Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
6Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
PERMENDIKNAS 48 TAHUN 2009

PERMENDIKNAS 48 TAHUN 2009

Ratings: (0)|Views: 317 |Likes:
Published by RNH

More info:

Published by: RNH on Aug 14, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/06/2014

pdf

text

original

 
 SALINANPERATURANMENTERI PENDIDIKAN NASIONALREPUBLIK INDONESIANOMOR 48 TAHUN 2009TENTANGPEDOMAN PEMBERIAN TUGAS BELAJAR BAGI PEGAWAI NEGERI SIPILDI LINGKUNGAN DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONALDENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESAMENTERI PENDIDIKAN NASIONAL,Menimbang : a. bahwa dalam rangka mengembangkan potensi Pegawai NegeriSipil di lingkungan Departemen Pendidikan Nasional perludiadakan program tugas belajar;b. bahwa berdasarkan ketentuan sebagaimana dimaksud pada hurufa, perlu menetapkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasionaltentang Pedoman Pemberian Tugas Belajar Bagi Pegawai NegeriSipil Di Lingkungan Departemen Pendidikan Nasional;Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1974 tentang Pokok-pokokKepegawaian (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1974Nomor 55, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3041)sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 43Tahun 1999 (Lembaran Negara Tahun 1999 Nomor 169,Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3890);2. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem PendidikanNasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003Nomor 78, Tambahan Lembaran Negara Republik IndonesiaNomor 4301);3. Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 157,Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4586);
 
 - 2 -
 4. Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 1999 tentang PendidikanTinggi (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor115, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor3859);5. Peraturan Pemerintah Nomor 61 Tahun 1999 tentang PenetapanPerguruan Tinggi Negeri Sebagai Badan Hukum (LembaranNegara Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor 116, TambahanLembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3859);6. Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 1994 tentang JabatanFungsional Pegawai Negeri Sipil (Lembaran Negara RepublikIndonesia Tahun 1994 Nomor 22, Tambahan Lembaran NegaraRepublik Indonesia Nomor 3547);7. Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2002 tentang PerubahanAtas Peraturan Pemerintah Nomor 99 Tahun 2000 tentangKenaikan Pangkat Pegawai Negeri Sipil (Lembaran NegaraRepublik Indonesia Tahun 2002 Nomor 32, Tambahan LembaranNegara Republik Indonesia Nomor 4193);8. Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1977 tentang Peraturan GajiPegawai Negeri Sipil (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun1977 Nomor 11, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3098)sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah RepublikIndonesia Nomor 8 Tahun 2009;9. Peraturan Pemerintah Nomor 100 Tahun 2000 tentangPengangkatan Pegawai Negeri Sipil Dalam Jabatan Struktural(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2000 Nomor 197,Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4018)sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor13 Tahun 2002 tentang Perubahan Atas Peraturan PemerintahNomor 100 Tahun 2000 tentang Pengangkatan Pegawai NegeriSipil Dalam Jabatan Struktural (Tambahan Lembaran NegaraRepublik Indonesia Nomor 4194);10. Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 1961 tentang PemberianTugas Belajar (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1961Nomor 234, Tambahan Lembaran Negara Republik IndonesiaNomor 2278);11. Peraturan Presiden Nomor 9 Tahun 2005 tentang KedudukanTugas, Fungsi, Susunan Organisasi, dan Tata Kerja KementerianNegara Republik Indonesia sebagaimana telah diubah terakhirdengan Peraturan Presiden Nomor 20 Tahun 2008;12. Keputusan Menteri Pertama Nomor 224/MP/1961 tentangPeraturan Pelaksanaan Tentang Pemberian Tugas Belajar DiDalam dan Di Luar Negeri;
 
 - 3 -
 MEMUTUSKAN :Menetapkan : PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL TENTANGPEDOMAN PEMBERIAN TUGAS BELAJAR BAGI PEGAWAI NEGERISIPIL DI LINGKUNGAN DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL.BAB IKETENTUAN UMUMPasal 1Dalam Peraturan ini yang dimaksud dengan :1. Departemen adalah Departemen Pendidikan Nasional.2. Menteri adalah Menteri Pendidikan Nasional.3. Sekretariat Jenderal adalah Sekretariat Jenderal Departemen.4. Biro Kepegawaian adalah Biro Kepegawaian Sekretariat Jenderal Departemen.5. Unit kerja adalah unit kerja di lingkungan Departemen yang meliputi SekretariatJenderal, Inspektorat Jenderal, Direktorat Jenderal, Badan Penelitian danPengembangan, Perguruan Tinggi Negeri, dan Koordinasi Perguruan TinggiSwasta. 6. Pimpinan Unit Kerja adalah pimpinan tertinggi dalam Unit Kerja di lingkunganDepartemen. 7. Pejabat yang berwenang menetapkan keputusan pemberian, perpanjangan, danpembatalan tugas belajar serta pemberian izin untuk belajar atas biaya sendiri dilingkungan Departemen adalah Menteri atau pejabat yang ditunjuk olehnya.8. Pegawai negeri sipil, selanjutnya disebut PNS, adalah PNS di lingkunganDepartemen.9. Pegawai negeri sipil dipekerjakan, selanjutnya disebut PNS dpk, adalah PNS yangmelaksanakan tugas di luar instansi induknya yang gajinya dibebankan padainstansi induk dan pembinaan kenaikan pangkatnya dilakukan oleh pejabatpembina kepegawaian instansi induknya.10. Tugas belajar adalah penugasan yang diberikan oleh pejabat yang berwenangkepada PNS untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi atau yangsetara baik di dalam maupun di luar negeri, bukan atas biaya sendiri, danmeninggalkan tugas sehari-hari sebagai PNS.11. Pegawai pelajar adalah PNS di lingkungan Departemen yang diberi tugas belajar.12. Tunjangan belajar adalah tunjangan yang diberikan kepada PNS yangmelaksanakan tugas belajar baik di dalam maupun di luar negeri.13. Tunjangan tugas belajar adalah tunjangan yang diberikan kepada tenaga pengajarbiasa yang mengikuti pendidikan untuk mencapai gelar Magister (S2) dan/atauDoktor (S3) yang ditetapkan dengan keputusan pejabat yang berwenang setelahada persetujuan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara denganmemperhatikan pertimbangan Tim Kerja Kepegawaian.14. Pendidikan akademik adalah pendidikan tinggi yang diarahkan terutama padapenguasaan ilmu pengetahuan dan pengembangannya.15. Pendidikan vokasi adalah pendidikan tinggi yang mempersiapkan peserta didikuntuk memiliki pekerjaan dengan keahlian terapan tertentu.16. Pendidikan profesi adalah pendidikan tinggi setelah program sarjana yangmempersiapkan peserta didik untuk memiliki pekerjaan dengan persyaratankeahlian khusus.

Activity (6)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
sulkhan_kacung liked this
cornmale liked this
ERLIN SUWITO liked this
Rina Yulianti liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->