Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword or section
Like this
7Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
mendobrak_kebiasaan

mendobrak_kebiasaan

Ratings:

4.75

(4)
|Views: 895 |Likes:
Published by baehaqie
Jakarta as capital of Indonesia have many problems such as other developing country, government of jakarta already make some approach to solve the problems, but little result to solve the problems. this book give some tutorial and lesson learned about how community approach can solve the problem
Jakarta as capital of Indonesia have many problems such as other developing country, government of jakarta already make some approach to solve the problems, but little result to solve the problems. this book give some tutorial and lesson learned about how community approach can solve the problem

More info:

Published by: baehaqie on Sep 28, 2008
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/09/2014

pdf

text

original

 
komunikasi pembangunanmendobrak kebiasaan
 
M E ND O BRAKK E BA S AA N
 b  el   a j   a b  e t  a t  a am a d  al   am p o s e s p e en c an a an p em b  an  g un an d i  R a w a B un  g a
          I
      N
      S 
      T
       I
    T
   U
  T
 
P
R  
T   
A   
N    
I             
 A
  N
 
B  
G
 O
  R
JAYA R AYA
PROGRAM STUDIPERENCANAAN WILAYAH DAN PERDESAANPPS INSTITUT PERTANIAN BOGOR BADAN PEMBERDAYAAN MASYARAKATPEMERINTAH PROPINSI DKI JAKARTA 
 
komunikasi pembangunanmendobrak kebiasaan
KREDIT
Para pelaksana program
Komunikasi PembangunanBerbasis Komunitas
Komunikasi Pembangunan Berbasis Komunitas©PS PWD-IPB, JULI 2002Prosiding Kegiatan Komunikasi Pembangunan Berbasis Komunitas
 TIM PENYUSUN
 Widhyanto Muttaqien Ahmad Ahmad Baehaqie Abdul Rahman Andit
 TATA LETAK 
 A. Baehaqie W. M. AhmadPandan
DESAIN SAMPULDAN GRAFIS
 A. BaehaqiePandan
PROSIDINGKEGIATAN
 
komunikasi pembangunan
 
mendobrak kebiasaan
SAMBUTAN
Cara-cara Perencanaan Kegiatan Perbaikan Ekonomi, Sosial dan Lingkungan Hidupuntuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat baik di tingkat lokal maupun re-gional pada masa sekarang telah banyak mengalami perubahan-perubahan.Umpamanya cara pendekatan perencanaan dengan pendekatan cetak-biru ( 
blue  print approach 
 ) melalui pendekatan
top-down 
mengasumsikan bahwa paraperencana mempunyai suatu pemahaman dan
overview 
terhadap persoalan-persoalan yang dihadapi oleh masyarakat secara akurat. Namun dengan cara-cara ini selain telah menunjukkan hasil-hasil yang tidak efektif dalam mencapaisasaran-sasaran yang dituju, tetapi juga tidak efisien dalam arti terlalu banyak sumberdaya dan dana yang mubazir. Karena asumsi tersebut tidaklah realistik,terutama dalam menghadapi persoalan sosial ekonomi dan lingkungan yang semakinkompleks yang bersifat dinamis. Oleh karena itu dalam menghadapi sistem yang kompleks dan dinamis itu sekarang metodenya telah diganti dengan melalui berupapemberdayaan masyarakat guna mendorong pertisipasi mereka secara interaktif melalui proses dialog-dialog antara perencana dan masyarakat sehingga sama-sama mengalami
learning by doing 
untuk menggali dan mengenal beberapa persoalanpokok yang dihadapi oleh masyarakat serta merumuskan solusi-solusipemecahannya atas dasar kesepakatan bersama.Demikianlah bahwa landasan pemikiran singkat diatas didasarkan kepada hasilpengalaman-pengalaman dalam tiga dekade terakhir ini dimana telah terjadi prosespergeseran paradigma dalam pendekatan pembangunan untuk meningkatkankesejahteraan masyarakat. Cara pandang pembangunan yang berorientasi padalaju pertumbuhan ekonomi secara fisikal (investasi dalam
man-made capital 
 ) denganbasis peningkatan investasi dan teknologi yang didatangkan dari luar sematalingkungan masyarakatnya telah bergeser ke arah pemikiran pembangunan yang menekankan pada kemampuan masyarakat ( 
human 
dan
social capital 
 ) untuk diajak serta dalam mengarahkan dan mengendalikan keadaan kehidupan sosial, ekonomidan lingkungannya. Pengalaman empiric menunjukkan bahwa ketidak-seimbangandalam investaasi keempat capital ( 
natural, physical, human 
dan
social capital 
 ) dapatmenimbulkan kesenjangan tingkat kehidupan dalam masyarakat yang pada gilirannyaakan menjadi sumber dari krisis ekonomi, sosial dan lingkungan yang satu kepadakrisis lainnya. Oleh karena itu paradigma baru yang berkembang ini lebihmenekankan kepada proses-proses partisipatif dan kolaboratif ( 
 participatory and collaborative processes 
 ) yang ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan sosialdan material, termasuk meningkatnya keadilan dalam distribusi penguasaan,pengelolaan dan manfaat pembangunan serta kebebasan dan kemandirian.Oleh karena itu kini telah banyak disadari bahwa pengalaman dalam membangunkehidupan masyarakat selama ini telah banyak menimbulkan dampak permasalahanpembangunan yang semakin besar dan kompleks. Semakin melebarnya kesenjangansosial-ekonomi, degradasi dan tingkat kerusakan lingkungan yang semakin besar,maka beban dan ketergantungan pada pihak luar (pemerintah pusat, bahkan luarnegeri) yang semakin berat adalah merupakan bukti-bukti nyata atas kegagalanpraktek pelaksanaan pembangunan selama ini. Atas dasar realitas tersebut, makapengalaman tersebut telah mendorong kearah terjadinya perubahan pemikirandan konsepsi pembangunan yang perlu dicermati.

Activity (7)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Roy Alfadry liked this
tbsufyan liked this
Mas Tri Wuryanto liked this
Anitarachmawati liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->