Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Renungan Islam

Renungan Islam

Ratings: (0)|Views: 311|Likes:
Published by Gilbert Hanz
Pada waktu saya membaca quran, tafsir, hadiths, sirat, saya jumpai banyak sekali hal yang bertentangan dengan keyakinan saya. Saya tidak percaya, tapi itu yang saya ketemukan dari sumber-sumber islam. Tulisan berikut saya sarikan dari apa yang saya baca. Mungkin pemahaman saya salah. Saya ingin diluruskan kalau saya salah.
Pada waktu saya membaca quran, tafsir, hadiths, sirat, saya jumpai banyak sekali hal yang bertentangan dengan keyakinan saya. Saya tidak percaya, tapi itu yang saya ketemukan dari sumber-sumber islam. Tulisan berikut saya sarikan dari apa yang saya baca. Mungkin pemahaman saya salah. Saya ingin diluruskan kalau saya salah.

More info:

Published by: Gilbert Hanz on Sep 02, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/10/2014

pdf

text

original

 
 by
» Sat Feb 02, 2008 4:38 pmTulisan berikut saya bagi dalam 5 bagian. Ini adalah yang pertama. Berikutnya adalahsebagai berikut:
 
 
 
 
Bagian 1
 Banyak sekali pertanyaan dalam pikiran saya. Sudah lama saya berhenti sholat karenasaya merasa seperti robot. Saya berhenti pergi sholat jumat karena terlalu seringmendengar khotbah “permusuhan” terutama dengan Yahudi dan AS/Barat. Seolah-olahkhotbah itu untuk “menanamkan” kebencian dalam hati saya terhadap yahudi dan AS.Saya tidak mengerti kenapa teroris yang mengatas-namakan Islam samasekali tidak merasa bersalah telah membunuh dan menyengsarakan banyak orang. Ironisnya, merekamerasa bahwa semua itu mereka lakukan untuk Allah, dan mereka lakukan denganmenyebut “Allahuakbar”.Saya tidak bisa bicara apa-apa atau berkomentar karena saya sendiri tidak tahu apa-apatentang Islam. Saya tidak pernah membaca Quran, Sahih Hadiths ataupun Sirat (sejarah) Nabi. Pada intinya saya tidak pernah benar-benar melaksanakan rukun islam, kecualimengaku bahwa saya orang Islam. Saya hanya yakin bahwa semua agama adalah baik,selalu mengajarkan kebaikan. Dalam pikiran saya, kalau merasa seperti robot pada waktusholat, itu karena saya belum tahu apa-apa tentang Islam. Saya selalu beranggapan bahwateroris itu salah dalam pemahaman mereka tentang Islam. Saya merasa bahwa tidak mungkin agama mengajarkan hal seperti itu. Juga para Imam yang memberi khotbahJumat, yang menyebarkan kebencian.Mayoritas orang muslim adalah baik. Aa Gym, dia orang baik (menurut saya walaupunkemudian agak terganggu setelah mendengar keputusannya untuk kawin lagi denganmenggunakan alasan-alasan agama). Pada waktu mendengarkan ceramahnya, hati sayamerasa jadi lebih baik. Dia memancarkan kebaikan. Pesan-pesannya sangat menyentuh, bermoral. Dan dia bilang bahwa itu semua dia dapat dari pemahaman dia pada ajaran Nabi, Quran dan Hadiths. Sangat bertentangan dengan pemahaman para teroris. Saya bilang Aa Gym adalah cerminan Islam yang benar dan teroris Islam itu salah. Pandangansaya ini bukan karena saya mengerti Islam, tapi semata-mata karena hati saya cenderungmengatakan itu. Apa yang saya anggap benar itu semata-mata bersumber dari suara hatisaya.Saya beranggapan bahwa siapapun yang belajar agama (apapun) seharusnya akanmenjadi manusia yang lebih baik terhadap sesama, lebih toleran terhadap orang lain,
 
intinya lebih bermoral. Kalau sebaliknya yang terjadi, saya merasa pasti ada yang salah.Fanatisme selalu ada dalam setiap agama. Sebagai orang yang mengaku Islam, tentu sajasaya merasa bahwa jalan yang benar adalah Islam. Buat pemeluk yang lain tentu agamamereka yang benar. Keyakinan ini tidak seharusnya menjadi sumber permusuhan. Sepertiyang saya tahu Islam mengajarkan “tidak ada pemaksaan dalam agama”. Prinsipnyasaling menghormati.Saya merasa sangat terganggu dengan tayangan TV bertema Islam yang seringmenggambarakn ancaman Allah yang sengat kejam. Saya mengerti bahwa tayangan itudimaksudkan untuk menambah keimanan Islam kita. Yang saya tidak mengerti kenapa penggambarannya selalu dengan hukuman Allah yang begitu kejam. Semua dengankhotbah ayat-ayat Quran sebagai penutup acara.Waktu Aa Gym kawin lagi, saya sangat terpukul. Saya tidak setuju tapi tidak bisa berkomentar banyak. Saya merasa ada yang salah. Penilaian saya semata-mata hanyakarena suara hati saya mengatakan demikian. Poligami selalu menjadi perdebatan. Adayang setuju ada yang tidak. Semua argumennya didasarkan pada Quran, hadiths. Apanabi menganjurkan poligami ?Saya benar-benar tidak tahu apa-apa tentang Islam. Ulama bicara macam-macam bahkan bisa berseberangan. Semua merasa apa yang mereka sampaikan bersumber dari Quran,hadiths dan Sirat Nabi. Saya merasa yang sesuai dengan suara hati itulah yang betul danyang tidak itu salah. Pendapat saya ini aneh karena tidak saya dasarkan pada pengetahuansaya sendiri akan Islam. Kalau saya mendengar ajaran Islam dari Ulama tertentu yangtidak sesuai dengan suara hati, saya menolak. Selalu saya akan mencari pembenaransendiri bahwa tidak mungkin seperti itu.Begitu banyak pertanyaan dalam pikiran saya yang sulit untuk saya ungkapkan. Inisemua mendorong saya untuk ingin tahu lebih banyak tentang Islam, dengan membacasendiri Quran, Tafsir, Hadiths, dan Sirat Nabi. Saya ingin tahu lebih banyak supaya saya bisa menjalankan kehidupan agama saya, keluarga saya, istri dan anak-anak saya dengansebaik-baiknya. Saya tidak bisa menjalankan sesuatu yang saya tidak pahami betul. Sayatidak bisa berpura-pura. Saya tahu orang tua saya sangat menginginkan saya untuk menjalankan islam saya dengan sebaik-baiknya, sholat, puasa, zakat, dan naik haji.Semuanya untuk kebaikan hidup dunia dan akhirat.Saya ingin tahu sendiri bagaimana sejarah Nabi dari sumber-sumber Islam, saya ingintahu Quran, saya ingin baca sendiri Hadiths yang dianggap sahih. Dengan demikian sayatidak terombang-ambing oleh orang lain. Bukankah Islam itu rahmat untuk semuamanusia ?Buku-buku tentang Islam banyak sekali. Buku tentang sejarah nabi, tafsir Quran banyak sekali. Saya harus mulai dari mana? Begitu mulai saya tahu bahwa ternyata tidak mudah bahkan untuk mencari sumber-sumber yang bisa dipercaya. Kalau kita membaca tulisanIslam yang bicara baik-baik, kita akan langsung setuju dan tidak pernah mau tahusumbernya dari mana. Sekalipun mungkin ceritanya absurd. Sebaliknya kalau ada tulisan
 
yang negatif kita akan bilang bahwa itu rekayasa, palsu, sekalipun tulisan itu memberikansumbernya. Tafsir juga macam-macam. Buku-buku Islam modern sangat beragam.Masing-masing mengandung opini dari penulisnya. Kadang kita setuju kadang tidak. Jadisangat sulit. Dengan kondisi semacam ini, saya ingin kembalikan ke sumber awalnya.Saya cari buku-buku Islam awal yang banyak menjadi rujukan penulis-penulis modern.Beberapa yang paling utama adalah buku biografi nabi paling awal “
Sirat Rasul Allah
oleh
Muhammad Ibn Ishaq
(th.768) yang kemudian dikumpulkan dan “disaring” olahIbn Hisham (th 833) dan diterjemahkan dalam bahasa Inggris oleh A. Guillaume. Kisah perang nabi dengan judul “
Kitab al-Maghazi
” ditulis oleh
Al-Waqidi
(th 823).Kemudian muridnya Ibn Sa’d (th 845) dengan bukunya “
Kitan al-tabaqat al-Kabir
(thegreat book of classes), yang menguraikan kualitas nabi dan misi-misinya. Kemudian
Al-Tabari
(th 923) dengan bukunya yang dianggap monumental “
Tarikh al-Rusul wa’lMuluk 
” (History of the Apostles and the Kings) dan juga buku tafsirnya.
Tafsir QuranAl-Tabari
,
Az-Zamakhshari
(d.1144),
Ibn Kathir
(th1373),
Al-Qurtubi
,
Jalalayn
,
Muhammad Abduh
(d.1905). Juga buku-buku
Kamus Islam
, atau tulisan-tulisan Islamlainnya. Sahih hadiths
Bukhari
,
Muslim
,
Abu Dawud
,
Malik Muwatta
,
HadithsQudsi
.Saya juga mulai mengenal biografi nabi oleh penulis modern seperti
MuhammadHaekal
,
Saifur Rahman al-Mubarakpuri
(bukunya berjudul “
The Sealed Nectar
yang memperoleh pengahargaan pertama olah dunia muslim dalam kompetisi mengenaitulisan sejarah nabi di Mekkah th 1979). Saya juga mulai membaca beberapa Quranterjemahan Indonesia: Depag,
HB Yassin
) dan Inggris (
Yusuf Ali
,
Shakir
,
Pickthall
,
Palmer
,
Muhsin Khan
,
Syed Abu-Ala' Maududi
). Dan banyak lagi.Saya mulai mengenal sumber-sumber tersebut, ada yang sudah saya baca secarakeseluruhan, ada juga yang saya baca perbagian sesuai dengan apa yang ingin sayaketahui. Banyak sekali buku-buku tersebut yang sekarang sudah on-line terutama dariweb-site muslim. Kalau beli harganya lumayan mahal. (Suatu hari saya ke Gn. Agungmencari buku sejarah nabi. Saya ketemu karangan Haekal dengan pengantar Hamka.Saya tertarik. Saya beli, kalau tidak salah harganya lebih dari 350 rb. Pada waktu sayacari di internet, saya dapat bukunya, sama persis bahkan saya juga bisa dapat yangterjemahan inggris. “Gratis”, ongkos download aja). Saya juga beli hadiths Bukhari danmuslim yang tidak komplit, habis lebih dari 500rb. Ternyata saya cari di internet sayamalah dapat yang komplit, gratis lagi. Begitu juga quran, tafsir, dsb.Saya mulai banyak membaca diskusi-diskusi Islam. Seolah-olah hari-hari saya, sampaisaat ini, hampir semuanya tercurah untuk mengenal lebih banyak tentang islam. Kapansaja ada waktu, pasti saya berkutat disini. Bisa dari bangun tidur, sampai malam mautidur. Non-stop. Banyak sekali yang saya ingin tahu.
Kaget dan shock.
Itu yang saya dapat. Gambaran yang saya dapat dari sumber-sumber itu mengenai sejarah nabi, para sahabat (kalifa dan sahaba), istri-istri nabi, sejarah islam“seolah-olah” bertentangan dengan yang saya yakini selama ini. Setiap saya baca sesuatuyang tidak pas dengan pemahaman saya, saya selalu berusaha menolak. Ada yang

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->