Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
38Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Islam Dalam Berbagai Dimensi Pemikiran Dan Sejarah (dr Liza Pasca Sarjana Stain Cirebon)

Islam Dalam Berbagai Dimensi Pemikiran Dan Sejarah (dr Liza Pasca Sarjana Stain Cirebon)

Ratings:

4.86

(14)
|Views: 6,103 |Likes:

More info:

Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/16/2012

pdf

text

original

 
1A.
 
PERKULIAHAN PERTAMAHasil rangkuman : dr lizaPasca sarjana Stain CirebonTahun 2007PEMIKIRAN Prof. Dr. Adang Djumhur Salikin, M. Ag.
 
Guru Besar Dan wakil DirekturPascasarjana STAIN Cirebon
Saya merasa lebih senang bila yang masuk surga itu banyakandaripada sedikitan, apalagi kalau hanya sendirian.
Fenomena meraba gajah dengan mata tertutup dan fenomena korek apiKetika mata kita ditutup dan kita disuruh meraba seekor gajah pada kepalanyamaka kita akan mendiskripsikan gajah itu bagaimana muka dan belaian nya, bila temankita meraba bagian ekor, maka dia akan mendiskripsikan gajah itu sesuai yang dia raba,yaitu bahwa gajah yang dipegangnya seperti bagian ekor yang dirabanya, semuanyamengarah ke bagian gajah, semua nya benar, dan tidak ada yang salah, karena ketikameraba dengan mata tertutup, kita meraba gajah pada bagian tertentu, semuanya tidak adayang salah. Karena tidak ada yang salah, apa filosofi dari makna meraba Gajah denganmata tertutup tadi, bahwa kita tidak boleh menyalahkan orang lain yang berdiri padaposisi yang lain dalam meraba gajah tadi sehingga timbullah perspektif gajah sesuaitempat ia merabanya. Tapi berbeda perspektifnya dengan kita , yang meraba pada bagianyang lain.Korek api yang di pegang miring sehingga orang yang di kanan akan melihatgambar lain sedang orang yang kiri melihat gambar yang beda dilihat orang yang melihatdari samping kanan, semua nya melihat korek api tapi dengan perpekstif yang beda. Kitatidak bisa menyalahkan orang yang lain yang berdiri disisi yang beda dengan kita, apalagiyang sifatnya menghujad atau menyalahkannya. Karena kita tidak berdiri pada sisi yangsama dengannya.Kebenaran yang hakiki adalah milik Allah, dan kita manusia mempunyaiketerbatasan dalam menaksir suatu kebenaran.Berbeda pendapat adalah hal yang lumrah, tapi ketika berbeda pendapat, kepalaharus tetap dingin, dan menghargai orang lain yang berbeda pendapat dengan kitaAdalah sesuatu yang sangat zalim, ketika tercipta pertengkaran dan konflik ketikakita berbeda pandangan , pemikiran dan pendapat. Apalagi ketika merasa diri kita palingbenar dan kemudian menuduh orang lain kafir.
BARENG-BARENG MASUK SURGA
Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Softwarehttp://www.foxitsoftware.com For evaluation only.
 
2
Tidak ada paksaan dalam agama”
(QS. Al-Baqarah: 256)Menurut Prof . Adang , karena Alquran menyebutkan bahwa tidak ada paksaandalam beragama Ini berarti bahwa kebebasan beragama merupakan keniscayaan. Inimerupakan hak asasi manusia yang harus dihormati. Adalah hak, bahkan kewajibansetiap orang untuk meyakini bahwa agamanyalah yang benar, tetapi pada saat yang samadia harus menghormati orang lain untuk bersikap sama terhadap agamanya.Dalam kehidupan sehari-hari, seringkali terjadi perang klaim tentang
kebenaran
dan
janji keselamatan
. Hanya agamanyalah yang benar, dan karenanya hanya penganutagama itu yang akan masuk surga dan mendapat kasih Tuhan. Agama lain adalah agamayang sesat, dan karena itu penganutnya tidak berhak memperoleh surga dan kasih Tuhan.Mereka akan masuk neraka dan akan mendapatkan murka-Nya. Adalah hak, bahkankewajiban setiap orang untuk meyakini bahwa agamanyalah yang benar, tetapi pada saatyang sama dia harus menghormati orang lain untuk bersikap sama terhadap agamanyaPadahal, yang mahabenar dan mahatahu hakikat kebenaranhanyalah Tuhan. Manusia hanya mencari tahu dan berupaya memperolehapa yang dimaksudkan benar oleh Tuhan itu. Demikian pula dengan surga dan neraka.Bukankah pemiliknya adalah Tuhan? Berarti, yang berhak memasukkan ke sana punhanyalah Dia. Kewenangan itu sepenuhnya merupakan hak prerogatif-Nya.Sungguh merupakan kesombongan luar biasa, siapa pun manusia yang mengakudapat memasukkan ke surga atau ke neraka. Karena hal itu, sama dengan memposisikandirinya dengan Tuhan. Setidaknya, telah mengambil alih kewenangan-Nya.Mungkinperlu dikemukakan, bahwa berdasarkan firman Allah,
“surga itu luasnya seluas langit dan bumi”.
Dibuat seluas itu, nampaknya, supaya dapat menampung seluruh umat yangberiman dan bertaqwa kepada-Nya, sejak umat nabi/ rasul pertama (Nabi Adam) hinggaumat nabi/ rasul yang terakhir (Nabi Muhammad SAW). Rasa-rasanya, surga itu terlaluluas kalau hanya dihuni oleh penganut agama tertentu, apalagi kalau oleh warga NU,Muhammadiyah, atau PUI saja.Sesungguhnya, peluang umat beragama memasuki surga dan neraka samabesarnya. Umat agama apa pun berpeluang memasuki keduanya, tergantung kualitaskeimanan dan amal kebajikan yang diperbuatnya Terus terang, saya lebih suka bila umatberagama dapat masuk surga semuanya. Saya merasa lebih senang bila yang masuk surgaitu banyakan daripada sedikitan, apalagi kalau hanya sendirian.Sehingga prof Adang menambahkan lagi diperlukan saat ini adanya Ukhuwahbasyariyah, adalah menuntut dikembangkan paham Multikulturisme, suatu pandanganyang mendorong untuk menghormati pihak lain yang berbeda, bukan karena mengakuikebenaran agama lain itu, tetapi karena setiap orang harus menghormati tradisi pihak laindalam menyembah Tuhan
1. PENDEKATAN STUDI ISLAMA. TUJUAN KURIKULER
Mahasiswa dapat memahami metodologi dan ruang lingkup kajian studi Islam dan dapatmengembangkan model-model pendekatan dalam kajiannya.
B. MATA KULIAH PENDEKATAN STUDI ISLAM
Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Softwarehttp://www.foxitsoftware.com For evaluation only.
 
3Studi islam atau studi keislaman (Islamic studies) merupakan suatu disiplin ilmuyang membahas islam, baik sebagai ajaran, kelembagaan , sejarah maypun kehidupanumatnya. Dimaklumi bahwa Islam sebagai agama dan sistem ajaran telah menjalaniproses akulturasi, transmisi dari generasi ke generasi dalam rentang waktu yang panjangdan dalam ruang budaya yang beragam. Proses ini melibatkan tokoh-tokoh agama, mulaidari Rasulullah SAW, para sahabat, sampai ustad dan para pemikir islam sebagai pewarisdan perantara yang hidup. Secara kelembagaaan proses transmisi ini berlangsungdiberbagai institusi mulai dari keluarga, masyarakat, mesjid, kuttab, madrasah, pesantren ,sampai al-jamiah. Dalam proses tersebut para pemeluk agama ini telah memberikanrespon, baik dalam pemikiran ovensif maupun devensif terhadap ajaran, ideologi ataupemikiran dari luar agama yang diyakininya itu . dengan demikian, studi keislaman ,dilihat dari ruang lingkup kajiannya, berupa mengkaji islam dalam berbagai aspekny dandari berbagai perspektif nya.Studi ini menggunakan pola kajian Islamiic studies sebagaimana berkembang dalamtradisi akademik modern (barat). Pola ini tidak sama dengan pengertian pendidikanagama Islam (al-tarbiyah al-islamiyh), yang secara konvensional lebih merupakan prosestransmisi ajaran agama , yang melibatkan aspek kognitf (pengtahuan tentang ajaranislam), afektif dan psikomotor (menyangkut sikap dan pengalaman ajaran). Pola kajianyang dikembangkan dalam studi ini adalah upaya kritis terhadap teks , sejarah , dokrin,pemikiran dan istitusi keislaman dengan menggunakan pendekatan-pendektantertentu,seperti Kalam, Fiqh, fisafat, tasawuf, historis andropologis, sosiologis, psikologis,yang secara populer di kalangan akademik dianggap ilmiah. Dengan pendekatan inikajiantidak disengajakan untuk menemukan atau mempertahankan keimanan atas kebenaransuatu konsep atau ajaran tertentu, melainkan mengkajinya secara ilmiah, yang terbukaruang didalamnya untuk ditolak, diterima, maupun dipercaya kebenarannya. Kajiandengan pendekatan semacam ini banyak dilakukan oleh para orientalis atau islamis yangmemposisikan diri sebagai outsider (pengkaji islam daru luar) dan isider (pengkaji darikalangan muslim) dalam studi keislaman kontemporer.C. MATERI PERKULIAHAN1.
 
Pendahuluan: Islam sebagai objek studi2.
 
Urgensi studi Islam, asal-usul, dan pertumbuhannya3.
 
Ruang lingkup studi Islam dan pendekatannya4.
 
Studi al-Quran (pendekatan sejarah dan filologi)5.
 
Studi al-Hadits (pendekatan sejarah dan filologi)6.
 
Studi Pemikiran Islam: Kalam7.
 
Studi Pemikiran Islam: Fiqh8.
 
Studi Pemikiran Islam: Filsafat9.
 
Studi pranata Islam: shalat, puasa zakat, haji, perbankan, dll10.
 
Pendekatan Sosiologis: (Islam dan masyarakat, interaksiantar Muslim, Muslim dengan non-Muslim)11.
 
Studi Pemikiran Islam: Tasawuf 12.
 
Pendekatan Sosiologis: pengamalan agama dan pengaruhnya dlm masyarakat.13.
 
Pendekatan antropologis14.
 
Pendekatan historis15.
 
Pendekatan arkeologis
Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Softwarehttp://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

Activity (38)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Ana Rusidah liked this
Dwi Kartini liked this
Agus Showab liked this
Onha Rahman liked this
Arif RuBy liked this
_elvandani__ liked this
Fakih Usman liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->