Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
26Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Makalah Jurnal TP M Imran 1 200108

Makalah Jurnal TP M Imran 1 200108

Ratings:

4.74

(34)
|Views: 2,083 |Likes:
Published by mazterijo
Please visit http://santosa764.wordpress.com
Please visit http://santosa764.wordpress.com

More info:

Published by: mazterijo on Sep 30, 2008
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/05/2014

pdf

text

original

 
PENGEMBANGAN DAN UJI TEKNIS MATA PENYIANG ALATPENYIANG PADI
(Oryza sativa)
DI LAHAN SAWAH
 
DENGAN PENGGERAK MESIN POTONG RUMPUT TIPE SANDANG
(BRUSH CUTTER)
BG – 328Santosa
1
, Andasuryani
1
, dan M. Imran
2
ABSTRAK 
Penelitian ini telah dilaksanakan di Bengkel Program Studi Teknik PertanianJurusan Teknologi Pertanian Universitas Andalas Padang dan Jorong Durian GadangKenagarian Batuhampar Kecamatan Akabiluru Kabupaten Lima Puluh Kota SumateraBarat. Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei sampai dengan Agustus 2006. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis dan membandingkan keefektifan kinerja masing-masing mata penyiang yang dikembangkan dari alat penyiang padi dengan penggerak mesin potong rumput, sehingga dapat ditentukan mata penyiang yang paling efektif untuk penyiangan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metodeeksperimen dengan delapan perlakuan yaitu membandingkan kinerja masing-masingmata penyiang alat penyiang padi yang dikembangkan dengan tiga kali ulangan setiapmata penyiang
.
Hasil penelitian menunjukan bahwa biaya pokok dari mata penyiang 4dan 7 adalah sama, dengan KKE 0,021 ha/jam, biaya pokok mata penyiang 2, 6, dan 8adalah sama, dengan KKE 0,022 ha/jam, dan biaya pokok mata penyiang 1, 3, dan 5 juga sama, dengan nilai KKE 0,023 ha/jam. Mata Penyiang yang paling efektif adalahMata Penyiang 3 berbentuk lingkaran dengan 10 buah Mata Paku Penyiang berdasarkan kapasitas kerja efektif, efisiensi, persentase kerusakan tanaman, persentase gulma tidak tersiangi, biaya pokok, dan pengoperasian di lapangan.
PENDAHULUANLATAR BELAKANG
Kekurangan tenaga kerja di sektor pertanian saat ini menjadi masalahyang menghambat produktifitas hasil pertanian. Keadaan ini disebabkan karenakesempatan kerja diluar sektor pertanian cukup luas, lebih menarik serta menawarkan pendapatan yang lebih baik dan profesi sebagai petani masih mengandung pandanganyang kurang baik bagi masyarakat. Dengan kurangnya tenaga kerja di sektor  pertanian, secara tidak langsung mengakibatkan mahalnya upah kerja yang harusdibayar oleh petani. Masalah ini sudah ditanggulangi oleh pemerintah dengan penerapan mekanisasi pertanian. Salah satu penggunaan alat mekanisasi pertanianyang tidak kalah pentingnya adalah pada saat penyiangan padi sawah.
1
Staf Pengajar Program Studi Teknik Pertanian Jurusan Teknologi Pertanian Fakultas PertanianUniversitas Andalas
2
Alumni Jurusan Teknologi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Andalas
1
 
Tumbuhan pengganggu (gulma) merupakan suatu penyebab utamarendahnya produksi padi. Gulma dapat mengurangi produksi padi sawah17 % dan padi gogo 40 %, karena bersaing dalam hal pengambilan unsur hara, sinar matahari, udara dan ruang. Selain mengurangi kuantitasmaupun kualitas hasil, gulma juga dapat bertindak sebagai inang bagihama penyakit. Selain itu juga dapat menambah ongkos tenaga kerja(Soemartono, 1984). Oleh karena itu gulma perlu disiang, pada umumnya penyiangan dilakukan petani secara manual ataupun kimia, tergantung biaya tenaga kerja.Selain cara pengendalian di atas, gulma juga dapat diatasi melalui persiapantanah yang baik,
multiple cropping 
, dan pengaturan barisan tanaman yang baik. Namun yang sering dilakukkan adalah kombinasi penggunan herbisida yang tidak mahal dan penanganan secara manual (
hand weeding 
). Pengendalian gulma sangat penting agar penggunaan pupuk untuk tanaman padi tidak sia-sia. Untumeningkatkan hasil, pengendalian gulma harus dilakukan sebelum pemupukan.Biasanya pengendalian gulma di lahan irigasi atau lahan sawah lebih mudahdibandingkan di lahan kering, karena pada lahan kering kelembaban tanahanya sangatcocok untuk pertumbuhan dan pekembangan gulma, terutama pada periode awal pertumbuhan tanaman padi. Sedangkan pada lahan irigasi (digenangi air) persoalangulma tidak terlalu berat karena penggenangan merupakan cara yang sangat efektif untuk menekan perkembangan gulma. Lagi pula dilahan kering banyak jenis rumputyang sulit dikendalikan dengan herbisida, seperti rumput teki (
Cyperus rotundus
).Penyiangan secara manual memerlukan curahan tenaga kerja yang besar danterbatasi oleh ketersediannya. Banyak daerah telah mengalami kesulitan mendapatkantenaga kerja pertanian, karena terjadinya pergeseran tenaga kerja ke sektor jasa danindustri. Di samping itu, ada kecendrungan upah buruh tani meningkat. Oleh karenaitu, perlu adanya suatu mesin penyiang bermotor yang mempunyai kapasitas kerjacukup tinggi guna memecahkan masalah terjadinya kelangkaan tenaga kerja pedesaanyang dimanifestasikan oleh kenaikan tingkat upah dan produktivitas tenaga kerjasektor pertanian.Dalam penerapan alat dan mesin pertanian diIndonesia masih banyak kendalayang ditemui, antara lain: harga yang masih relatif tinggi, keterampilan
(skill 
) yangmasih rendah dalam pengopersikan dan perawatan, pengetahuan manajaemen yangterbatas, serta luas lahan penggarapan yang sempit. Sementara itu sering ditemui2
 
 bahwa suatu alat dan mesin pertanian hanya digunakan untuk menyelesaikan satutahapan kerja tertentu saja, kemudian alat dan mesin tersebut menganggur sampai tiba pada waktunya untuk melakukan suatu pekerjaan yang sama pada musim berikutnya.Akibatnya jam kerja per tahun dari alat dan mesin tersebut rendah dan merupakansuatu kerugian bagi pemiliknya, oleh kaena itu perlu upaya untuk mengatasinya.Salah satu alternatif yang dapat dilakukan adalah dengan menambah kegunaan darialat dan mesin pertanian tersebut, seperti pada mesin pemotong rumput dimana selaindapat memotong rumput alat ini bisa dimodifikasi dan dikembangkan menjadi alat penyiang padi sawah. Untuk mencapai hasil yang maksimal dalam penyiang padisawah maka diperlukan suatu mata penyiang yang paling efektif guna meringankankerja petani.Penyiangan menggunakan alat penyiang padi dengan penggerak mesin potongrumput saat ini sudah ada satu buah mata penyiang. Namun hasilnya kurang maksimaldan tidak efektif, dengan kapasitas kerjanya hanya 0,020 ha/jam. Selain itu gulmayang disiang tidak bersih dimana persentase gulma tidak tersiangi besar sekali yaitu5,3 %, serta dalam pengoperasian dilapangan juga sedikit sulit karena ujung mata penyiang tumpul yang menimbulkan gesekan yang besar dengan tanah sehinggamemberatkan kerja penyiangan. Oleh karena itu perlu adanya suatu bentuk mata penyiang padi yang cocok dan efektif digunakan untuk pekerjaan penyiang padi ini.
TUJUAN PENELITIAN
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan keefektifankinerja masing-masing garu penyiang yang dikembangkan dari alat penyiang padidengan penggerak mesin potong rumput, yang nantinya kita bisa menentukan mata penyiang yang paling efektif untuk digunakan dalam penyiangan. Sehingga denganditentukannya mata penyiang yang paling efektif di lapangan maka akan dapatmemperbesar kapasitas kerja.
BAHAN DAN METODE PENELITIANTEMPAT DAN WAKTU
Penelitian ini telah dilaksanakan dengan dua tahap dan di dua tempat, yaitutahap pembuatan alat di bengkel Program Studi Teknik Pertanian Fakultas PertanianUniversitas Andalas Padang, dan tahap pengujian dilakukan di sawah yang ada diJorong Durian Gadang Kenagarian Batuhampar Kecamatan Akabiluru Kabupaten3

Activity (26)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Erliza A Yu liked this
Imran Stp Pitopang added this note
M. Imran - Payakumbuh Sebelumnya Saya Ucapkan banyak Terima Kasih Kepada Bapak Santosa dan Ibuk Andasuryani yg telah banyak membantu saya dalam penelitian.dan juga kepada Bapak Santosa yg telah memPosting Penelitian ini. Kepada rekan2 yang mau melakukan penelitian lanjutan buat modifikasi yg lain,contohnya modifikasi mata pisau yg model lainnya yg lebih efektif seperti pada mata pisau Juicer dll.
Satria Tbd liked this
aries_ariyanti liked this
Aris Mishbah liked this
Cori Damayanti liked this
Reka Rafflesia liked this
dann_danang liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->