,demokrasi, akuntabilitas, dan proporsionalitas. Kasus-kasus konflik Poso,penanganan bencana gempa Jogjakarta, penanganan bencana luberan lumpurLapindo Brantas di Sidoarjo, penayangan program televisi yang kontroversial
*
Dosen Komunikasi di Universitas Brawijaya dan Universitas Merdeka Malang. E-mailherjis@gmail.com. Tlp 081555622942
Komunikasi Publik (Heru Puji Winarso)
 
“Komunikasi Publik” (Heru Puji Winarso)
3seperti “wrestling”, dan ribuan kasus lainnya, merupakan kasus-kasus di manaaktivitas komunikasi pihak-pihak yang berhadap-hadapan menafikan nilai-nilaiharmoni, empati, efektivitas, demokrasi, akuntabilitas, dan proporsionalitas tadi.Tetapi, pada sisi lain, aktivitas komunikasi yang bertujuan memperjuangkandan/atau memenuhi aspirasi, kebutuhan, dan kepentingan publik yang dilakukandengan menjunjung nilai-nilai komunikasi yang positif kurang menghasilkanpengaruh (
effect 
) dan dampak (
impact 
) yang menambah kualitas kehidupanbersama (sektor publik, sektor privat, dan masyarakat madani). Misalnya, kasus-kasus advokasi perlindungan anak dari tindak kekerasan, demonstrasi anti
trafficking
, demonstrasi
illegal
 
logging
, dan lain-lain gerakan yang dilakukandengan cara berdemonstrasi secara tertib dan simpatik, atau ungkapan-ungkapanopini publik mengenai buruknya pelayanan publik di stasiun televisi, radio, danmedia cetak tidak memperoleh umpan balik dan tindak lanjut yang memadai daripihak-pihak yang berwenang.
Kedua,
fenomena yang berkenaan dengan manajemen publik. Perubahanatmosfer politik sejak reformasi 1998 mengimbas juga pada manajemen publik yang sekaligus mengaitkan dengan perubahan pada organisasi birokrasi publik.Otonomi daerah yang semakin besar jika dibandingkan dengan era Orde Barumenyebabkan pergeseran peran organisasi publik tersebut. Tuntutan, aspirasi, dankepentingan publik di daerah-daerah yang selama ini
laten
, kini terdesak mengemuka karena kombinasi berbagai perubahan. Perkembangan teknologikomunikasi membuat orang-orang di daerah pelosok Indonesia dapat mengikutiperistiwa yang terjadi di daerah lain, maupun di belahan bumi lain. Dengandemikian, mereka dapat berefleksi bahwa kepentingan mereka, terutamamengenai otonomi daerah, perlu diwujudkan sesegera mungkin atas namapeningkatan taraf hidup dan mempertimbangkan cara-cara untuk mewujudkankepentingan mereka dengan berbagai cara. Kehidupan politik di masa lalu jugaberpengaruh terhadap desakan dan cara mewujudkan kepentingan publik.Pendidikan dan pengetahuan yang semakin tinggi membawa pemikiran bahwaselama ini mereka belum mampu berperan dalam kehidupan publik yang sehat
Komunikasi Publik (Heru Puji Winarso)

Activity (75)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Afrhiqz Poseidon liked this
Iqbal Al Khazim liked this
Jufri Lewis liked this
Ekha Purnamasari liked this
Totustuus Dias liked this
Boby Chaini liked this
Niken Parahita liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->