Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
8Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Perhitungan Daya Output HP Dan IP Turbine Dengan Metode Penurunan Enthalpy

Perhitungan Daya Output HP Dan IP Turbine Dengan Metode Penurunan Enthalpy

Ratings: (0)|Views: 3,069|Likes:
Published by Ardian Km
Perhitungan Daya Output HP dan IP Turbine Aktual Serta Perbandingannya Dengan Performance Thermodynamic Design
Perhitungan Daya Output HP dan IP Turbine Aktual Serta Perbandingannya Dengan Performance Thermodynamic Design

More info:

Published by: Ardian Km on Aug 23, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

07/01/2013

pdf

text

original

 
1
“PERHITUNGAN DAYA OUTPUT  HIGH PRESSURE TURBINE & INTERMEDIATE PRESSURE TURBINE DENGAN METODE PENURUNAN ENTHALPY” - ardian km-
I. PENDAHULUAN1.1. Latar Belakang
Proyek Pembangkit PLTU 1 Jawa Tengah,Rembang merupakan salah satu dari
Pembangunan Proyek Percepatan PembangkitTenaga Listrik berbahan bakar batubara berdasarkanpada Peraturan Presiden RI Nomor 71 Tahun 2006tanggal 05 Juli 2006 tentang penugasan kepada PT.PLN (Persero) untuk melakukan PercepatanPembangunan Pembangkit Tenaga Listrik yangmenggunakan batubara. Proyek Pembangkit
PLTU 1Jawa Tengah, Rembang yang terletak di desaTrahan dan Leran, Kecamatan Sluke 22 kmsebelah timur kota Rembang, KabupatenRembang, Propinsi Jawa Tengah.Pusat Listrik Tenaga Uap menggunakanprinsip siklus rankine. Siklus rankine adalah
siklus termodinamika yang menggunakan mesin uappanas yang mengubah panas menjadi kerja.
Sumberpanas utama yang digunakan di PembangkitPLTU 1 Jawa Tengah, Rembang denganmemanfaatkan batubara yang dibakar. Panasdisuplai secara eksternal pada aliran tertutupyang menggunakan air sebagai fluida yangbergerak.
 
Fluida pada Siklus Rankine mengikutialiran tertutup dan digunakan secara konstan.Berbagai jenis fluida dapat digunakan padasiklus ini, namun air dipilih karena berbagaikarakteristik fisika dan kimia, seperti tidak beracun, terdapat dalam jumlah besar, danmurah. Energi panas yang ditransfer daribatubara yang dibakar ke fluida membuatkarakteristik fluida berubah yaitu energi yangterkandung dalam fluida tersebut mengalamiperubahan seiring dengan perubahan tekanan
(pressure)
dan temperatur
(temperature)
sertakondisi fluida. Fluida tersebut kemudianmemutar poros turbin dengan tekanan
(pressure)
 serta temperatur
(temperature
) yang dimilikinyakemudian dilanjutkan ke poros generator danmengubah energi mekanik (putaran poros)menjadi energi listrik.Perubahan tekanan
(pressure)
dantemperatur
(temperature)
fluida dapatmengindikasikan berapa energi yang terkandungsehingga dapat diperkirakan berapa energi listrik yang akan dibangkitkan ditinjau dari sisimekanikal.
 
1.2. Batasan Masalah
Pada tulisan ini hanya akan dibahas mengenai“Perhitungan Daya Output High Pressure Turbin &Intermediate Pressure Turbin Dengan MetodePenurunan Enthalpy” pada bagian komponen
high pressure turbine
dan
intermediate pressure turbine
 yang mengubah energi panas (kalor) menjadi energimekanik (
blades
ke poros berputar) denganmemperhatikan sisi teknis. Sedangkan
low pressureturbine
, boiler, kondenser dan pompa dalam siklusrankine PLTU tidak dibahas dalam tulisan ini.
1.3. Tujuan dan Manfaat Penulisan
Tujuan yang akan dicapai dari penulisanini adalah untuk mendapatkan besarnya energipanas (kalor) yang dikonversi menjadi energiputar dan daya listrik yang dihasilkan. Manfaatyang akan dicapai adalah mengetahui kondisifluida dan energi panas (kalor) yang terkandungdalam tekanan (
 pressure
) dan temperatur(
temperature
).
II. LANDASAN TEORI2.1. Siklus Rankine
 Energi listrik yang dihasilkan olehPembangkit Pusat Listrik Tenaga Uap (PLTU) 1Jawa Tengah, Rembang diawali dengan energipanas yang bersumber dari pembakaran batubarayang ditransfer secara radiasi dan konveksi kefluida kerja. Fase dari fluida kerja berubah dari
saturated water, saturated vapor 
dan menjadi
superheated steam
. Siklus yang digunakandalam perubahan energi di dalam pembangkitPLTU Rembang adalah siklus rankine.Gambar 2.1.
Siklus Rankine
 
 
2
Terdapat 4 proses dalam siklus Rankine,setiap siklus mengubah keadaan fluida (tekanandan/atau wujud) sebagai berikut :
1.
 
Proses 1
: Fluida dipompa dari bertekananrendah ke tekanan tinggi dalam bentuk cair. Proses ini membutuhkan sedikitinput energi.
2.
 
Proses 2
: Fluida cair bertekanan tinggimasuk ke boiler di mana fluidadipanaskan hingga menjad uap padatekanan konstan menjadi uap jenuh.
3.
 
Proses 3
: Uap jenuh bergerak menujuturbin, menghasilkan energi listrik. Halini mengurangi temperatur dan tekananuap, dan mungkin sedikit kondensasi juga terjadi.
4.
 
Proses 4
: Uap basah memasukikondenser di mana uap diembunkandalam tekanan dan temperatur tetaphingga menjadi cairan jenuh.Dalam siklus Rankine ideal, pompa danturbin adalah
isentropic
, yang berarti pompa danturbin tidak menghasilkan entropi danmemaksimalkan output kerja. Dalam siklusRankine yang sebenarnya, kompresi oleh pompadan ekspansi dalam turbin tidak 
isentropic
.Dengan kata lain, proses ini tidak bolak-balik dan entropi meningkat selama proses. Hal inimeningkatkan tenaga yang dibutuhkan olehpompa dan mengurangi energi yang dihasilkanoleh turbin.Secara khusus, efisiensi turbin akan dibatasioleh terbentuknya titik-titik air selama ekspansike turbin akibat kondensasi. Titik-titik air inimenyerang turbin, menyebabkan erosi dankorosi, mengurangi usia turbin dan efisiensiturbin. Cara termudah dalam menangani hal iniadalah dengan memanaskannya pada temperaturyang sangat tinggi.Efisiensi termodinamika bisa didapatkandengan meningkatkan temperatur
input 
darisiklus. Terdapat beberapa cara dalammeningkatkan efisiensi siklus Rankine yaitusebagai berikut :
1.
 
Siklus Rankine dengan pemanasan ulang
Dalam siklus ini, dua turbinbekerja secara bergantian. Yang pertamamenerima uap dari boiler pada tekanantinggi. Setelah uap melalui turbinpertama, uap akan masuk ke boiler dandipanaskan ulang sebelum memasukiturbin kedua, yang bertekanan lebihrendah. Manfaat yang bisa didapatkandiantaranya mencegah uap berkondensasiselama ekspansi yang bisamengakibatkan kerusakan turbin, danmeningkatkan efisiensi turbin.
2.
 
Siklus Rankine regeneratif 
Konsepnya hampir sama sepertikonsep pemanasan ulang. Yangmembedakannya adalah uap yang telahmelewati turbin kedua dan kondenserakan bercampur dengan sebagian uapyang belum melewati turbin kedua.Pencampuran terjadi dalam tekanan yangsama dan mengakibatkan pencampurantemperatur. Hal ini akanmengefisiensikan pemanasan primer.Siklus Rankine untuk pembangkit PLTU1 Jawa Tengah, Rembang menggunakan keduasiklus diatas, dimana siklus rankine denganpemanasan ulang terjadi di
reheater boiler 
 sedangkan siklus rankine dengan rankineregenerative terjadi di economizer. Diagram T –s untuk pembangkit PLTU 1 Jawa Tengah,Rembang dapat digambarkan sebagai berikut :Gambar 2.2.
Siklus Rankine Pembangkit PLTU 1 Jawa Tengah, Rembang
 
2.2. Analisis Energi dari Siklus RankinePembangkit PLTU Rembang
Untuk mempermudah pemahaman analisisenergi maka keempat komponen utama PLTURembang yang terkait dengan siklus rankine(pompa, boiler, turbin dan kondenser)diasumsikan dalam keadaan
steady-flow
 sehingga siklus rankine dapat dianalisa sebagai
 
3
proses
steady-flow
. Perubahan energi potensialdan energi kinetik dalam fluida kerja (steam)biasanya kecil apabila dibandingkan terhadapkerja dan laju transfer kalor sehingga dapatdiabaikan. Persamaan energi dalam keadaan
steady-flow
per
unit-mass
dapat dituliskansebagai berikut :(2.1)
  
 dengan :
 : Kalor input (kJ/kg)
 : Kerja yang dihasilkan (kJ/kg)
 : Enthalpy exhaust (kJ/kg)
 
: Enthalpy inlet (kJ/kg)Boiler dan kondenser tidak menghasilkanataupun melakukan kerja, sehingga berdasarkanhukum konservasi energi, kerja yang dilakukanoleh turbin dapat dituliskan sebagai berikut :(2.2)

 
 dengan :

 : Kerja per massa yangdihasilkan (kJ/kg)
 : Enthalpy exhaust (kJ/kg)
 
: Enthalpy inlet (kJ/kg)Dengan menggunakan persamaan 2.2diatas maka setiap kerja yang dilakukan turbindapat diketahui sedangkan untuk mengetahuibesarnya
enthalpy
dapat dicari denganmempertimbangkan nilai tekanan
(pressure)
dantemperatur
(temperature)
steam ketikamemasuki
inlet 
turbin,
outlet 
turbin maupun sisiekstraksi turbinUntuk mencari
enthalpy
maupun
entrop
ydari suatu keadaan fluida dapat menggunakan 2metode sebagai berikut :
1.
 
Water & Steam Proterties Table
2.
 
Software water & steam propertiesKerja yang dihasilkan oleh turbin dapat dihitungdengan mengalikan laju aliran
steam
denganenergi per satuan massa dan dapat dituliskansebagai berikut :(2.3)



.
 dengan :
 : Kerja yang dihasilkan (MW)
 : Laju aliran steam (kg/s)

 : Kerja per massa dihasilkan (kJ/kg)
III. PERHITUNGAN3.1. Perhitungan Berdasarkan
Thermodynamic Performance Design
 
Dari buku
Thermodyamic Performance
ForModel N300-16.7/538/538-8 dan dilakukanperhitungan ulang dengan mengambil parameterlaju massa steam (G), Tekanan (P), Temperatur(T) dan Enthalpy (H) dan apabila dibandingkandengan daya yang tertulis didapatkan data hasilperhitungan dengan berbagai kondisi sebagaiberikut :Tabel 3.1.
Flow Steam dari
 
ThermodynamicPerformance Design
Tabel 3.2.
 Enthalpy dari
 
ThermodynamicPerformance Design

Activity (8)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Laely N Afida liked this
agung_desarap liked this
Junaidi Jon liked this
Jhoni Rusli liked this
fandhi x vananda liked this
dave381d liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->