Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
11Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Kode Etik Keguruan Paud

Kode Etik Keguruan Paud

Ratings: (0)|Views: 1,471 |Likes:
Published by semodav_12

More info:

Published by: semodav_12 on Aug 17, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/28/2013

pdf

text

original

 
Peran Guru dalam PAUD
A. Peran Guru Dalam Pendidikan Anak Usia Dini Belajar adalah suatu proses perubahan yangmenyangkut tingkah laku atau kejiwaan. Dalam psikologi belajar, proses berarti cara-cara ataulangkah-langkah khusus yang dengannya beberapa perubahan ditimbulkan hingga tercapainyahasil-hasil tertentu. Jadi dapat diartikan proses belajar adalah sebagai tahapan perubahan perilakukognitif, afektif dan psikomotor yang terjadi dalam diri siswa. Perubahan tersebut bersifat positif dalam arti berorientasi ke arah yang lebih maju daripada keadaan sebelumnya. Guru adalah pihak utama yang langsung berhubungan dengan anak dalam upaya proses pembelajaran, peran guruitu tidak terlepas dari keberadaan kurikulum. Tetapi menurut Brenner (1990) sebenarnya pendidikan anak prasekolah terefleksi dalam alat-alat perlengkapan dan permainan yang tersedia,cara perlakuan guru terhadap anak, adegan dan desain kelas, serta bangunan fisik lainnya yangdisediakan untuk anak. (M. Solehuddin, 1997 : 55). Di Indonesia pembelajaran pendidikan prasekolah lebih bersifat akademik, di mana anak lebih banyak duduk di bangku dan harus tertibseperti di sekolah. Jarang guru memberikan kesempatan kepada anak untuk berksplorasi,mengekspresikan perasaannya, dan melakukan sendiri apa yang mereka minati, sampaimenemukan pemecahan masalah sendiri. Ada beberapa pendekatan peran guru dalam pembelajaran, antara lain : 1. Guru berperan sebagai pengajar Dalam hal ini guru harus mengajar sesuai dengan kurikulum tanpa melihat minat anak. Semua anak dianggap botol kosong yangharus diisi oleh berbagai informasi tanpa melihat perbedaan bahkan meski anak tidak berminat pun guru harus tetap menyampaikan apa yang sudah dugariskan dalam kurikulum tersebut. 2.Guru berperan membelajarkan anak Pada pendekatan ini guru berpegang pada panduankemampuan yang akan dicapai anak dengan cara memahami minat, perasaan dan pengalamananak. Guru hanya berperan sebagai fasilitator dengan memberikan kesempatan kepada anak untuk mengungkapkan pengalaman, perasaannya melalui berbagai interaksi kepada guru maupunteman sebaya. Dalam hal ini anak dapat dengan leluasa mengekspresikan apa saja yanga adadalam pikirannya Pendekatan semacam ini merupakan pendekatan yang efektif dan terbaik karena anak dapat berkembang secara utuh (Tini Sumartini, 2005 :47) B. Peran Orang Tua dalamPendidikan Anak Usia Dini Orang tua sebagai guru alamiah akan mampu melihat dan mengertiserta menanggapi kemauan anak. Melalui berbagai komunikasi serta interaksi dengan orang tuaakan terbentuk sikap, kebiasaan dan kepribadian seorang anak, selain itu ada pula faktor lingkungan yang secara tidak langsung mempengaruhi perkembangan anak, seperti halnyadengan kebudayan. Kebudayaan (culture) secara tidak langsung ikut mewarnai situasi, kondisiataupun corak interaksi di mana anak itu berada. Selain faktor-faktor di atas, faktor agama jugasangat berpengaruh terhadap perkembangan pribadi dan kebiasaan anak. Salah satunya adalahanak mulai tahu tentang kebersihan, yakni dengan melakukan buang air di tempat yang biasadilakukan oleh orang tuanya. Pendidikan anak usia dini, suatu pembinaan yang ditunjukankepada anak sejak lahir sampai dengan usia 6 tahun, yang dilakukan melalui pemberianrangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohaniagar anak memiliki kesiapan dalm memasuki pendidikan lebih lanjut. Sekolah merupakanlembaga pendidikan yang kedua setelah pendidikan keluarga. Maka dari itu sekolah mempunyai peranan penting untuk meneruskan dasar-dasar pendidikan keluarga. Pada umumnya sekolahmerupakan tempat anak didik untuk memperoleh pengalaman-pengalaman, pengetahuan,keterampilan sehingga anak didik akan mendapat bekal hidup kelak bekerja di lingkunganmasyarakat luas. Anak usia dini pada hakikatnya adalah manusia yang memerlukan bimbingan,secara kodrati seorang anak sangat perlu pendidikan dan bimbingan dari orang dewasa.
 
Masyarakat sebagai lingkungan terbesar dalam kehidupan, berguna untuk melatih jiwa anak dalam bersosialisasi terhadap masyarakat, seperti bermain dan bergaul. Yang harus diperhatikan pengaruh lingkungan dan kebudayaan masyarakat terhadap perkembangan pribadi anak misalnyaanak yang terdidik dalam keluarga yang religius, setelah dewasa akan cenderung menjadimanusia yang religius pula. Lingkungan dan keluarga sebagai pendidikan kedua setelah sekolah,orang tua memiliki peran yang cukup strategis dalam membantu guru memaksimalkan proses pembelajaran bagi anak-anak usia prasekolah. Dalam menyikapi berbagai perubahan sosial danteknologi yang begitu cepat dalam masyarakat, maka orang tua harus memiliki peganganedukatif dalam menciptakan suasana pembelajaran. Tugas pokok orang tua yang dapatdiberdayakan guru dalam meningkatkan perannya adalah : 1. Memberi nama yang tepat.Pemberian nama akan memberi identitas kepada anak. Dengan berbagai kemajuan dan perubahan sosial nama anak semakin baik dan beragam, namun identitas keklaminan justrusangat penting. 2. Kebiasaan memberikan pakaian yang sesuai. Berikan pakaian yang sesuaidengan anak agar nantinya Orangtua tidak bingung dengan kebiasaan anak yang kelaki-lakianatau keperempuan-perempuanan akibat dari seringnya memberikan pakaian yang tidak sesuai. 3.Pemilihan warna yang tepat, sebab warna dan motif juga sangat berpengaruh terhadap identitaskekelaminan. 4. Pengembangan hobi yang menunjang. Kecenderungan biasanya terbaca sejak kecil sehingga pengembangan hobi yang sesuai akan memberikan bekal yang baik untuk  perkembangan anak. 5. Memberikan batasan-batasan, aturan-aturan dengan bimbingan yangtepat 6. Memperhatikan tugas dalam rumah tangga. Secara tidak langsung anak akanmemperhatikan dan mengerti tugas dan peran yang harus dimainkan.
 
Profesi keguruanPaud
Profesi adalah suatu pekerjaan yang dalam melaksanakan tugasnya memerlukan/menuntutkeahlian (expertise), menggunakan teknik-teknik ilmiah, serta dedikasi yang tinggi. Keahliandiperoleh dari lembaga pendidikan yang khusus diperuntukkan untuk itu dengan kurikulum yangdapat dipertanggungjawabkan.Ciri-ciri profesi, yaitu adanya:
1.
 
standar unjuk kerja;2.
 
lembaga pendidikan khusus untuk menghasilkan pelaku profesi tersebut dengan standarkualitas akademik yang bertanggung jawab;3.
 
organisasi profesi;4.
 
etika dan kode etik profesi;5.
 
sistem imbalan;6.
 
pengakuan masyarakat.
Profesi Keguruan
 Pada dasarnya profesi guru adalah profesi yang sedang tumbuh. Walaupun ada yang berpendapat bahwa guru adalah jabatan semiprofesional, namun sebenarnya lebih dari itu. Hal inidimungkinkan karena jabatan guru hanya dapat diperoleh pada lembaga pendidikan yanglulusannya menyiapkan tenaga guru, adanya organisasi profesi, kode etik dan ada aturan tentang jabatan fungsional guru (SK Menpan No. 26/1989).Usaha profesionalisasi merupakan hal yang tidak perlu ditawar-tawar lagi karena uniknya profesiguru. Profesi guru harus memiliki berbagai kompetensi seperti kompetensi profesional, personaldan sosial.
Ciri-ciri Profesi Keguruan
 Ciri-ciri jabatan guru adalah sebagai berikut.
1.
 
Jabatan yang melibatkan kegiatan intelektual.2.
 
Jabatan yang menggeluti suatu batang tubuh ilmu yang khusus.3.
 
Jabatan yang memerlukan persiapan profesional yang lama (dibandingkan denganpekerjaan yang memerlukan latihan umum belaka).4.
 
Jabatan yang memerlukan latihan dalam jabatan yang berkesinambungan.5.
 
Jabatan yang menjanjikan karier hidup dan keanggotaan yang permanen.6.
 
Jabatan yang menentukan baku (standarnya) sendiri.7.
 
Jabatan yang lebih mementingkan layanan di atas keuntungan pribadi.8.
 
Jabatan yang mempunyai organisasi profesional yang kuat dan terjalin erat.
L
atar Belakang Profesi Keguruan
 

Activity (11)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Hajar St Hajar liked this
Irna Dwidasa liked this
yudibhorneo liked this
Anyhan Handayani liked this
Ratih Wulandari liked this
shofwam liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->