Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
16Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Bahan Ajar Sosiologi, Klas X BAB II

Bahan Ajar Sosiologi, Klas X BAB II

Ratings: (0)|Views: 7,246|Likes:
Published by Rony Ahmad

More info:

Published by: Rony Ahmad on Aug 25, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOCX, TXT or read online from Scribd
See More
See less

01/13/2013

pdf

text

original

 
 
 Ahmad Khoironi, Bahan Ajar Sosiologi MA Raudlatut Tholibin Pakis, Kelas X, Bab II 
20
BAB II
NILAI DAN NORMA YANG BERLAKU DALAM MASYARAKAT
Standar Kompetensi :
Menjelaskan fungsi sosiologi sebagai ilmu yang mengkaji hubungan masyarakat dan lingkungan
Kompetensi Dasar :
Mendeskripsikan nilai dan norma yang berlaku dalam masyarakat
Indikator :
 1.
 
Menjelaskan definisi nilai dan norma sosial2.
 
Menjelaskan macam-macam nilai dan norma sosial3.
 
Mendeskripsikan peranan nilai dan norma dalam kehidupan bermasyarakat
4.
 
Mendeskripsikan kasus-kasus pelanggaran nilai dan norma yang berlaku dalam masyarakat
 
A.
 
NILAI SOSIAL1.
 
Pengertian Nilai Sosial
 N
ilai adalah konsepsi abstrak dalam diri manusia mengenai apa yang dianggap baik dan apa yang dianggap buruk.
 N
ilai terbentuk dari apa yang benar, pantas dan luhur untuk dikerjakan dandiperhatikan.Pendapat beberapa ahli tentang arti nilai sosial :
a.
 
George Spindler:
 N
ilai sosial adalah
Core Values of a Culture
yang artinya pola-pola sikap dantindakan yang menjadi acuan bagi individu dan masyarakat.
b
.
 
Charles F. Andrain:
 N
ilai sosial adalah konsep-konsep yang sangat umum mengenai sesuatu yang ingindicapai serta memberikan arah tindakan-tindakan mana yang harus diambil.
c
.
 
AWG. Green:
 N
ilai sosial adalah kesadaran yang relatif berlangsung disertai emosi terhadapobjek yang dituju.
d.
 
Woods:
 N
ilai sosial adalah petunjuk-petunjuk umum yang telah berlangsung lama dan bertujuan mengarahkan tingkah laku dan kepuasan manusia dalam kehidupansehari-harie.
 
Kim
b
all Young :
 nilai sosial adalah asumsi abstrak dan sering tidak disadari tentang apa yang benar dan apa yang penting
f.
 
D. Hendropuspito:
 N
ilai sosial adalah segala sesuatu yang dihargai masyarakat karena terbuktimampunyai daya guna fungsional bagi perkembangan hidup bersama
g.
 
Koentjaraningrat:
 N
ilai sosial adalah konsepsi-konsepsi yang hidup dalam alam pikiran sebagian besar warga masyarakat mengenai hal-hal yang harus mereka anggap amat pentingdalam hidup.
 N
ilai sosial adalah penghargaan yang diberikan masyarakat terhadap segala sesuatuyang dianggap baik, penting, luhur, pantas dan mempunyai daya guna fungsional bagi perkembangan dan kebaikan hidup bersama.
 
 
 Ahmad Khoironi, Bahan Ajar Sosiologi MA Raudlatut Tholibin Pakis, Kelas X, Bab II 
21
2
.
 
Tolok Ukur Nilai Sosial
T
olok ukur nilai sosial adalah daya guna fungsional suatu nilai dan kesungguhan penghargaan, penerimaan, atau pengakuan yang diberikan oleh seluruh atau sebagian besar masyarakat terhadap nilai sosial tersebut.
T
olok ukur hanya bersifat sementara, karena masyarakat terus berubah. Dari pengalaman kita ketahui bahwa tolok ukur yang sudah lama berlaku di dalam suatumasyarakat dapat goyah pada suatu saat.Proses modernisasi dewasa ini ternyata membawa dampak yang besar, antara lainmasuknya semangat sekularisme. Salah satu akibatnya adalah pudarnya nilai sosialtradisional.
T
idak ada tolok ukur nilai yang bersifat kekal (absolute).Dua syarat yang harus dipenuhi agar tolok ukur nilai menjadi bersifat tetap adalah :a.
 
Penghargaan itu harus diberikan dan disetujui oleh seluruh atau sebagian besar anggota masyarakat, jadi bukan atas keinginan atau penilaian individu. b.
 
T
olok ukur itu harus diterima sungguh-sungguh oleh masyarakat, minimal olehsebagian besar.
3
.
 
Sum
b
er-sum
b
er Nilai Sosial
 N
ilai sosial yang merupakan acuan untuk besikap dan bertindak terumuskan dalamwujud konsep-konsep yang sangat umum yang hidup dalam alam pikiran masyarakat,sebenarnya tidak datang dengan sendirinya.
 N
ilai sosial hadir dipahami dan diyakinioleh anggota-anggota masyarakat, sebenarnya merupakan hasil dari proses produksiatau perumusan dari tiga sumber.Ketiga sumber tersebut adalah :
a.
 
Tuhan
B
anyak masyarakat yang mempunyai nilai sosial yang bersumber dari
T
uhan,yaitu melalui ajaran yang disampaikan oleh
T
uhan melalui agama. Karena ajaranagama sesungguhnya berisi nilai-nilai sosial yang memberikan pedoman bagaimana cara bersikap dan bertindak bagi manusia. Oleh karena itu, banyak ahlimenyebutkan bahwa nilai sosial yang bersumber dari
T
uhan dinamakan
nilaitheonom
. Contoh nilai theonom adalah negara Arab Saudi yang menggunakankitab suci Alquran sebagai pedoman nilai sosial bagi penyelenggaraan negara dan bagi acuan bersikap dan bertindak warga negaranya.
b
.
 
Masyarakat
Ada juga nilai sosial yang dirumuskan dari kesepakatan banyak orang anggotamasyarakat.
 N
ilai sosial yang berasal dari hasil kesepakatan banyak orang inidisebut
nilai heteronom
. Contohnya, Pancasila yang berisi ajaran nilai yang harusdijadikan pedoman oleh seluruh warga negara dan para penyelenggara negara diIndonesia merupakan rumusan hasil kesepakatan bapak-bapak pediri bangsa(
 founding father 
).
c
.
 
Individu
Selain
T
uhan dan masyarakat, nilai sosial juga diproduksi dan dirumuskan olehseorang individu.
B
iasanya orang-orang yang biasa merumuskan suatu nilai dannilai-nilai tersebut dipakai oleh masyarakat sebagai acuan bersikap dan bertindak,adalah orang-orang yang memiliki kelebihan tertentu dibanding orang-orang lain pada umumnya.
 N
ilai sosial yang bersumber dari seorang individu ini disebut
nilaiotonom
. Contoh nilai otonom adalah konsep
T
rias Politika atau konsep yangmengajarkan perlunya pembagian kekuasaan menjadi eksekutif, legislatif danyudikatif yang dikemukakan oleh John Jacques Rousseau. Sekarang ajaran
T
riasPolitika tersebut telah menjadi bagian penting dari ajaran demokrasi yang telahditerapkan di sebagian besar negara-negara di dunia.
 
 
 Ahmad Khoironi, Bahan Ajar Sosiologi MA Raudlatut Tholibin Pakis, Kelas X, Bab II 
22
4
.
 
Ciri-
c
iri nilai sosial:
1.
 
Merupakan konstruksi masyarakat yang tercipta melalui interaksi sosial2.
 
Ditransformasikan melalui proses belajar 3.
 
B
erupa ukuran atau peraturan sosial yang turut memenuhi kebutuhan sosial4.
 
B
erbeda-beda pada tiap kelompok manusia5.
 
Memiliki efek yang berbeda-beda terhadap tindakan manusia6.
 
Dapat mempengaruhi kepribadian individu sebagai anggota masyarakat
5
.
 
Klasifikasi nilai sosial
1)
 
Menurut Max S
c
heller
Max Scheller 
 
membedakan nilai-nilai sosial kedalam empat jenis tingkat yangtersusun secara hierarkhis, yaitu :
a.
 
Nilai-nilai Kenikmatan
Dalam tingkatan ini terdapat deretan nilai-nilai yang mengenakkan danmenyenangkan, yang menyebabkan orang-orang memperoleh kenikmatan dankesenangan.
b
.
 
Nilai-nilai Kehidupan
Dalam tingkatan ini terdapat nilai-nilai yang paling penting bagi kehidupan.Misalnya : kesehatan, kesejahteraan umum, terjadinya saling pengertian dankeharmonisan dalam masyarakat.
c
.
 
Nilai-nilai Kejiwaan
Dalam nilai-nilai kejiwaan ini meliputi nilai-nilai yang tidak tergantung padakeadaan jasmaniah maupun lingkungannya. Misalnya: masalah-masalah berkaitan dengan keindahan, kehalusan budi dan kebenaran.
d.
 
Nilai-nilai kerohanian
Pada tingkatan nilai-nilai kerohanian ini terdapat modalitas nilai dari yang sucidan yang paling tidak suci.
 N
ilai-nilai semacam ini terutama terdiri dari nilai-nilai pribadi, terutama Allah sebagai Pribadi tertinggi
2)
 
Menurut Prof. Dr. Notonagoro
Prof. Dr.
 N
otonagoro membedakan nilai sosial ke dalam tiga jenis yaitu :a.
 
 N
ilai
material
, yaitu nilai-nilai yang berwujud manfaat kebendaan yang sangat berguna bagi jasmani seseorang atau masyarakat umum. b.
 
 N
ilai
vital
, yaitu semua hal yang sangat penting atau vital berguna bagi manusiauntuk dapat hidup dan mengadakan aktivitas.c.
 
 N
ilai
spiritual
, yaitu segala sesuatu semua hal yang berguna bagi kebutuhan-kebutuhan rohaniah manusia.
 N
ilai spiritual ini dibedakan menjadi empat macam yaitu :1)
 
Nilai ke
b
enaran
(logis), yaitu nilai yang bersumber dari akal dandibenarkan oleh akal.2)
 
Nilai keindahan
(estetis), yaitu nilai yang berasal dari unsur rasa manusia.3)
 
Nilai moral
(etis), yaitu nilai yang berasal dari unsur kehendak atau karsamanusia.4)
 
Nilai agama
(religius), yaitu nilai yang merupakan nilai Ketuhanan,kerohanian yang tertinggi dan mutlak.
3)
 
Menurut J.R. Sutarjo Adisusilo
Menurut
J.R. Sutarjo Adisusilo
, nilai dibedakan atas nilai universal dan nilai partikular.
 N
ilai-nilai yang termasuk universal adalah :
y
 
Nilai Ketuhanan
Pada umumnya semua manusia sejak jaman purba sampai sekarang memilikikesadaran dalam dirinya yang mengakui akan adanya kekuatan-kekuatan luar 

Activity (16)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Emmy Wahyunie liked this
Yoshef Alesana liked this
Erchy Missa liked this
Rizky Saputra liked this
Hazrient Noor liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->