Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
18Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Keluarga Sakinah

Keluarga Sakinah

Ratings: (0)|Views: 4,166|Likes:
Published by Iwan Hermawan

More info:

Categories:Types, Reviews, Book
Published by: Iwan Hermawan on Aug 14, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/01/2013

pdf

text

original

 
KELUARGA SAKINAHA.Pengertian Keluarga Sakinah
Pengertian keluarga menurut etimologi berasal dari dua kata yakni kawulan dan warga,kawulan berarti hamba dan warga berarti anggota sedangkan menurut terminology keluargaadalah satu kesatuan (unit) di mana anggota-anggotanya mengabdikan diri kepadakepentingan dan tujuan unit tersebut. Keluarga juga terdiri dari beberapa pengertian antaralain menurut Hurlock (1999 : 220) Keluarga adalah ”Lingkungan pendidikan pertama danutama bagi anak. Keluarga juga berfungsi sebagai transmater budaya atau mediator sosialanak.”Dalam kehidupan sehari-hari, keluarga diartikan dalam berbagai arti ada yang kaitannyadengan hubungan darah dan ada kaitannya dengan hubungan sosial. Baik keluarga yang didasarkan pada hubungan darah maupun hubungan sosial dapat kita temukan dalam arti luasdan dalam arti sempit.”Keluarga dalam arti luas yaitu keluarga yang berkaitan dengan hubungan yangmeliputi semua pihak yang ada hubungan darah. Sedangkan keluarga dalam arti sempit yaitukeluarga yang di dasarkan pada hubungan darah yang terdiri dari ayah, ibu, dan anak yangdijuluki dengan istilah keluarga inti”. ( Solaeman, 1994 : 6 )Menurut Zaitunah Subhan (2004 : 3) Kata
 sakinah
(Arab) mempunyai arti ketenangandan ketentraman jiwa.Dalam surat al-Baqarah : 248 Allah SWT. Berfirman :
”Dan nabi mereka mengatakan kepada mereka: "Sesungguhnya tanda ia akan menjadiraja, ialah kembalinya tabut kepadamu, di dalamnya terdapat ketenangan dariTuhanmu dan sisa dari peninggalan keluarga Musa dan keluarga Harun; tabut itudibawa malaikat. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda bagimu, jikakamu orang yang beriman.” 
Terdapat pernyataan
 fihi sakinatun min rabbikum (sakinah
dari Tuhanmu terdapat pada
tabut 
atau kota suci). Ungkapan ini di sebabkan oleh penghormatan bani Israil pada
tabut 
sebagai kotak penyimpanan kitab Taurat. Di sebutkan bahwa nabi Musa a.s, bila berperangselalu membawa
tabut 
tersebut sehingga pengikutnya merasa tenang dan tidak lari dari medan perang.
Sakinah
 pada surat at-Taubah : 26
”Kemudian Allah menurunkan ketenangan kepada RasulNya dan kepada orang-orang  yang beriman, dan Allah menurunkan bala tentara yang kamu tiada melihatnya, dan Allah menimpakan bencana kepada orang- orang yang kafir, dan Demikianlah pembalasan kepada orang-orang yang kafir.
(Depag, 1999: 281)Berkaitan dengan perang Hunain di masa Rasulallah SAW. Dalam peristiwa itu pasukanIslam bercerai berai karena serbuan dahsyat dari pihak musuh sementara jumlah mereka lebihsedikit. Pada saat itulah Allah menurunkan
 sakinah
kepada Rasulallah SAW. Beserta orang-orang beriman dengan menurunkan ”tentara malaikat” yang tidak terlihat untuk mengalahkanmusuh (kafir). (Zaitunah Subhan 2004 : 6)
 
Dari sejumlah ungkapan yang diabadikan dalam Al-Qur’an tentang
 sakinah,
makamuncul beberapa pengertian, sebagai berikut :1)Menurut Rasyid Ridla,
 sakinah
adalah sikap jiwa yang timbul dari suasana ketenangandan merupakan lawan dari goncangan batin dan kekalutan.2)Al-Isfahan (ahli fiqh tafsir) mengartikan
 sakinah
dengan tidak adanya gentar dalammenghadapi sesuatu.3)Menurut al-Jurjani (ahli bahasa),
 sakinah
adalah adanya ketentraman dalam hati padasaat datangnya sesuatu yang tidak diduga dibarengi satu
nur 
(cahaya) dalam hati yangmemberi ketenangan dan ketentraman pada yang menyaksikannya, dan merupakankeyakinan berdasarkan penglihatan (ain al-yaqin) (Ensiklopedi Islam, 1993, IV:2002)4)Ada pula yang menyamakan
 sakinah
itu dengan kata
rahmah
dan
thuma’ninah,
artinyatenang, tidak gundah dalam melaksanakan ibadah.Menurut Zaitunah Subhan (2004 : 6) Istilah ”keluarga sakinah” merupakan dua katayang saling melengkapi; kata sakinah sebagai kata sifat, yaitu untuk menyifati ataumenerangkan kata keluarga. Keluarga yang tenang, tenteram bahagia dan sejahtera.Dengan demikian dari teori dan ayat di atas, bahwa keluarga sakinah dapat berartikeluarga yang tangguh dan di dalamnya setiap anggota menemukan ketenangan danketenteraman jiwa. Keluarga sakinah tidak lain adalah keluarga yang bahagia lahir batin, penuh diliputi cinta kasih
mawaddah wa rahmah.
B.
Ciri-Ciri Keluarga Sakinah
Menurut Zaitunah Subhan, 2004 : 7 Ada beberapa hal yang menjadi ciri-ciri atau tanda-tanda terbentuknya karakteristik keluarga sakinah, di antaranya adalah:1.Terwujudnya kesadaran akan kewajiban sebagai suami-istri Kewajiban-kewajibansuami-istri antara lain adalah:a.Menghormati orang tua serta keluarga kedua belah pihak. b.Saling menghormati dan mengembangkan sikap sopan santun.c.Saling pengertian serta bergaul secara baik.d.Memupuk rasa cinta dan kasih sayang, saling beradaptasi (menyesuaikan diri), bersikap setia sekata.e.Senantiasa melaksanakan musyawarah untuk kepentingan bersama.f.Saling memelihara kepercayaan dan menyembunyikan rahasia kedua belah pihak.g.Bertindak secara matang serta penuh pemikiran dan tidak terbawa emosi dalammenghadapi serta memecahkan masalah.h.Sabar serta ridha terhadap kekurangan dan kelemahan kedua belah pihak.2.Terwujudnya hubungan suami-istri secara harmonis Agar hubungan antara suami istridapat berjalan secara harmonis diperlukan usaha-usaha antara lain seperti:a.Saling pengertian b.Saling memaafkanc.Saling berpartisipasi untuk kemajuan bersamad.Saling mencintaie.Saling menyesuaikan dirif.Saling menerima kenyataang.Selalu bermusyawarah 3.Terwujudnya hubungan yang baik antara anggota keluarga serta lingkungan Secaramakro, keluarga itu tidak hanya terdiri dari ayah, ibu dan anak, akan tetapi juga
 
menyangkut hubungan persaudaraan yang lebih besar, yaitu hubungan antara keluargamaupun hubungan dengan masyarakat sekitar.Adapun tentang hubungan antar anggota keluarga, hubungan tersebut haruslah terjalinsecara baik, yaitu hubungan baik terhadap famili kedua belah pihak, memelihara hubungan baik, terhadap famili ini sesuai dengan yang diisyaratkan oleh Allah di dalam firman-Nyasurat An Nisaa ayat 1 :
“Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang Telah menciptakan kamudari seorang diri, dan dari padanya Allah menciptakan isterinya; dan dari padakeduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. danbertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturrahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan Mengawasi kamu.
Maksud dari padanya menurut Jumhur Mufassirin ialah dari bagian tubuh (tulang rusuk)Adam a.s. berdasarkan hadis riwayat Bukhari dan muslim. di samping itu ada pula yangmenafsirkan dari padanya ialah dari unsur yang serupa yakni tanah yang dari padanya Adama.s. diciptakan.Menurut kebiasaan orang Arab, apabila mereka menanyakan sesuatu atau memintanyakepada orang lain mereka mengucapkan nama Allah seperti :
 As aluka billah
artinya saya bertanya atau meminta kepadamu dengan nama Allah.Sedangkan hubungan dengan lingkungan masyarakat, merupakan keharusan danharuslah secara baik pula. Perlu diketahui bahwa masyarakat, khususnya tetangga, adalahorang-orang yang terdekat dan umumnya para tetangga itu adalah orang-orang yang pertamakali mengetahui serta dimintai pertolongan. Oleh karena itu dianggap aneh apabila hubungandengan tetangga ini tidak mendapatkan perhatian serius. (Zaitunah Subhan, 2004 : 7)4.Terciptanya nilai-nilai agama dalam keluarga. Keluarga yang sakinah adalah keluargayang benar-benar memperhatikan nilai-nilai ke-Islaman di dalam keluarga. Salah satuyang termasuk di dalam lingkup tersebut adalah mengenai makanan, minuman sertakebutuhan lain yang diperoleh secara halal. Di samping itu dalam rangka mewujudkankeluarga yang bahagia dan sejahtera, dalam hal makanan juga harus diperhatikangizinya. Makanan yang bergizi dapat menyehatkan seluruh anggota keluarga. Islamtelah mengajarkan kepada umatnya agar masing-masing keluarga mewariskanketurunan yang baik serta sehat. Selayaknya juga seorang ayah membiasakan anaknyauntuk tidak berlebihan dalam hal ini, di samping juga mengajarkan kepada merekauntuk tidak terlalu sedikit makan. Hal ini karena kebanyakan makan akan menyebabkandispepsi (kerusakan alat pencernaan).Sedangkan terlalu sedikit makan menyebabkan halyang lebih berbahaya daripada dispepsi.5.Terciptanya keakraban orang tua dengan anak Islam yang dibawa oleh NabiMuhammad saw dengan Al-Qur’an sebagai dasarnya dan hadits sebagai penjelasannya,telah memberi pedoman jelas kepada orang tua sepanjang zaman tentang langkah dancara yang praktis dan mudah untuk membina keakraban orang tua dan anak. Ada tigalangkah yang harus dilakukan untuk mewujudkan keakraban antara orang tua dan anak.Ciri-ciri keluarga sakinah menurut Abdul Hakam Ash-Sha’idi, 2001 : 122 yakniterjalinnya cinta kasih dan tergapainya ketentraman hati, dalam surat Ar-Ruum Ayat 21 Allah berfirman :

Activity (18)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Bayu Bagas Wara liked this
Alda Yana liked this
Mohd Nasir Ayob liked this
Iman Fondel Jrs liked this
garasand liked this
Fuad Zein liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->