Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword or section
Like this
167Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
3. Mekanika Fluida

3. Mekanika Fluida

Ratings: (0)|Views: 35,609|Likes:
Published by manuprasta

More info:

Published by: manuprasta on Aug 26, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

08/19/2013

pdf

text

original

 
PT PLN (Persero) JASDIKUNIT PENDIDIKAN DAN PELATIHANSURALAYA
Mekanika Fluida 
 
UNJ/16/04/2010
1
BAB 1SIFAT-SIFAT FLUIDA
1.1 Pendahuluan
Definisi dari fluida adalah suatu zat yang akan berubah (berdeformasi) secaraterus menerus apabila mengalami suatu tegangan geser, walaupun kecil sekali.
 
Mekanika fluida adalah subdisiplin darimekanika kontinumyang mempelajarifluida  (yang dapat berupa cairan dan gas). Mekanika fluida dapat dibagi menjadi fluida statik dan fluida dinamik. Fluida statis mempelajari fluida pada keadaan diam sementarafluida dinamis mempelajari fluida yang bergerak. Sedangkan pengertian dari mekanikafluida itu sendiri adalah kajian mengenai fluida yang bergerak ataupun diam dan akibatyang ditimbulkan oleh fluida tersebut pada batasnya. Batas itu dapat berupapermukaan yang padat atau fluida lain. Karena aliran fluida merupakan cabang darimekanika, maka ia memenuhi seperangkat asas kekekalan yang telah dikenal denganbaik sehingga penelaahan teoritisnya pun telah banyak dilakukan. Dua hal yangmerupakan penghalang utama bagi pembangunan teori yang berlaku dalam praktek ialah geometri dan kekentalan.
1.2 Konsep Fluida
Dari balik kacamata mekanika fluida, semua bahan tampak terdiri atas duakeadaan saja, yakni fluida dan zat padat. Secara teknis perbedaan antara fluida danzat padat terletak pada reaksi kedua zat itu terhadap tegangan geser atau tegangansinggung yang dialaminya. Zat padat dapat menahan tegangan geser dengandeformasi statik, sedangkan fluida adalah sebaliknya. Setiap tegangan geser yangdikenakan pada fluida betapa pun kecilnya, akan menyebabkan fluida itu bergerak.Fluida bergerak dan berubah bentuk secara terus-menerus selama tegangan tersebutbekerja. Maka fluida yang diam berada dalam kondisi tegangan geser nol. Dalamanalisis struktur keadaan ini sering disebut kondisi tegangan berubah menjadi titik, dantak ada tegangan geser pada sembarang bidang irisan dari bagian yang mengalamitegangan itu.Terdapat dua macam fluida yaitu zat cair dan gas. Perbedaan antara keduanyabersifat teknik, yaitu berhubungan dengan gaya kohesif. Karena terdiri dari atasmolekul-molekul tetap rapat dengan gaya kohesif yang relatif kuat, zat cair cenderungmempertahankan volumenya dan akan membentuk permukaan bebas dalam medangravitasi, jika tertutup dari atas. Pada gas, antara molekul-molekulnya besar dan gaya
 
PT PLN (Persero) JASDIKUNIT PENDIDIKAN DAN PELATIHANSURALAYA
Mekanika Fluida 
 
UNJ/16/04/2010
2
kohesifnya terabaikan dan akan memuai dengan bebas sampai tertahan oleh dindingyang mengungkungnya.
1.3 Fluida Sebagai Suatu Kontinum
Mekanika fluida biasanya dianggap subdisiplin dari mekanika kontinum, sepertiyang diilustrasikan pada tabel berikut:
 
Mekanikakontinum: studifisika dari materialkontinuMekanika solid: studi fisikadari material kontinudengan bentuk tertentu.Elastisitas: menjelaskan material yang kembali ke bentukawal setelah diberitegangan.Plastisitas: menjelaskan materialyang secara permanenter deformasisetelah diberitegangan dengan besar tertentu.
 
Reologi: studi material
 
yang memilikikarakteristik solid danfluida.
Mekanika fluida
: studifisika dari material kontinuyang bentuknya mengikutibentuk wadahnya.Fluida non-Newtonian Fluida Newtonian 
Fluida disusun olehmolekul-molekul yang bertabrakan satu sama lain. Namundemikian, asumsi kontinum menganggap fluida bersifatkontinu. Dengan kata lain,properti sepertidensitas,tekanan,temperatur, dankecepatandianggap terdefinisi pada titik-titik yang sangat kecil yang mendefinisikan REV (‘’Reference Element of  Volume’’) pada orde geometris jarak antara molekul-molekul yang berlawanan difluida. Properti tiap titik diasumsikan berbeda dan dirata-ratakan dalam REV. Dengancara ini, kenyataan bahwa fluida terdiri dari molekul diskrit diabaikan.Hipotesis kontinum pada dasarnya hanyalah pendekatan. Sebagai akibatnya, asumsihipotesis kontinum dapat memberikan hasil dengan tingkat akurasi yang tidak diinginkan. Namun demikian, bila kondisi benar, hipotesis kontinum menghasilkan hasilyang sangat akurat. Masalah akurasi ini biasa dipecahkan menggunakanmekanikastatistik . Untuk menentukan perlu menggunakan dinamika fluida konvensial ataumekanika statistik,angka Knudsenpermasalahan harus dievaluasi. Angka Knudsendidefinisikan sebagai rasio dari rata-rata panjang jalur bebas molekular terhadap suatuskala panjang fisik representatif tertentu. Skala panjang ini dapat berupa radius suatubenda dalam suatu fluida. Secara sederhana, angka Knudsen adalah berapa kalipanjang diameter suatu partikel akan bergerak sebelum menabrak partikel lain.
 
PT PLN (Persero) JASDIKUNIT PENDIDIKAN DAN PELATIHANSURALAYA
Mekanika Fluida 
 
UNJ/16/04/2010
3
1.4 Dimensi dan Satuan
Dimensi adalah ukuran untuk menyatakan peubah fisika secara kuantitatif.Satuan ialah suatu cara khusus untuk mengaitkan sebuah bilangan dengan dimensikuantitatif.Sistem satuan senantiasa berbeda-beda dari satu negara ke negara lain,walaupun kesepakatan Internasional telah tercapai. Pada tahun 1872 suatu pertemuanInternasional di Perancis mengusulkan suatu perjanjian yang disebut Konvensi Metrik,yang ditandatangani oleh 17 negara termasuk Amerika Serikat. Konferensi Umumtentang Timbangan dan Ukuran yang dihadiri oleh 40 negara pada tahun 1960mengusulkan Sistem Satuan Internasional (SI).
1.5 Besaran-Besaran Medan Kecepatan
Dalam suatu keadaan aliran, penentuan besaran-besarannya sebagai fungsitempat dan waktu, baik secara eksperimental ataupun secara teoritis, dianggapsebagai penyelesaian soal aliran fluida tersebut. Dalam hampir semua kasus, distribusiruang waktu besaran-besaran fluida itulah yang ditekankan. Lintasan sesungguhnyadari partikel fluida tertentu jarang ditelusuri. Pemberlakuan sifat atau besaran sebagaifungsi medan kontinum inilah yang membedakan mekanika fluida dari mekanika zatpadat. Dalam mekanika zat padat kita biasanya lebih tertarik kepada lintasan partikel-partikel, baik sendiri-sendiri atau sebagai suatu sistem.

Activity (167)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Aem Munandar liked this
Aem Munandar liked this
Ira Elita liked this
Ira Elita liked this
Lulu Nurdini liked this
Prisma Gita liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->