18
BAB 2TINJAUAN PUSTAKA2.1. Konsep Perilaku
Menurut Notoatmodjo (2003), perilaku adalah keadaan jiwa (berpendapat,berfikir, bersikap dan sebagainya) untuk memberikan responsi terhadap situasi diluarsubjek tersebut. Respons ini dapat bersifat pasif (tanpa tindakan) dan dapat juga bersifataktif (dengan tindakan atau
action
).Menurut Ensiklopedi Amerika, perilaku diartikan sebagai suatu aksi dan reaksiorganisme terhadap lingkungan. Hal ini berarti bahwa perilaku baru akan terwujud bilaada suatu yang diperlukan untuk menimbulkan tanggapan yang disebut rangsangan.Dengan demikian maka suatu rangsangan tertentu akan menghasilkan perilaku tertentupula.Skinner (1983), seorang ahli perilaku, mengemukakan bahwa perilaku merupakanhasil hubungan antara perangsang (stimulus) dan respon. Ia membedakan adanya duarespon, yakni :1.
Respondent Respon atau Reflexive
, ialah respon yang ditimbulkan olehrangsangan-rangsangan tertentu. Perangsangan-perangsangan seperti ini disebut
electing stimuli
karena menimbulkan respon-respon yang relatif ketat misalnyacahaya yang kuat akan menyebabkan mata tertutup dan sebaginya. Padaumumnya perangsangan-perangsangan yang demikian ini mendahului responyang ditimbulkan.2.
Operant Response atau Instrumental Response
adalah respon yang timbul danberkembangnya diikuti oleh perangsangan tertentu. Perangsangan semacam ini
Universitas Sumatera Utara