Welcome to Scribd. Sign in or start your free trial to enjoy unlimited e-books, audiobooks & documents.Find out more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
23Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
katarak komplikata

katarak komplikata

Ratings: (0)|Views: 922|Likes:
Published by ritchiestefanus

More info:

Published by: ritchiestefanus on Aug 22, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/09/2013

pdf

text

original

 
Katarak Komplikata – Susanti Lingga Hutama (406107059)
BAB IPendahuluan
Katarak merupakan penyebab utama kebutaan yang dapat dicegah diseluruh dunia.Katarak adalah perubahan lensa mata yang semula jernih dan tembus cahaya menjadi keruh,sehingga cahaya sulit mencapai retina, akibatnya penglihatan menjadi kabur. Katarak terjadisecara perlahan-lahan sehingga penglihatan penderita terganggu secara berangsur. Katarak tidak menular dari satu mata ke mata lain, tetapi katarak dapat terjadi pada kedua mata padawaktu yang tidak bersamaan. Perubahan ini dapat terjadi karena proses degenerasi atauketuaan (jenis katarak ini paling sering dijumpai), trauma mata, infeksi penyakit tertentu(diabetes mellitus). Katarak dapat terjadi pula sejak lahir (cacat bawaan), karena itu katarak dapat dijumpai pada usia anak-anak maupun dewasa.Selain penglihatan yang semakin kabur dan tidak jelas, tanda-tanda awal terjadinyakatarak antara lain merasa silau terhadap cahaya matahari dan daya penglihatan berkuranghingga kebutaan. Katarak biasanya terjadi dengan perlahan dalam waktu beberapa bulan.Daya penglihatan yang menurun mungkin tidak disadari karena merupakan perubahan yang progresif.Katarak komplikata merupakan katarak akibat penyakit mata lain seperti radang, dan proses degenerasi seperti ablasi retina, retinitis pigmentosa, glaucoma, tumor intra ocular,iskemia ocular, nekrosis anterior segmen, buftalmos, akibat suatu trauma dan pasca bedahmata. Katarak komplikata dapat juga disebabkan oleh penyakit sistemik endokrin dankeracunan obat. Katarak menyebabkan penurunan penglihatan bahkan kebutaan. Oleh karenaitu sangat penting untuk membahas katarak komplikata lebih mendalam.
Kepanitraan Klinik Ilmu Penyakit MataFakultas Kedokteran Universitas TarumanagaraRSUD Kota Semarang (Periode 30 April 2011 – 2 Juli 2011)
1
 
Katarak Komplikata – Susanti Lingga Hutama (406107059)
BAB IIAnatomi Lensa
Lensa kristalina merupakan suatu struktur transparan bikonveks yang fungsinyaadalah menjaga kebersihan lensa, merefraksikan cahaya, dan memberikan akomodasi. Lensatidak memiliki suplai darah atau inervasi setelah perkembangan pada masa fetus, dan lensa bergantung seluruhnya terhadap humor aqueous untuk memenuhi kebutuhan metabolismenyadan untuk menghilangkan sisa pembuangannya. Lensa terletak disebelah posterior iris dansebelah anterior korpus vitreus. Lensa dipertahankan pada posisinya oleh zonulla Zinnii.Lensa tersusun atas kapsula, epithelium lentis, korteks, dan nucleus.
2
Lensa tumbuh secara terus menerus seumur hidup. Saat lahir, ukurannya kurang lebih6,4 mm diameter ekuatorial dan 3,5 mm diameter anteroposterior dan beratnya kurang lebih90 mg. Lensa orang dewasa ukuran diameter ekuatorial 9 mm dan diameter anteroposterior 5mm dan beratnya kurang lebih 255 mg. Ketebalan relatif korteks meningkat sesuai denganusia. Pada saat bersamaan, lensa mengadopsi suatu bentuk kurva yang semakin bertambahsehingga lensa yang lebih tua memiliki kekuatan refraksi yang lebih tinggi. Indeks refraksimenurun sesuai usia, kemungkinan sebagai hasil bertambahnya partikel-partikel proteininsolubel. Oleh karenanya, mata yang menua mungkin menjadi lebih hiperekoik atau miopik sesuai dengan usia.
2
Kapsula lentis merupakan suatu membrane basalis yang transparan dan elastic disusunoleh kolagen tipe IV didasari oleh sel-sel epitel. Lapisan terluar kapsula lentis, lamellazonularis, juga berfungsi sebagai tempat perlekatan serabut-serabut zonula. Kapsula lentis paling tebal di daerah pre-ekuatorial anterior dan posterior dan paling tipis di region kutub posterior sentral.
2
Tepat dibelakang kapsul lensa anterior terdapat satu lapis sel epitel yang disebutepithelium lensa. Sel-sel ini secara metabolit aktif dan dapat melakukan semua aktivitas selnormal, termasuk biosintesis DNA, RNA, protein, dan lipid, dan juga meghasilkan ATPuntuk memenuhi kebutuhan energi lensa. Sel-sel epitel bersifat mitotis, dengan aktivitasterbesar sintesis DNA fase premitosis terjadi dalam suatu cincin di sekeliling lensa anterior 
Kepanitraan Klinik Ilmu Penyakit MataFakultas Kedokteran Universitas TarumanagaraRSUD Kota Semarang (Periode 30 April 2011 – 2 Juli 2011)
2
 
Katarak Komplikata – Susanti Lingga Hutama (406107059)
yang dikenal zona germinativum. Sel-sel yang baru terbentuk ini bermigrasi kearah ekuator,dan berdiferensiasi menjadi serabut-serabut.
2
Setelah serabut-serabut baru mulai terbentuk, mereka menambah dan memadatkanserabut-serabut yang terbentuk sebelumnya, dengan lapisan tertua di bagian paling tengah.Serabut-serabut yang terluar merupakan serabut yang paling baru dibentuk dan membentuk korteks lensa.
2
Sutura lentis dibentuk oleh penyusunan interdigitasi prosessus sel apical (suturaanterior) dan prosessus sel basalis (sutura posterior). Sutura Y terletak di dalam nucleuslentis, zona optis multiple dapat dilihat menggunakan biomikroskop slit-lamp. Zona perbatasan ini terjadi karena tingkatan sel-sel epitel dengan kepadatan optis yang berbedayang menetap seumur hidup.
2
 
Gambar 1. Anatomi Lensa. http://majiidsumardi.blogspot.com/2011Kepanitraan Klinik Ilmu Penyakit MataFakultas Kedokteran Universitas TarumanagaraRSUD Kota Semarang (Periode 30 April 2011 – 2 Juli 2011)
3

Activity (23)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Dhila Fadhila liked this
fryancaka liked this
Hzea Ari liked this
Riza Marlina liked this
Namira Qisthina liked this
Elisa Gunawan liked this
Agus Yudha liked this

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->