Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
8Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Bhineka Tunggal Ika

Bhineka Tunggal Ika

Ratings: (0)|Views: 2,044|Likes:
Published by Salman Ala

More info:

Published by: Salman Ala on Aug 19, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

04/24/2013

pdf

text

original

 
0
Bhinneka Tunggal Ika sebagaiPembentuk Jati Diri Bangsa
Makalah yang disajikan pada:Konferensi Nasional dan Pembentukan Organisasi Profesi PengajarBahasa, Sastra, Budaya, dan Seni Daerah se-Indonesia
Di YogyakartaSabtu-Minggu, 8-9 Agustus 2009
Oleh:Turita Indah Setyani
Program Studi Sastra Daerah untuk Sastra JawaFakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia
 
1
Bhinneka Tunggal Ika sebagai Pembentuk Jati Diri Bangsa
Oleh: Turita Indah SetyaniProgram Studi Sastra Daerah untuk Sastra JawaFakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, Universitas Indonesiaturita.indah@yahoo.com
Pendahuluan
Membaca tema dan subtema dari konferensi ini, menjadi pertanyaan bagi saya secarapribadi. Apa yang hendak didiskusikan dalam pembicaraan kita kali ini? Bila membaca tema
yang disampaikan: ―Etika Daerah, Dulu dan Masa Kini, serta Pembentukan Jati Diri Bangsa‖dengan subtema makalah: ―Etika dalam Budaya, Bahasa, Sastra, dan Seni Daerah sebagaiPembentuk Jati Diri Bangsa‖, terdapat sebuah
makna yang membedakannya, terutama yaitu
kata ‗pembentukan‘ pada tema dan kata ‗pembentuk‘ pada subtema.
Dalam
Kamus Besar  Bahasa Indonesia
 / 
KBBI 
 
(2007: 136), ‗pembentukan‘ berarti proses, cara, perbuatanmembentuk; sedangkan ‗pembentuk‘
berarti orang yang membentuk (dalam bermacam-macam arti); alat atau sesuatu yang digunakan untuk membentuk. Memperhatikan hal itu,berarti terdapat sebuah wicara dalam tema bahwa perlu melihat etika daerah dalam prosesatau cara membentuk Jati Diri Bangsa masa dulu dan masa kini. Adapun dalam subtema yangperlu diperhatikan adalah bahwa orang yang membentuk atau alat yang digunakan untuk membentuk Jati Diri Bangsa berkaitan dengan etika dalam budaya, bahasa, sastra, dan senidaerah. Namun mari kita mendiskusikannya dalam sebuah dialektika yang dapat dilihat dariberbagai aspek yang melatarbelakangi etika sebagai pembentuk Jati Diri Bangsa itu sendiri.Dalam
KBBI 
(2007: 309) etika adalah ilmu tentang apa yang baik dan apa yang buruk,dan tentang hak dan kewajiban moral (akhlak). Namun kita pun mengetahui bahwa etikamerupakan istilah yang berasal dari bahasa Yunani kuno
ethos
, dalam bentuk tunggalmemiliki banyak arti: tempat tinggal yang biasa; padang rumput, kandang; kebiasaan, adat;akhlak, watak; perasaan, sikap, cara berpikir. Dalam bentuk jamak (
ta etha
) artinya adalahadat kebiasaan. Dan arti terakhir inilah menjadi latar belakang bagi terbentuknya istilah
―etika‖ yang oleh filsuf Yu
nani besar Aristoteles (384-322 SM) sudah dipakai untuk menunjukkan filsafat moral. Jadi, jika kita membatasi diri pada asal-usul kata ini, maka
―etika‖ berarti: ilmu tentang apa yang biasa dilakukan atau ilmu tentang adat kebiasaan
1
.
1
Bertens, K.
 Etika
. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama. 1993: 4.
 
 
2
Selanjutnya Bertens mengungkapkan bahwa k 
ata yang cukup dekat dengan ―etika‖adalah ―moral‖ yang berasal dari bahasa Latin
mos
(jamak:
mores
) yang berarti juga:kebiasaan, adat. Dalam bahasa Indonesia (pertama kali dimuat dalam
KBBI 
, 1988), kata
mores
 
masih dipakai dalam arti yang sama. Jadi etimologi kata ―etika‖ sama denganetimologi kata ―moral‖, karena keduanya berasal dari kata yang berarti adat kebiasaan
2
.Moral dalam
KBBI 
(2007: 754) berarti 1. ajaran tentang baik buruk yang diterima umummengenai perbuatan, sikap, kewajiban, dan sebagainya; akhlak; budi pekerti; susila; 2.kondisi mental yang membuat orang tetap berani, bersemangat, bergairah, berdisiplin, dansebagainya; isi hati atau keadaan perasaan sebagaimana terungkap dalam perbuatan; 3. ajarankesusilaan yang dapat ditarik dari suatu cerita. Dengan kata lain, dapat dikatakan bahwa etikaadalah ilmu tentang nilai-nilai moral yang berkaitan dengan baik dan buruk yang biasadilakukan ataupun yang sudah menjadi adat kebiasaan. Oleh karena itu, etika di sinidigunakan sebagai alat atau sesuatu untuk membentuk Jati Diri Bangsa. Siapa yangmembentuknya, tentu berkaitan dengan orang yang berada dalam lingkungan bangsa tersebut.Bangsa yang dimaksud di sini adalah bangsa Indonesia. Kini kita lihat sejarah perkembangantentang bagaimana terjadinya bangsa Indonesia? Bagaimana seorang proklamator dapatmemproklamirkan Indonesia sebagai bangsa yang diakui oleh bangsa-bangsa lain? Budayaapa yang dibawa oleh Bung Karno sebagai seorang proklamator? Sejarah perkembanganbangsa berkaitan dengan jati dirinya yang perlu diperhatikan di sini hinggadiproklamirkannya bangsa Indonesia adalah 1. adanya Bhinneka Tunggal Ika yang disepakatisebagai semboyan dari lambang Negara RI; 2. Sumpah palapa sebagai pemersatu nusantara;3. Sumpah pemuda mewujudkan tanah air Indonesia, bangsa Indonesia, dan bahasaIndonesia; 4.
Proklamasi kemerdekaan dengan ―semangat proklamasinya‖ Presiden Sukarno
mendengungkan semangat persatuan Indonesia. Semua itu saling berkaitan erat karenamerupakan pembentuk Jati Diri Bangsa Indonesia yang berbeda dengan bangsa-bangsa laindi antero dunia. Bagaimana pembentukan itu terjadi, mari kita ikuti paparan di bawah ini.
Pembentukan Jati Diri Bangsa
Sejak Negara Republik Indonesia ini merdeka, para pendiri bangsa mencantumkan
kalimat ―Bhinneka Tunggal Ika‖
sebagai semboyan pada lambang negara Garuda Pancasila.Kalimat itu sendiri diambil dari falsafah Nusantara yang sejak jaman Kerajaan Majapahit
2
 
 Ibid 
. 1993: 5.
 

Activity (8)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Keong Crew liked this
Wahyu Bambang liked this
Sulfiyanah Dewi liked this
Sulfiyanah Dewi liked this
B'MAZ liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->