Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
253Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Pola Asuh Orang Tua Anak Menurut Psikologi Dan Ajaran Rasullullah

Pola Asuh Orang Tua Anak Menurut Psikologi Dan Ajaran Rasullullah

Ratings:

4.8

(44)
|Views: 79,379|Likes:

More info:

Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/15/2013

pdf

text

original

 
POLA ASUH ORANG TUA ANAK MENURUT PSIKOLOGI DAN AJARANRASULLULLAHBY. Dr Liza (140.366.660)Dinkes Kab. Cirebon
Perlakuan orangtua terhadap anak yang memberikan konstribusinya terhadapkompentensi sosial, emosional, dan intelektual anak.Pada penelitian oleh Diana Baumrind di bedakan adanya pola pengasuhan orangtua yang bersikap Authoritarian, permissive, authotaritative. Pada penelitian yangdilakukan oleh hurlock, shneiders dibedakan pola perilaku orang tua kedalam 7 kriteriayaitu: overprotective, permissive, rejection, acceptance, domination, submission, puniveness (overdisipline). (Syamsu Yusuf ,2005 :51)Becker, Deutsch, Kohn, sheldon, tentang kaitan antara pola asuh orang tua berdasar kelas sosial (Samsu Yusuf ,2005:53) sebagai berikut:a)kelas bawah cenderung lebih keras dan menggunakanhukuman fisik terjadap kelas menengah, anak dari kelas bawah bersikap lebihagresif, independen, lebih awal dalam pengalaman seksual; b)kelas menengah cenderung lebih memberikan pengawasandan perhatian sebagai orang tua. Para ibunya merasa bertanggung jawab terhadaptingkah laku anak-anaknya dan menerapkan ambisi untuk meraih status tinggi,dan menekan anak untuk mengejar statusnya melalui pendidikan dan latihan profesional;c)kelas atas cenderung lebih memanfaatkan waktu luangnyadengan kegiatan tertentu, lebih memiliki latar belakang pendidikan yangreputasinya tinggi, dan biasanya senang mengembangkan apresiasi estetikanya,anak-anaknya cenderung memiliki rasa percaya diri dan cenderung memanipulasiaspek realititas;
 
Tabel 2.5 Pola Asuh Orang tua terhadap Perilaku Anak (Syamsu Yusuf, 2005:50-51)
Pola AsuhAuthoritarianPermissiveAuthoritativeDomination(dominasi)Submission(penyerahan)Punitiveness(overdiscipline)Sikap Perilaku Orang TuaSikap ”acceptacerendah, namunkontrolnya tinggi, sukamenghukum secara fisik, bersikapmengkomando(mengharuskan/memerintah anak untuk melakukan sesuatu tanpakompromi, bersikap kaku ,cenderung emosional dan bersikapmenolak Sikap ”acceptance” tinggi namunkontrolnya rendah, memberikankebebasan terhadap anak untumenyatakan dorongankeinginannyaSikap ”acceptance” dan kontrolnyatinggi, bersikap responsif terhadapkebutuhan anak, mendorong anak untuk menyatakan pendapat atau pertanyaan, memberikan penjelasantentang dampak perbuatan yang baik dan buruk Mendominasi anak Senantiasa memberikan sesuatuyang diminta anak berperilakusemaunya dirumahMudah memberikan hukuman,menanamkan kedisiplinan secarakerasProfil Perilaku Anak Mudah tersinggung, penakut, pemurung , tidak bahagia, mudahterpengaruh, mudah stress, tidak mempunyai arah masa depan yang jelas, tidak bersahabatBersikap impulsif dan agresif,suka memberontak, kurangmemiliki rasa percaya diri dan pengendalian diri, sukamendominasi, tidak jelas arahhidupnya , rendah prestasinyaBersikap bersahabat, memiliki rasa percaya diri, mampumengendalikan diri , bersikapsopan, mau bekerja sama,memiliki rasa ingin tahunya yangtinggi, mempunyai arah hidupyang jelas, merorientasi terhadap prestasi.Bersikap sopan dan sangat berhati-hati, pemalu, penurut, inferior danmudah bingung, tidak dapat bekerja samaTidak patuh, tidak bertanggung jawab, agresif, teledor, bersikapotoriter, terlalu percaya diriImpulsif, tidak dapat mengambilkeputusan, nakal, sikap bermusuhan/agresif 
 
A. Macam-Macam Kepribadian Manusia
Menurut PPDGJ III (Pedoman Penggolongan dan Diagnosa Gangguan Jiwa diIndonesia III). Pada Diagnosis Gangguan Jiwa PPDGJ III (Rusdi,2000:102-105) TerdapatYang di sebut dengan diagnosa Gangguan Kepribadian dan Perilaku Masa dewasa antaralain adalah sebagai berikut:1.Gangguan Kepribadian paranoid dengan ciri-ciri:a.Kepekaan berlebihan terjadap kegagalan dan penolakan; b.kecenderungan untuk tetap menyimpan dendam;c.kecurigaan dan kecenderungan mendistorsikan pengalaman denganmenyalah artikan tindakan orang lain yang netral atau bersahabat sebagaisuatu sikap permusuhan dan penghinaan;d.perasaan bermusuhan dan ngotot tentang hak pribadi tanpa memperhatikansituasi yang ada (actual situation);e.kecurigaan yang berulang, tanpa dasar (justification) tentang kesetiaanseksual dari pasangannya;f.kecenderungan untuk merasa dirinya penting secara berlebihan yang bermanifestasi dalam sikap yang selalu merujuk ke diri sendiri (self-referential attitude);g.preokupasi dengan penjelasan-penjelasan yang bersekongkol dan tidak substatantuf dari suatu peristiwa baik yang menyangkut diri pasien sendirimaupun dunia pada umumnya.Untuk mendiagnosa dibutuhkan paling sedikit 3 dari diatas.2.Gangguan kepribadian Skizoid, ditandai dengan deskripsi berikut:a.sedikitnya (bila ada) aktivitas yang memberikan kesenangan; b.emosi dingin, efek mendatar, atau tak peduli (detachment);c.kurang mampu untuk mengekspresikan kehangatan, kelembutan ataukemarahan terhadap orang lain;d.tampak nyata ketidak-pedulian baik terhadap pujian maupun kecaman;

Activity (253)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Saleh Kurnia liked this
Ina Tiara liked this
Ahmad Suroso liked this
anindnoya liked this
Akang Uta added this note
salam kenal, bagus banget infonya, boleh saya download,? mudah2an menjadi pahala yg berlipat, aamiin

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->