Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
4Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
BHARATAYUDHA

BHARATAYUDHA

Ratings: (0)|Views: 833|Likes:
Published by yaririyadi

More info:

Published by: yaririyadi on Aug 17, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOCX, TXT or read online from Scribd
See More
See less

01/13/2013

pdf

text

original

 
1
BHARATAYUDHADikisahkan, Bharatayuddha diawali dengan pengangkatan senapati agung atau pimpinan perang kedua belah pihak. Pihak Pandawa mengangkat Resi Seta sebagai pimpinan perang dengan pendamping di sayapkanan Arya Utara dan sayap kiri Arya Wratsangka. Ketiganya terkenal ketangguhannya dan berasal dariKerajaan Wirata yang mendukung Pandawa. Pandawa menggunakan siasat perang Brajatikswa yang berarti senjata tajam. Sementara di pihak Kurawa mengangkat Bisma (Resi Bisma) sebagai pimpinan perang dengan pendamping Pendeta Drona dan prabu Salya, raja kerajaan Mandaraka yang mendukungKorawa. Bisma menggunakan siasat Wukirjaladri yang berarti ³gunung samudra.´Pasukan dari negara-negara baik yang mendukung Pandawa maupun yang mendukung Kurawa telah berdatangan di Tegal Kurusetra. Mereka telah mendirikan perkemahan-perkemah an.Malam ini merekamulai berjaga jaga, karena esok hari Perang Barata Yuda, akan dimulai. Hati dan perasaaan mulai bergetar, mengapa harus berperang, yang akan mengorbankan banyak orang tewas, mengapa tidak memilih damai, berdasar kan pembagian tanah Astina yang telah dibagi secara adil oleh Resi Bismawaktu itu, Kembalikanlah Indraprasta ke Pandawa. Perda maian telah diajukan kepada Kurawa, namunditolak.Besok pagi Bisma menjadi Panglima Perang Kurawa melawan Pandawa. Sementara itu Prabu SriBathara Kresna meminta Pandawa bersiap-siap memasuki medan laga Kurusetra. Seta ditun juk menjadiSenapati perang Pandawa. Sedang kan kedua adiknya Utara memimpin pasu kan disayap kanan danWratsangka pendamping kiri, memimpin pasukan disayap kiri. Matahari mulai bersinar, suara sangkakalamenyayat- nyayat. Bergetar jiwa dan raga. Semua prajurit bersiap berperang. Kedua belah pihak telahmengatur strategi perang. Resi Bisma telah memasuki medan laga dan melayangkan beberapa senjata pada Perajurit Pandawa. Arjuna menangkis serangan senjata Bisma. Sementera itu kereta perang Bismamelaju cepat ketengah prajurit Pandawa. Resi Bisma bertemu dengan Abimanyu, dimintanya Abimanyumundur saja, karena masih terlalu muda. Kereta Perang Resi Bisma bertemu dengan kereta perangArjuna, yang di saisi Prabu Kresna. Resi Bisma memberi pesan agar Prabu Kresna memerintahkanSrikandi maju ke medan laga, Srikandilah orang yang bisa menghantarkan kematian Resi Bisma.Sementara kereta perang Prabu Salya mengawal kereta perang Resi Bisma dari arah kiri. Sedangkandisebelah kanan kereta perang Resi Bisma disebelah kanan adalah Kereta perang PanditaDurna.Sementara itu Arjuna kehilangan daya juang, melihat senapati Astina adalah kakeknya yang sangatdisayangi, Sejak masih kecil kakek Bisma menyayanginya. Disnilah timbul dialog antara Arjuna danPrabu Kresna.Untuk menggugah kembali semangat Arjuna. Dialog ini dikenal dengan Bagawad Gita.Balatentara Korawa menyerang laksana gelombang lautan yang menggulung-gulung, sedang pasukanPandawa yang dipimpin Resi Seta menyerang dengan dahsyat seperti senjata yang menusuk langsung ke pusat kematian. Sementara itu Rukmarata, putra Prabu Salya datang ke Kurushetra untuk menonton jalannya perang. Meski bukan anggota pasukan perang, dan berada di luar garis peperangan, ia telahmelanggar aturan perang, dengan bermaksud membunuh Resi Seta, Pimpinan Perang Pandawa.Rukmarata memanah Resi Seta namun panahnya tidak melukai sasaran. Setelah melihat siapa yangmemanahnya, yakni seorang pangeran muda yang berada di dalam kereta di luar garis pertempuran, ResiSeta kemudian mendesak pasukan lawan ke arah Rukmarata. Setelah kereta Rukmarata berada di tengah pertempuran, Resi Seta segera menghantam dengan gada (pemukul) Kyai Pecatnyawa, hingga hancur  berkeping-keping. Rukmarata, putera mahkota Mandaraka tewas seketika.Kereta perang Resi Bisma bertemu Senapati Pandawa, Seta. Terjadilah adu panah antara Seta melawanResi Bisma. Namun walaupun Bisma sudah berusia lanjut, ia masih lincah memainkan panah dan pedangnya. Keduanya masih berimbang. Sementara itu Werkudara dengan gadanya menyambar nyambar kepala Para Kurawa, Arjuna dengan panahnya melesat ke semua arah penjuru musuh,dan Nakula serta
 
2
 
Sadewa membabat Kurawa dengan pedang kembarnya. Gatut kaca menyambar Nyambar-nyambar lawannya dari angkasa. Para Kurawa banyak yang ketakutan dengan kegesitan para Pandawa. SementaraPutera Wirata, Utara sebagai pendamping Senapati sayap Kanan dan Wratsangka disayap kiri terusmelaju ketengah medan pertempuran. Resi Bisma merasa mulai terdesak. Resi Bisma meninggalkanmedan laga. Resi Seta mengejarnya.Resi Bisma berlari ke Sungai Gangga dan masuk kedalam SungaiGangga menemui ibunya. Resi Bisma pamit mati pada ibunya, Dewi Gangga merasa sedih, karenaseingatnya Resi Bisma, yang sewaktu muda bernama Dewabrata, sampai sekarang hidupnya tidak pernah bahagia, Bisma mestinya yang ber tahta di Astina menggantikan ayahnya. Dewi Gangga memberikancundrik. Resi Bisma berpamitan dan keluar dari sungai Gangga, ternyata di luar sudah ditunggu Seta. ResiBisma meloncat dan menusukan cundrik di dada Seta, yang membuat Seta Gugur.Dalam peperangan tersebut Arya Utara gugur di tangan Prabu Salya sedangkan Arya Wratsangka tewasoleh Pendeta Drona. Bisma dengan bersenjatakan Aji Nagakruraya, Aji Dahana, busur Naracabala, Panahkyai Cundarawa, serta senjata Kyai Salukat berhadapan dengan Resi Seta yang bersenjata gada KyaiLukitapati, pengantar kematian bagi yang mendekatinya. Pertarungan keduanya dikisahkan sangatseimbang dan seru, hingga akhirnya Bisma dapat menewaskan Resi Seta. Bharatayuddha babak pertamadiakhiri dengan sukacita pihak Korawa karena kematian pimpinan perang Pandawa.Sementara perang semakin sengit, kini Prabu Salya telah dapat lawan yang seimbang, Prabu Salya bertemu dengaan putera Wirata, Utara. Keduanya duanya sama-sama gesit dalam memainkan segalasenjata, dari panah, pedang dan adu kesaktian. Namun ketika terdengar sorak sorai Seta Gugur, Utaraterlena, terperanjat, dan Utara tidak teringat lagi kalau masih di medan perang, Kesempatan baik itu tidak disia-siakan oleh Prabu Salya, sehingga dengan mudah membidikkan senjatanya kepada Raden Utara.Senjata Prabu Salya mengenai dada Utara, maka gugurlah Raden Utara ditangan Prabu Salya.Demikian juga Raden Wratsangka mendapat lawan tangguh yaitu dengan Pendita Durna. Yang gesit dan pandai olah senjata dan kanuragan,maka dengan mudah Pendita Durna membunuh Wratsangka. Pihak Kurawa bersorak sorai dengan gugurnya tiga Satria Wirata. Kubu Pandawa sangat berduka dengankematian tiga satria Wirata.Sementara itu pada hari kesepuluh Perang Barata Yudha, Prabu Kresnameminta Srikandi segera bersiap untuk melawan Resi Bisma. Resi Bisma juga telah siap kembali bertempur, setelah berhasil mengalahkan Seta ditepi Sungai Gangga. Dewi Srikandi sudah berhadapandengan Eyang Bisma. Dewi Srikandi berkali kali dipukul, oleh Resi Bisma, namun tidak membalas.Tiba-tiba Resi Bisma terkesima, waktu memandang Dewi Srikandi, seperti berhadapan dengan Dewi Amba.Resi Bisma tidak bisa berbuat apa-apa, ia teringat sekali waktu Dewi Amba dengan manja mempesonaResi Bisma. Rupanya Dewi Amba telah memasuki tubuh Dewi Srikandi. Melihat situasi yang sedemikianrupa, Prabu Kresna langsung memerintahkan Dewi Srikandi untuk memanah Resi Bisma, Dewi Srikandisegera memanah Resi Bisma, panahpun dengan cepat melesat kearah Resi Bisma, tetapi apa karena iaseorang wanita atau ia ragu ragu terhadap Resi Bisma, panah Dewi Srikandi hampir tidak sampai kepadaResi Bisma.Dengan cepat Arjuna melayangkan sebuah panah, dengan kekuatan tinggi mendorong panah Srikandimelaju dengan cepat dan mengenai dada Resi Bisma. Resi Bisma , jatuh ke bumi. Sasangkala berbunyiseiring dengan tumbangnya Resi Bisma di Tegal Kurusetra. Untuk menghormati Resi Bisma, seseorangyang telah banyak berbuat baik kepada Pandawa maupun Kurawa, yang merelakan melepas tahta Astinademi adik-adiknya, tetapi malah menjadikan Negeri Astinapura hancur lebur, Demikianlah nasib NegeriAstinapura, peninggalan ayahanda Bisma yaitu Prabu Sentanu.Resi Bisma ingin tidur diatas bantal. Prabu Suyudana memerintahkan Dursasana mengambil tilam bersulam emas dari istana Astina. Tetap Resi Bisma tidak mau, Resi Bisma minta pada Arjuna untuk mengambilkan bantal pahlawan. Secepat kilat Arjuna mengambil busurnya dan menancapkan beberapaanak panah di dekat Resi Bisma tidur. Kepala Resi Bisma disangga diatas panah Arjuna yang menancapdi tanah dibawah kepalanya.
 
3
 
Sedangkan Werkudara memberikan perisai-perisai perajurit yang telah gugur untuk menyelimuti ResiBisma. Resi Bisa mmeminta pada Dewa untuk memberikan umur sampai akhir Perang Barata Yudha.Karena ia ingin melihat akhir perang Barata Yudha. Kemudian oleh Pandawa, Resi Bisma dibuatkan penutup kelambu untuk menghormati Resi Bisma.Pandawa dalam perang Barata Yudha ini kehilangan banyak tokoh-tokoh berguguran. Karena Resi Bismaadalah ahli strategi Perang yang handal.Resi Bisma bertahan selama 10 hari menjadi senapati pihak Kurawa.
Bharatayudha (3) Paluhan ± Bogadenta Gugur 
Sepeninggal resi Bisma, prabu Bogadenta diangkat menjadi senopati pengganti dengan pengapitnyakertipeya. Untuk menghadapinya, pandawa menampilkan Arjuna sebagai senopti dengan Werkudarasebagai pengapitnya. dengan mengendarai gajah murdaningkung dengan sratinya dewi Murdaningsih, prabu bogadenta mengamuk dengan hebatnya.melihat keadaan itu, arjuna dengan kereta perangnya menempuh aliran wadyabala astina dan membawa pasukannya menerobos masuk ke dalam pertahanan kurawa sehingga barisan lawan terdesak mundur.arjuna berhadapan langsung dengan prabu bogadenta. perang tanding antara 2 panglima ini dimenangkanoleh arjuna. prabu Bogadenta beserta gajah dan sratinya mati sekaligus.Werkudara dengan gada pusakanya membabat hancur wadyabala astina, bergerak seperti banteng luka. iamendesak senopati pengapit kurawa, kertipeya, dan menghantamkan gadanya hingga dada kertipeyahancur. prabu Duryudana menyaksikan senopatinya gugur segera menunjuk penggantinya dan mengangkat prabuGardapati, raja Puralaya sebagai senopati dan Wresaya sebagai pengapitnya. mengetahui perubahan siasatkurawa, pandawa lalu menggeser kedudukan senapati dan pengapitnya. Werkudara menjadi panglima danArjuna sebagai pendamping.akibat siasat prabu Gardapati, yang memancing Bima bergeser dari tempat kedudukannya ketempat yangtidak dikenal, maka Werkudara dan Arjuna terjebak ke dalam tempat yang berlumpur/embel/paluh. tapi pada saat terakhir, Werkudara dapat menangkap prabu Gardapati dan Wresaya untuk berpegangan naik keatas, sehingga keduanya terjerembab masuk ke dalam lumpur.Werkudara yang menggendong Arjuna dengan memanjat punggung kedua lawannya segera meloncatkeluar dari lumpur berbahaya itu. prabu Gardapati dan Wresaya mati tenggelam dalam lumpur.
Bharatayudha (4) Ranjapan ± Abimanyu gugur 
Abimanyu (Sansekerta: abhiman¶yu) adalah seorang tokoh dari wiracarita Mahabharata. Ia adalah puteraArjuna dari salah satu istrinya yang bernama Subadra. Ditetapkan bahwa Abimanyu-lah yang akanmeneruskan Yudistira. Dalam wiracarita Mahabharata, ia dianggap seorang pahlawan yang tragis. Iagugur dalam pertempuran besar di Kurukshetra sebagai ksatria termuda dari pihak Pandawa, karena baru berusia enam belas tahun. Abimanyu menikah dengan Utari, puteri Raja Wirata dan memiliki seorang putera bernama Parikesit, yang lahir setelah ia gugur.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->