Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
91Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Perkawinan Muda, Jumlah Anak Dan Fertilitas

Perkawinan Muda, Jumlah Anak Dan Fertilitas

Ratings:

4.81

(37)
|Views: 28,985|Likes:
Published by Khaerul Umam Noer
studi mengenai fertilitas di masyarakat nelayan desa Kalisari, Surabaya, Jawa Timur
studi mengenai fertilitas di masyarakat nelayan desa Kalisari, Surabaya, Jawa Timur

More info:

Published by: Khaerul Umam Noer on Sep 26, 2008
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/08/2013

pdf

text

original

 
www.umamnoer.co.cc – spread your wings and soar 
PERKAWINAN USIA MUDA:JUMLAH ANAK DAN FERTILITAS
Di ajukan Sebagai Laporan Akhir Kuliah Lapangan AntropologiKependudukan di Kawasan Nelayan Kalisari, KelurahanMulyosari, Kecamatan Mulyorejo, SurabayaDi susun oleh:Ani pamungkas 070316962Devinta Friyandina 070316972Khaerul Umam Noer 070317043Uswatun Hasanah 070317044Indraini Puji L 070317086
JURUSAN ANTROPOLOGIFAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIKUNIVERSITAS AIRLANGGASURABAYA2006
1
 
 
www.umamnoer.co.cc – spread your wings and soar 
BAB IPENDAHULUANI.1. Latar Belakang Masalah
Bukan hal baru lagi bahwa dunia kita sedang menghadapi krisiskependudukan Saat kita membicarakan mengenai pembangunan makatidak terlepas dari masalah kependudukan. Namun yang palingmerisaukan pada negara-negara berkembang terutama adalah tingginyatingkat fertilitas. Tidak dapat dipungkiri, dalam setiap masyarakat yangsedang berkembang, ferilitas merupakan masalah pelik yang harusdihadapi. Pertambahan jumlah penduduk pada gilirannya akan memaksamasyarakat untuk berubah dan berusaha untuk menghadapinya denganpilihan-pilihan yang ada. Tidak diragukan lagi, bahwa tingkat fertilitasbergantung dengan dengan banyak faktor dan variabel.Perkembangan penduduk yang pesat antara lain disebabkan olehpengendalian kematian yang semakin berhasil, yang tidak diimbangidengan pengendalian kelahiran. Fertilitas suatu populasi dapat dilihatsebagai akibat dari berbagai tindakan dan keputusan individu, yang dibuatdalam kerangka untuk mengatasi tekanan biologis dan tekananlingkungan yang dihadapi oleh individu. Dengan demikian, fertilitasmerupakan pilihan yang diambil secara sadar oleh individu yangdisesuaikan dengan kebutuhan dirinya dan lingkungannya.Promosi Keluarga Berencana merupakan tanggapan praktis utamadalam menghadapi masalah kependudukan. Terdapat minat dan usahayang luar biasa dalam program Keluarga Berencana ini, walaupun sepertiyang kita ketahui bahwa masalah ini seharusnya adalah sebuah
 privacy 
kini cepat sekali berubah menjadi masalah umum. Dan tentu saja hal initak terlepas dari masalah perkawinan, dimana fertilitas menunjukkan jumlah anak lahir hidup, sebuah ikatan hubungan yang mengawali. Baik
2
 
www.umamnoer.co.cc – spread your wings and soar 
ikatan perkawinan atau ikatan seksual. Usia pada waktu kawin umumnyarelatif rendah di negara-negara yang sedang berkembang, yang berartiproporsi yang besar dari atau seluruh usia subur (usia reproduksi)dilewatkan dalam perkawinan.
I.2. Perumusan Masalah
Ikatan perkawinan berpengaruh terhadap fertilitas. Ikatanperkawinan ini dianggap penting terutama karena awal mula danberlanjutnya ikatan seksual yang stabil merupakan sebagian variabelhubungan seks dalam analisis fertilitas. Salah satu variabel perkawinanadalah usia kawin, terutama disini adalah perkawinan usia muda.Fokus penelitian dibuat agar penelitian tidak hanya mencari data dilapangan sebanyak-banyaknya tanpa adanya suatu kerangka masalah.Adapun fokus penelitian ini adalah bagaimana perkawinan usia dini terjadipada masyarakat Kalisari yang dikaitkan dengan jumlah anak dandihubungkan dengan fertilitas.
I.3. Tujuan Penelitian
Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahuibagaimana perkawinan usia dini mempengaruhi pada jumlah anak yangdihubungkan dengan fertilitas dan tanggapan masyarakat yangbersangkutan terhadap perkawinan usia dini.
I.4. Kerangka Teori
Menurut klasifikasi Moser kebijakan kependudukan menjadi bagiandari pendekatan kesejahteraan karena fokusnya ialah perempuan sebagaiibu atau calon ibu. Kebijakan kependudukan meliputi dua hal yangmendasar yaitu pengendalian fertilitas (
fertility control 
) dan pengendalianpenduduk (
 population control 
).
 
Yang dimaksud dengan pengendalianfertilitas
1
ialah hak perempuan atau lelaki untuk mengambil keputusan
1
Kami menggunakan istilah pengendalian fertilitas, dan bukan pengendalian kelahiran(
birth control 
), karena bukan “kelahiran” yang hendak dikendalikan melainkan fertilitas,yaitu kemungkinan untuk mempunyai anak. Istilah pengendalian kelahiran, meskipun
3

Activity (91)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Rosita Musa liked this
Aji Pradityo liked this
Ayien Pabo Pabo added this note
rame aee...
ifa_ajja_blh2004 liked this
Dedi Guntar liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->