Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
2Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Modul-PLPG_PTKKTI

Modul-PLPG_PTKKTI

Ratings: (0)|Views: 694|Likes:
Published by Taufik Agus Tanto
Modul PLPG PTK-KTI
Modul PLPG PTK-KTI

More info:

Published by: Taufik Agus Tanto on Sep 02, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

02/11/2012

pdf

text

original

 
 
105
Pendidikan & Latihan Profesi Guru Rayon 24 Universitas Negeri Makassar 
Satu Untuk UNM
PENELITIAN TINDAKAN KELASPENDAHULUAN
 Dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan maka isu utamanya adalahpembangunan pendidikan dalam segala aspek. Salah satu isu krusial peningkatan kualitaspendidikan adalah efektivitas pembelajaran oleh guru profesional. Guru sebagai pendidik professional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih,menilai dan mengevaluasi peserta didik membutuhkan peningkatan professional secaraberkesinambungan dan terus menerus.Di era kurikulum yang senantiasa mengalami pergeseran atau perubahan ini,penyelenggaraan pendidikan dan pembelajaran membutuhkan guru yang juga berfungsisebagai peneliti secara
most powerfull 
, yakni guru yang mampu melaksanakan tugas danmengadopsi strategi baru. Jika guru diinginkan mengadopsi sesuatu yang baru, maka harusdiberi waktu untuk merefleksi teori tentang bagaimana peserta didik belajar ataumemperoleh informasi.Profesionalisasi guru dari sejak awal harus dikemas dalam rangka pembentukan ilmupengetahuan, dimana meneliti, menulis, dan pertemuan ilmiah adalah tiga serangkaikegiatan yang memberikan kemampuan pembentukan pengetahuan (
knowledge construction 
) tersebut. Melalui penelitian tindakan kelas, seorang guru memperolehpemahaman tentang apa yang harus dilakukan, merefleksi diri untuk memahami danmenghayati nilai pendidikan dan pembelajarannya sendiri, dapat bekerja secara kontekstual,dan mengerti sejarah tentang pendidikan dan persekolahannya, demikian Stephen Kemmisdan Robbin McTaggart (dalam Aswandi, 2006).Terkait hal di atas, maka Penelitian Tindakan Kelas (PTK) memiliki potensi yangcukup besar dalam meningkatkan kualitas pembelajaran ketika diimplementasikan denganbaik dan benar. Terminologi implementasi dengan baik berarti guru mencoba dengan sadaruntuk mengembangkan kemampuan dalam mendeteksi dan memecahkan masalah-masalahpendidikan dan pembelajaran melalui tindakan bermakna yang diperhitungkan dapatmemecahkan masalah atau memperbaiki situasi dan kemudian secara cermat mengamatipelaksanaannya untuk mengukur tingkat keberhasilannya. Diimplementasikan dengan benarberarti sesuai dengan kaidah-kaidah penelitian tindakan.Sesungguhnya apabila guru merasa bahwa proses pembelajaran dalam kelas tidak bermasalah, maka PTK tidak perlu dilakukan. Namun yang menjadi masalah biasanya adalahguru tidak bisa obyektif dalam menilai diri sendiri. Guru telah terjebak dalam kekeliruanrutinitas tahunan yang tidak disadari. Jika guru pada satu titik fase telah menyadari adanya
 
 
106
Pendidikan & Latihan Profesi Guru Rayon 24 Universitas Negeri Makassar 
Satu Untuk UNM
problema dalam proses belajar mengajar, maka pada saat yang sama harus lahir kesadaranuntuk mencari akar persoalannya untuk dipecahkan secara profesional. Upaya ataskesadaran untuk memecahkan problema dalam proses pembelajaran itulah yang menjadi justifikasi akademik untuk melakukan penelitian tindakan kelas.Pada prinsipnya, aktivitas penelitian telah banyak dilakukan. Namun sayangnyaberbagai kegiatan penelitian tersebut kurang dirasakan dampaknya bagi peningkatan mutupembelajaran. Menurut Raka Joni dkk (1998) penyebabnya ada dua hal, yaitu:1.
 
Penelitian bidang pendidikan umumnya dilakukan oleh pakar atau peneliti, baik yangbekerja di berbagai perguruan tinggi, termasuk LPTK maupun di berbagai lembagapenelitian yang mandiri. Meskipun penelitian oleh pakar sering dilakukan di sekolah dandi kelas, namun penelitian semacam ini kurang melibatkan guru dalam pembentukanilmu pengetahuan;2.
 
Penyebarluasan (
dissemination 
) hasil penelitian melalui publikasi ilmiah ke kalangan gurudi lapangan memakan waktu sangat panjang, yakni sekitar tiga tahun. Selain itu,menurut penulis ini juga disebabkan karena kurangnya kesempatan guru mengakseshasil penelitian untuk perbaikan mutu pembelajaran. Sedangkan penyebarluasan hasilprogram penelitian dan pengembangan memakan waktu yang jauh lebih panjang.Karena itu mari kita bicarakan penelitian tindakan (PTK). Kalau Anda pernahmempelajarinya, pembicaraan ini berfungsi untuk menyegarkan kembali ataumemperkaya apa yang telah diketahui. Kalau belum tahu banyak, lewat pembicaraan iniakan dikenal, dipahami, dan akhirnya dilaksanakan, dengan tujuan untuk meningkatkankeberhasilan dalam mendidik, mengajar, dan melatih siswa-siswa, yang akanmemberikan sumbangan yang signifikan pada peningkatkan kualitas pendidikan nasional.Sebagaimana ditegaskan dalam UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem PendidikanNasional, Pasal 3, pendidikan nasional berfungsi untuk mencerdaskan kehidupan bangsa,yang merupakan salah satu tujuan kemerdekaan bangsa Indonesia, seperti dinyatakan padaalinea keempat Pembukaan UUD 1945. Oleh sebab itu, upaya untuk meningkatkan kualitaspembelajaran di kelas merupakan amalan mulia karena memberikan kontribusi dalammengisi kemerdekaan yang telah direbut lewat pengorbanan yang besar dari pejuangbangsa.Kompetensi : Mampu melakukan PTK sebagai upaya peningkatan kualitaspembelajaranSub Kompetensi :1.
 
Mampu menyusun proposal PTK 2.
 
Mampu menyusun persiapan pelaksanaan PTK 
 
 
107
Pendidikan & Latihan Profesi Guru Rayon 24 Universitas Negeri Makassar 
Satu Untuk UNM
Kegiatan Belajar 1
a.
 
Judul : Pengertian, prinsip, tujuan dan manfaat PTK b.
 
Indikator esensial :1.
 
Mampu mengemukakan arti PTK,2.
 
Mampu mengemukakan prinsip-prinsip PTK 3.
 
Mampu mengemukan tujuan dan manfaat PTK bagi guru dalam pembelajaran
Uraian Materi
1.
 
Pengertian PTK Penelitian Tindakan Kelas (PTK) atau
Classroom action research (CAR) 
adalah
action research 
yang dilaksanakan oleh guru di dalam kelas.
 Action research 
pada hakikatnya
merupakan rangkaian “riset
-tindakan-riset-tindakan-
…”, yang dilakukan secara siklik, dalam
rangka memecahkan masalah, sampai masalah itu terpecahkan. Ada beberapa jenis
action research 
, dua di antaranya adalah
individual action research 
dan
collaborative action research (CAR).
Jadi
CAR 
bisa berarti dua hal, yaitu
classroom action research 
dan
collaborative action research 
; dua-duanya merujuk pada hal yang sama. Arikunto dkk (2006) mengartikan penelitian tindakan kelas sebagai suatupencermatan terhadap kegiatan belajar berupa sebuah tindakan, yang sengaja dimunculkandan terjadi dalam sebuah kelas secara bersama. Karena itu penelitian tindakan yangdilakukan oleh guru ditujukan untuk meningkatkan situasi pembelajaran yang menjaditanggung jawabnya. Hal tersebut sejalan dengan Burns, (1999); Kemmis & McTaggrt (1982); Reason & Bradbury (2001) dalam Madya (2007) yang menjelaskan bahwa penelitian tindakanmerupakan intervensi praktik dunia nyata yang ditujukan untuk meningkatkan situasi praktis.Karena itu penelitian tindakan yang dilakukan oleh guru ditujukan untuk meningkatkan
situasi pembelajaran yang menjadi tanggung jawabnya dan ia disebut ”penelitian tindakankelas” atau PTK. Sehubungan dengan itu, maka pertanyaan yang muncul adalah ”Kapa
n
seorang guru secara tepat dapat melakukan PTK?” Jawabnya: Ketika guru ingin
meningkatkan kualitas pembelajaran yang menjadi tanggung jawabnya dan sekaligus ia inginmelibatkan peserta didiknya dalam proses pembelajaran. Karena itu dapat dikatakan bahwatujuan utama PTK adalah untuk mengubah perilaku pengajaran guru, perilaku siswa di kelas,dan/atau mengubah kerangka kerja pelaksanaan pembelajaran di kelas oleh guru (Madya,2006)

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->