Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
11Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Bahan Ajar Sosiologi, Klas X BAB V

Bahan Ajar Sosiologi, Klas X BAB V

Ratings: (0)|Views: 8,736|Likes:
Published by Rony Ahmad

More info:

Published by: Rony Ahmad on Aug 25, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOCX, TXT or read online from Scribd
See More
See less

03/03/2013

pdf

text

original

 
 
 Ahmad Khoironi, Bahan Ajar Sosiologi MA Raudlatut Tholibin Pakis, Kelas X, Bab V 
54
BAB VPERILAKU MENYIMPANG DAN PENGENDALIAN SOSIAL
Standar Kompetensi :
Menerapkan nilai dan norma dalam proses pengembangan kepribadian
Kompetensi Dasar :
Mendeskripsikan terjadinya perilaku menyimpang dan sikap-sikap anti sosial
Indikator :
1.
 
Menjelaskan definisi perilaku menyimpang2.
 
Mendeskripsikan jenis-jenis perilaku menyimpang3.
 
Menjelaskan sebab-sebab terjadinya perilaku menyimpang4.
 
Mengidentifikasi terjadinya perilaku menyimpang sebagai hasil sosialisasi yang tidak sempurna5.
 
Mendeskripsikan cara-cara untuk menaggulangi terjadinya perilaku menyimpang6.
 
Menjelaskan lembaga dan sifat pengendalian sosial
A.
 
PERILAKU MENYIMPANG1.
 
PENGERTIAN PERILAKU MENYIMPANG
a.
 
Robert M Z Lawang
 Penyimpangan adalah tindakan yang menyimpang dari norma-norma yang berlakudalam suatu sistem sosial dan menimbulkan suatu usaha dari pihak berwenang untuk memperbaiki perilaku orang yang menyimpang atau abnormal tersebut. b.
 
J
ames Vander Zanden
 Penyimpangan merupakan perilaku yang oleh sejumlah besar orang dianggap sebagaihal yang tercela dan di luar batas toleransi.c.
 
Kartini Kartono
 Penyimpangan (deviasi) merupakan tingkah laku yang menyimpang dari tendensisentral atau ciri-ciri karakteristik rata-rata dari rakyat kebanyakan.d.
 
Bruce
J
. Cohen
 Perilaku menyimpang adalah setiap perilaku yang tidak berhasil menyesuaikan diridengan kehendak-kehendak masyarakat atau kelompok tertentu dalam masyarakat.e.
 
Paul B. Horton
 Penyimpangan adalah setiap perilaku yang dinyatakan sebagai pelanggaran terhadapnorma-norma kelompok atau masyarakat.Dari beberapa definisi di atas dapat disederhanakan bahwa perilaku menyimpang adalahsetiap perilaku yang tidak sesuai dengan norma yang berlaku di dalam masyarakat.
2.
 
CIRI-CIRI PERILAKU MENYIMPANG
a.
 
Penyimpangan harus dapat didefinisikan b.
 
Penyimpangan bisa diterima bisa juga ditolak c.
 
Penyimpangan relative dan penyimpangan mutlak d.
 
Penyimpangan terhadap budaya nyata ataukah budaya ideale.
 
Terdapat norma-norma penghindaran dalam penyimpanganf.
 
Penyimpangan sosial bersifat adaptif atau menyesuaikan
3
.
 
BENTUK-BENTUK PERILAKU MENYIMPANGa.
 
Berdasarkan kekerapan atau berat-ringannya penyimpangan1)
 
Penyimpangan Primer (
 Primary Deviation
)
C
iri-cirinya :a.
 
Bersifat sementara / temporer  b.
 
Gaya hidupnya tidak didominasi oleh perilaku menyimpangc.
 
Masyarakat masih mentolerir / menerima
C
ontoh: pegawai negeri yang membolos kerja, banyak minum alkohol pada waktu pesta, siswa yang membolos atau menyontek saat ujian dan pelanggaran lalulintas.
 
 
 Ahmad Khoironi, Bahan Ajar Sosiologi MA Raudlatut Tholibin Pakis, Kelas X, Bab V 
55
2)
 
Penyimpangan Sekunder (
 S 
econdary Deviation
)
C
iri-cirinya :a.
 
Bersifat permanen / tetap b.
 
Gaya hidupnya didominasi oleh perilaku menyimpangc.
 
Masyarakat tidak bisa mentolerir perilaku menyimpang tersebut.
C
ontoh: pembunuhan, perjudian, perampokan dan pemerkosaan.
b.
 
Berdasarkan jumlah pelakunya1)
 
Penyimpangan Individu
Penyimpangan individu adalah penyimpangan yang dilakukan oleh seseorangindividu dengan melakukan tindakan-tindakan yang menyimpang dari norma-norma yang berlaku.
C
ontohnya pencurian yang dilakukan sendiri.
2)
 
Penyimpangan Kelompok 
Penyimpangan kelompok adalah penyimpangan yang dilakukan secara berkelompok dengan melakukan tindakan-tindakan menyimpang dari norma-norma masyarakat yang berlaku. Pada umumnya penyimpangan kelompok terjadidalam sub kebudayaan yang menyimpang yang ada dalam masyarakat.
C
ontohnyagank kejahatan atau mafia.
c.
 
Berdasarkan sifatnya1)
 
Penyimpangan Positif 
Penyimpangan positif adalah penyimpangan yang mempunyai dampak positif karena mengandung unsur inovatif, kreatif, dan memperkaya alternatif. Jadi penyimpangan positif merupakan penyimpangan yang terarah pada nilai-nilaisosial yang didambakan, meskipun cara yang dilakukan tampaknya menyimpangdari norma yang berlaku.
C
ontoh seseorang ibu rumah tangga dengan terpaksaharus menjadi sopir taksi karena desakan ekonomi.
2)
 
Penyimpangan Negatif 
Penyimpangan negatif adalah penyimpangan yang cenderung bertindak ke arahnilai-nilai sosial yang dipandang rendah dan berakibat buruk. DalamPenyimpangan negatif, tidakan yang dilakukan akan dicela oleh masyarakat dan pelakunya tidak dapat ditolerir oleh masyarakat.
4
.
 
MEDIA PEMBENTUKAN PERILAKU MENYIMPANGa.
 
Keluarga
Kepribadian anak akan terbentuk dengan baik bila terlahir dalam lingkungan keluargayang baik dan sebaliknya. Keluarga merupakan faktor penentu bagi perkembanganatau pembentukan kepribadian seorang anak selanjutnya. Keluarga berfungsimensosialisasikan nilai-nilai yang baik dalam diri anak-anak. Kepribadian anak akancenderung negatif apabila terlahir dari keluarga yang kacau yang dibebani berbagaimacam permasalahan keluarga seperti orang tua yang sering cekcok, kehilangan orangtua untuk membimbing dan mendidik karena perang, orang tua yang kecanduanminuman keras atau obat bius, pengangguran, bahkan terlibat dalam tindakankriminalitas serta kemiskinan yang mencekik dan sebagainya. Keluarga semacam inigagal mensosialisasikan nilai-nilai baik dalam diri anak-anaknya.
b.
 
Lingkungan Tempat Tinggal
Seorang individu yang tinggal dalam lingkungan yang baik, para anggotanya taat beribadah, melakukan perbuatan-perbuatan yang baik dan positif akan mempengaruhikepribadian individu tersebut untuk menjadi baik. Sebaliknya bila seorang individuhidup dan tinggal dalam lingkungan yang buruk, warga masyarakatnya sukamelakukan tindakan kriminalitas seperti perampokan, pencurian,suka menggunakan
 
 
 Ahmad Khoironi, Bahan Ajar Sosiologi MA Raudlatut Tholibin Pakis, Kelas X, Bab V 
56
obat bius dan mengedarkan narkoba, cenderung akan membentuk kepribadian yang buruk atau menyimpang pada diri individu tersebut.
c.
 
Kelompok Bermain
Adakalanya seorang individu memiliki kelompok bermain atau pergaulan di luar lingkungan tempat tinggalnya misalnya di lingkungan sekolah atau luar lingkungansekolah. Jika individu memiliki kelompok bermain yang positif, suka belajar danmelakukan perbuatan yang baik maka perilakunya cenderung positif. Sebaliknyaapabila seorang individu mempunyai kelompok bermain yang negatif maka pola perilakunya cenderung negatif / menyimpang.
d.
 
Media Massa
Media massa baik cetak maupun elektronik dapat memicu maraknya perilakumenyimpang. Misalnya tayangan-tayangan yang berbau pornografi, porno aksi, dankekerasan membuat seseorang yang menontonnya meniru perilaku menyimpangtersebut.
5
.
 
F
AKTOR PENYEBAB PERILAKU MENYIMPANGa.
 
Sosialisasi Nilai-nilai Sub kebudayaan Menyimpang
Di dalam masyarakat terdapat bagian-bagian (sub-sub) atau kelompok-kelompok orang. Setiap kelompok memiliki ciri kebudayaan sendiri, namun merupakan bagiandari keseluruhan masyarakat itu. Inilah yang dimaksud
sub kebudayaan
. Subkebudayaan tadi bisa saja merupaka sub kebudayaan yang menyimpang. Misalnya disebuah lokalisasi pelacuran. Ditempat ini, berzina dianggap sesuatu yang biasa (tidak menyimpang). Tetapi menurut ukuran masyarakat luas hal itu dianggap menyimpang.Seorang anak yang dibesarkan di tempat tersebut tentu juga akan menganut nilai-nilaisub kebudayaan yang menyimpang tadi, karena kebudayaan itulah yang diajarkankepadanya.
b.
 
Pengaruh lingkungan dan Media Massa
Lingkungan kerja dan teman sepermainan dapat mempengaruhi perilaku seseorang.Demikian juga dengan penggambaran peristiwa, berita, dan tayangan-tayangan yangmenampilkan perilaku menyimpang sangat berpotensi untuk ditiru oleh masyarakat.Hal ini karena mayoritas masyarakat kita belum terbiasa menyeleksi atau menganalisissecara kritis terhadap berbagai informasi yang datang.
c.
 
Sikap mental yang tidak sehat
Sikap itu ditunjukkan dengan merasa tidak bersalah atau menyesal atas perbuatannya, bahkan merasa senang.
d.
 
Ketidaksanggupan menyerap norma
Ketidaksanggupan ini disebabkan karena individu menjalani proses sosialisasi yangtidak sempurna, sehingga ia tidak sanggup menjalankan peranannya sesuai dengan perilaku yang diharapakan masyarakat.
e.
 
Kegagalan dalam proses sosialisai
Proses sosialisasi bisa dianggap tidak berhasil jika individu tersebut tidak berhasildalam mendalami norma-norma masyarakat dalam diri anggota keluarga.
f.
 
Ketidakharmonisan dalam keluarga
Orang tua yang sering bertengkar/mempunyai masalah, ayah / ibu mempunyai masalahdengan anaknya, atau sesama anak memiliki masalah menyebabkan ketidaknyamanandi dalam keluarga. Kondisi
broken home
mendorong mereka untuk mencari pelariandi luar rumah dan kemudian membuat mereka berperilaku menyimpang

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->